9 Langkah Menggunakan Cat Warna Kursi Kayu Minimalis Sendiri

Tak ada cara mudah selain mengecat kursi di rumah sendiri. Jika Anda menyerahkannya kepada jasa reparasi pasti akan keluar banyak uang. Belum lagi Anda tak tahu bahan finishing apa yang digunakan, hasilnya pun belum tentu berkualitas tinggi sama seperti biaya yang dikeluarkan. Takut kecewa dengan hasil dari jasa perbaikan, mengapa Anda tidak mencoba memperbaikinya sendiri?

Selama kursi kayu di rumah tidak mengalami kerusakan parah seperti patah Anda bisa memperbaikinya sendiri. Apalagi jika yang rusak hanya soal warna saja. Teknik mengecat yang dilakukan bahkan bisa layaknya profesional. Tak perlu sulit-sulit memilih hasil kursi, Anda bisa mengecatnya untuk tampilan minimalis. 

Cukup dengan wood stain dan pernis, alat finishing yang digunakan juga hanya dengan kuas. Tak ingin menyesal dengan hasil dari para jasa, Anda bisa melakukannya dengan sembilan langkah ini. 

Langkah 1. Mempersiapkan Tempat untuk Mengamplas

Sebelum mulai menguaskan cat, Anda harus mempersiapkan tempat untuk mengamplas. Tempat ini sangat dibutuhkan supaya tahapan mengamplas mudah untuk dilakukan. Tempat harus terpisah dengan ruangan mengecat, karena debu bekas pengamplasan bisa menempel pada permukaan kursi kayu yang masih basah. 

Ruangan juga tidak boleh berangin, jadi hindari dekat dengan jendela. Anda juga bisa mempertimbangkan mengamplas di luar ruangan apabila tidak hujan. Letakkan koran atau terpal di bagian lantai supaya debu bekas pengamplasan bisa segera dibersihkan. 

Langkah 2. Mengamplas Kursi Menghilangkan Lapisan Coating Lama

Jika ruangan sudah siap, Anda bisa mulai mengamplas. Proses finishing apapun bukan hanya kayu harus diawali dengan mengamplas. Fungsinya untuk menghilangkan lapisan coating lama, meratakan dan menghaluskan permukaan kayu. Anda bisa mengamplasnya dengan balok kayu atau mesin. 

Kertas amplas untuk kayu yang digunakan adalah jenis aluminium oxide. Anda bisa mulai mengamplas dengan kertas nomor 150, 180 dan terakhir 220. Pengamplasan dimulai dari bagian kepala kursi terakhir di bagian kaki. Arah mengamplas juga harus searah dengan serat kayu. 

Jika mengamplas berlawanan arah serat, hasil finishing yang kasar akan terlihat. Alur serat kayu juga akan rusak karena guratan dari kertas amplas. 

Langkah 3. Membersihkan Debu Bekas Pengamplasan

Setiap selesai mengamplas, Anda harus membersihkan debu menggunakan berbagai jenis alat. Semua alat yang dipilih harus membersihkan debu yang sangat halus bahkan menyumbat pori kayu. Apabila pori kayu berukuran besar seperti kayu jati belanda misalnya, bisa mengganggu proses peresapan cat yang baru. 

Anda bisa membersihkannya dengan kain microfiber yang sudah direndam dengan air kemudian diperas. Lap ke satu arah hingga debu menghilang, jika permukaan kayu terlalu basah lap kembali dengan kain kering. Anda juga bisa membersihkannya dengan mesin vakum atau blower dengan menyemprotkan ke permukaan kursi. 

Langkah 4. Menyiapkan Ruang Mengecat

Saatnya untuk mulai mempersiapkan ruangan mengecat. Biarkan kursi di ruang amplas, dan Anda bisa mempersiapkan ruang pengecatan. Buat ruangan menjadi terang kemudian letakkan alas koran atau tebal di lantai. Jangan gunakan alas yang tadi buat mengamplas tetapi yang baru. 

Hindari mengecat dekat jendela karena angin akan membawa debu. Siapkan alat dan bahan yang hendak digunakan. Kuas harus berbulu nilon karena Anda akan menggunakan cat Biovarnish yang berbasis air. Hindari memilih cat solvent karena bau yang sangat menyengat dan jangan gunakan kuas berbulu alami karena akan kaku. 

Langkah 5. Mengaduk Bahan Finishing 

Cat Warna yang hendak digunakan adalah Biovarnish liquid stain.  Setelah memindahkan kursi di ruang mengecat, Anda bisa mulai mempersiapkan larutan stain. Pencampuran di dilakukan di wadah yang bersih dan kering dan menggunakan pengaduk stainless steel yang bersih. 

Buat campurkan liquid stain dan ari 2:1 kemudian aduk di wadah tersebut. Siapkan alat NK2 dan dan masukan larutan. Hitung hingga cat yang keluar mencapai 11-12 detik. Jika terlalu cepat tambahkan sedikit liquid stain dan aduk, jika terlalu lambat tambahkan sedikit air lalu aduk. Buatlah larutan yang pas supaya memiliki flow yang bagus saat diaplikasikan. 

Langkah 6. Teknik Menguas Stain Pada Kursi

Pada saat mengecat, walaupun Anda tak punya pengalaman sebelumnya harus mempelajari dari bagian mana dulu harus memulainya. Setiap furniture memiliki alur kerja berbeda karena bentuknya bervariasi. Khusus untuk kursi, Anda harus memulainya dari bagian atas yang lebar seperti bagian sandaran kemudian di siku-sikunya. 

Pada bagian akhir Anda harus mencapai di kaki-kaki kursi. Pastikan dalam satu sapuan kuas tak ada cat yang menetes supaya hasilnya halus. Anda juga tak perlu menekan ke permukaan untuk menghindari brush mark. Berikut langkah yang bisa diikuti:

  1. Kuas bagian sandaran kursi searah serat kayu dalam satu sapuan panjang. 
  2. Lanjutkan ke bagian siku atas, kanan dan kiri kemudian bagian belakang. 
  3. Baru mengecat ke area duduk kursi dan ke siku kanan,kiri depan dan belakang. 
  4. Terakhir mengecat keempat kaki kursi. 

Pastikan semua arah kuas searah serat kayu dan benar-benar merata. Jika ada bagian yang belum rata harus segera dikuaskan dengan cat baru sebelum mengering. 

Langkah 7. Biarkan Kering dan Ulangi Aplikasi

Diamkan kursi mengering tak perlu dipindahkan. Biarkan di atas koran atau terpal, karena Biovarnish liquid stain akan mengering dengan sendirinya. Cat akan mengering jika didiamkan selama 60 menit lamanya. Cobalah menekan pada bagian yang tak begitu terlihat setelah 60 menit, jika tak ada sidik jari maka cat sudah mengering. 

Amplas permukaan kursi, kali ini dengan amplas nomor 400 dan tanpa balok kayu atau mesin amplas. Cukup dengan tangan dan di amplas secara mengambang. Anda harus mengamplas juga searah dengan serat kayu. Bersihkan debu amplas sesudahnya. 

Ulangi mengecat dengan stain, jika bahan kurang buat campuran yang baru. Ulangi teknik menguas yang sama dan tunggu kering. Proses pengulangan bisa dilakukan hingga mencapai warna minimalis yang diinginkan. 

Langkah 8. Teknik Mengaplikasikan Pernis 

Lapisan terakhir adalah pernis dari Biovarnish clear coat clear atau matte. Anda bisa memilih sesuai dengan warna yang diinginkan. Nah untuk bahan ini, Anda bisa melarutkannya dengan teknik yang sama dengan liquid stain. Setelah mendapatkan larutan yang tepat saatnya menguas. 

Untuk lapisan ini Anda bisa mengaplikasikan satu lapisan saja. Mulai dari bagian atas kursi kemudian terakhir bagian kaki-kaki kursi. Teknik mengecat juga harus sama, tak boleh ditekan dan searah serat kayu. Anda tak perlu takut tipis karena cat akan menempel dengan lebih merata.

Pada saat diaplikasikan warnanya akan sedikit kebiruan, tapi setelah mengering warna akan berubah menjadi transparan jadi Anda tak perlu khawatir. 

Langkah 9. Proses Pengeringan Pernis

Kursi kayu minimalis yang sudah dilapisi pernis dan masih basah bisa didiamkan di dalam ruangan selama semalaman atau 24 jam. Waktu tersebut akan membuat pernis mengering dan membentuk lapisan coating yang keras. 

Artikel "Teknik Aplikasi"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH