Cara Mengecat Ulang Kusen Pintu Kayu Menjelang Lebaran agar Lebih Rapi

Tak hanya perabotan kayu di rumah saja yang membutuhkan penampilan baru, tetapi perhatikan juga bagian kusen pintu. Kusen dan daun pintu adalah bagian dari struktur rumah yang sangat penting. Biasanya bagian yang sering terpapar sinar matahari akan lebih cepat kusam daripada yang tidak. 

Selain penampilan yang kusam, kerusakan juga muncul ketika kusen dirusak oleh rayap. Karena bagian kusen adalah yang menempel langsung pada dinding dan di atas tanah tidak heran jika rayap cepat sekali berdatangan. 

Kerusakan pada kusen tersebut harus segera diperbaiki, baik itu menggunakan bahan anti rayap, jamur dan mengaplikasikan pernis ulang. Dengan begitu ketika lebaran nanti kusen akan tampak baru kembali. Proses pengecatan ulang memang tidak sulit, tapi Anda harus berusaha untuk mendapatkan hasil yang lebih rapi. 

Memang tidak mudah bagi Anda yang belum pernah mengecat sama sekali untuk mencoba mengaplikasikan pernis. Namun Anda tidak perlu takut salah karena Biovarnish adalah jenis pernis yang mudah untuk diaplikasikan. Selain itu Anda juga bisa menghindari kesalahan mengecat yang dijelaskan pada artikel ini. 

Kesalahan dalam Mengecat yang Harus Dihindari

Sesuatu yang wajar jika Anda melakukan kesalahan pada saat sedang mengecat pertama kali. Tapi ada tipe kesalahan yang sulit diatasi dan yang mudah. Akan lebih baik jika Anda mengikuti petunjuk yang terdapat pada kemasan kaleng Biovarnish dalam penggunaanya. 

Namun untuk meminimalisasi hasil finishing yang tidak rapi, Anda bisa menghindari beberapa jenis kesalahan berikut ini:

Tidak Melakukan Pengamplasan dengan Cukup

Mengamplas memang menjadi kegiatan yang menguji kesabaran bahkan bagi profesional sekalipun. Pengamplasan adalah salah satu langkah yang sangat penting saat mengecat kayu. Tujuannya adalah untuk menghilangkan bagian cacat dan membuka pori kayu. Sehingga bahan finishing bisa meresap dengan lebih mudah. 

Untuk caranya, Anda bisa mengamplas dengan grit yang lebih rendah berangka kecil seperti 150 atau 180 kemudian beralih ke grit yang lebih halus lagi yaitu 220 atau 240. Itu untuk persiapan kayu sebelum finishing. Untuk memastikan apakah sudah benar-benar halus, Anda bisa mencoba membuat garis menggunakan pensil di atas kayu. 

Kayu sudah benar-benar halus jika garis pensil yang di amplas sudah benar-benar hilang. Artinya Anda bisa mengganti kertas amplas dengan grit yang lebih halus lagi dan ulangi dengan membuat garis pensil. 

Wood Stain Tidak Memberikan Proteksi pada Kayu

Suatu persepsi yang salah jika Anda menganggap bahwa wood stain adalah bahan pewarna natural kayu yang akan memberikan perlindungan. Produk stain seperti Biovarnish liquid stain atau wood stain tidak memberikan perlindungan kayu. Fungsinya hanyalah memberikan warna pada kayu. 

Kecuali Anda menggunakan top coat seperti Biovarnish clear coat atau Biothane, maka barulah lapisan film pelindung terbentuk. Anda harus mengaplikasikan clear coat sebagai lapisan terakhir untuk perlindungan. 

Katalog Warna Tidak Memberikan Warna yang Akurat

Kesalahan yang terbesar adalah ketika menganggap katalog warna yang Anda dapatkan memiliki hasil warna yang sama setelah mengecat sendiri. Kebanyakan stain akan memberikan hasil warna berbeda sesuai dengan warna asli substrat kayu. 

Lebih baik tidak memilih warna hanya berdasarkan katalog warna saja. Anda bisa membawa potongan kayu dengan warna sama seperti kayu kusen ke toko. Beberapa toko memiliki sampel yang bisa Anda gunakan untuk mencoba hasil warnanya. 

Tidak Menghilangkan Cat Lama dengan Baik

Apabila kusen pintu di rumah Anda sebelumnya di finishing dengan warna natural atau solid, maka lapisan tersebut harus dihilangkan dengan sempurna. Warna kusen mungkin sudah usang, tapi bukan berarti lapisan coating lama sudah hilang. Jika lapisannya adalah cat solid maka harus dihilangkan dengan thinner atau bahan kimia khusus. 

Menghilangkan lapisan coating lama juga harus dilakukan dengan seksama. Anda tidak bisa menghilangkan lapisannya hanya dengan mengamplas saja. Namun jika lapisan sebelumnya adalah pernis water based yang sama seperti Biovarnish, cukup dengan mengamplas sudah menyelesaikan persiapan kusen. 

Tidak Menggunakan Sanding Sealer

Banyak produk yang menawarkan pernis atau plitur dalam satu produk. Tapi benarkah produk tersebut bisa memberikan perlindungan kusen secara maksimal? Belum tentu. Banyak yang menghindari untuk tidak menggunakan sanding sealer supaya pekerjaan cepat selesai.

Tapi Anda harus tahu resikonya yaitu warna stain akan lebih cepat pudar dan pernis bisa saja mudah retak. Biovarnish sanding sealer memiliki peranan yang begitu penting supaya hasil finishing nantinya maksimal. Lebih rapi, halus serta merekatkan clear coat atau pernis di atasnya supaya membentuk lapisan film yang kuat. 

Cara Tepat Mengecat Kusen untuk Hasil Lebih Rapi

Jika Anda sudah bisa menghindari semua kesalahan dalam mengecat di atas, maka proses pengecatan ulang kusen pintu di rumah akan dilakukan dengan lebih hati-hati. Setidaknya ada tiga lapisan coating dengan satu lapisan wood filler yang harus diaplikasikan. Untuk memenuhi semua lapisan tersebut Anda bisa menggunakan Biovarnish. 

Karena Anda akan mengecat ulang, maka ada empat tahapan yang harus dilakukan yaitu sebagai berikut:

Step 1. Menghilangkan Lapisan Coating Lama

Cara mudah jika kusen memiliki lapisan coating pernis atau plitur adalah menghilangkannya dengan amplas. Anda harus memulai dengan kertas amplas nomor 80 atau yang lebih kasar lagi. Amplaslah permukaan kusen hingga lapisan coating benar-benar mengelupas. Ganti dengan grit 100, 150, 180 dan 220 terakhir. 

Bersihkan setiap Anda selesai mengamplas dan jangan lupa ganti kertas amplas secara berkala. Kemudian aplikasikan Biovarnish wood filler ke permukaan kusen khususnya bagian yang cekung, cacat berlubang atau goresan. Tekan dan ratakan dengan scrape. 

Tunggu wood filler mengering barulah Anda bisa mengamplas dengan grit 240. Bersihkan debu amplas sesudahnya. 

Step 2. Memberikan Warna pada Kusen Pintu 

Pilihlah warna dari Biovarnish liquid stain yang cocok untuk kusen pintu. Usahakan warnanya sama dengan daun pintu supaya seragam. Kemudian untuk tahapan mengecat adalah sebagai berikut:

  1. Buat larutan Biovarnish liquid stain dengan air menggunakan perbandingan 2:1. Pastikan bahan bercampur merata.
  2. Kuas larutan stain ke permukaan kusen harus searah dengan serat kayu. Jangan menekan kuas tetapi tarik saja dengan ringan. 
  3. Diamkan stain mengering 60 menit baru amplas ambang dengan grit 400. 

Step 3. Memberikan Lapisan Sanding Sealer

Sanding sealer memiliki warna transparan jadi Anda tak perlu lagi memilih warnanya. Untuk proses aplikasi sama persis dengan Biovarnish liquid stain, tapi karena warnanya yang transparan sebaiknya kerjakan dengan penerangan yang baik. Hindari bekerja di malam hari karena Anda akan kesulitan melihat warnanya apakah sudah merata.

Step 4. Memberikan Lapisan Pernis

Biovarnish clear coat adalah bahan yang digunakan untuk menggantikan pernis solvent. Warnanya transparan dan membentuk lapisan film yang sangat kuat. Untuk aplikasinya adalah sebagai berikut:

  1. Larutkan clear coat dengan air menggunakan perbandingan 2:1. 
  2. Kuaskan larutan clear coat ke permukaan kusen secara merata. Ikuti juga alur seratnya.
  3. Diamkan kusen selama semalaman. 

Artikel "Teknik Aplikasi"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH