Pernis Bagus untuk Desain Pintu Rumah Modern Minimalis Tampil Sempurna

Pintu rumah adalah bagian dari hunian yang harus terus tampil sempurna, apalagi bagian luarnya. Jika Anda hendak mengecat pintu utama pada hunian, pastinya harus menyesuaikan dengan gaya. Warna natural adalah pilihan yang sangat mudah karena sangat netral, bisa digunakan untuk berbagai macam desain. 

Warna natural didapatkan dari bahan finishing bukan hanya sekedar aplikasi pernis saja tetapi juga stain. Untuk mendapatkan hasil warna natural, stain yang diaplikasikan harus kompatibel dengan pernis. Apakah Anda sudah mendapatkan pernis dan juga stain yang bagus? Bukan sekedar warnanya menarik tetapi juga perlindungannya.

Rata-rata pernis yang banyak dipilih adalah pernis berbasis solvent dengan thinner sebagai bahan pelarutnya. Sayangnya pernis ini tidak bisa lepas dari panas matahari dalam tahapan pengeringannya. Anda akan tergantung dengan cuaca ketika hendak mengecat. Belum lagi baunya yang menyengat akan memperlambat proses finishing. 

Bisa dibilang bahwa pernis berbasis solvent kurang bagus untuk proses finishing, lalu apakah produk pernis yang bagus? Anda bisa mempertimbangkan menggunakan pernis water based yang proses aplikasinya tidak tergantung panas matahari. Cat bisa mengering sempurna dalam ruangan, tanpa mengeluarkan bau menyengat yang mengganggu. 

Biovarnish sebagai Pengganti Pernis Berpelarut Solvent

Jika sedang mencari produk yang tepat untuk pintu maka Anda bisa menggunakan Biovarnish series. Produk pernis ini diproduksi untuk menggantikan pernis dengan pelarut solvent yang selama ini lebih sering digunakan. Biovarnish adalah pernis dengan pelarut air atau yang kerap disebut dengan water based. 

Menggunakan pernis water based Biovarnish tidak akan ada ruginya, baik dari segi penampilan, perlindungan dan juga proses aplikasinya. Dari tahapan aplikasi, Anda hanya perlu menggunakan kuas dengan bulu nilon. Sedangkan untuk hasil tampilan dan perlindungannya adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan tampilan warna natural kayu dengan serat tetap terlihat. 
  2. Memiliki banyak pilihan warna menyerupai kayu dengan berbagai jenis. 
  3. Pilihan hasil matte atau gloss yang akan mempercantik pintu rumah. 
  4. Perlindungan terhadap jamur dan rayap sehingga kayu tetap bertahan lama. 
  5. Melindungi dari sinar uv sehingga warna pintu tidak mudah pudar. 
  6. Melindungi dari serangan kelembaban yang memicu jamur untuk tumbuh. 
  7. Bisa dilarutkan bersama air dan bahan anti jamur water based untuk meningkatkan perlindungan dari jamur permukaan. 
  8. Lebih cepat kering dengan tanpa dijemur hanya 60 menit setiap lapisan coating. 

Baik perlindungan dan tampilan akan memuaskan, tingkatan warna yang diinginkan pun bisa didapatkan jika Anda memberikan lapisan wood stain beberapa kali. Karena kecepatan keringnya, berapapun lapisan coating yang hendak Anda buat maka akan lebih cepat selesai. 

Tips Memilih Warna Biovarnish untuk Pintu Rumah Modern Minimalis

Masalah warna seringkali membingungkan, karena warna kayu memberikan kesan netral maka Anda bisa lebih leluasa memilihnya. Biovarnish memiliki 20 pilihan warna natural kayu dari warna kayu gelap seperti sonokeling hingga terang seperti kayu oak. Manakah warna yang cocok untuk rumah modern minimalis? 

Supaya tidak salah memilih, ada beberapa tips untuk memilihnya. Ikuti beberapa tipsnya berikut ini:

  • Warna Natural Gelap untuk Focal Point

Jika dinding rumah Anda berwarna putih dan ingin menunjukkan kesan minimalis yang sangat kuat, maka pilihlah warna natural yang gelap. Tone warna gelap akan meningkatkan kesan elegan, dimana Anda bisa menjadikan pintu sebagai focal point. Dinding dan jendela bisa saja dicat putih, namun untuk pintu Anda bisa menggunakan warna sonokeling, dark teak atau papua rose sebagai focal point. 

  • Pilih yang Sesuai dengan Warna Kayu

Jika pilihan warna focal point yang gelap kurang cocok di pintu rumah Anda karena terdapat beberapa dekorasi, maka sesuaikan saja warna pernis dengan warna kayu aslinya. Tidak merubah warna pintu kayu juga akan mempermudah Anda untuk mendapatkan hasil warna yang lebih sempurna. Resiko gagal pun akan lebih berkurang. Biovarnish menyediakan beberapa warna kayu seperti jati, oak, cherry, walnut, sonokeling, dll. 

  • Hindari memilih Warna Terlalu Terang

Jika Anda ingin pintu tampak menarik, maka hindari warna-warna yang terlalu terang supaya rumah tidak terlalu pucat. Apalagi jika dinding rumah sudah berwarna pucat seperti putih atau kuning gading. Warna-warna yang sebaiknya tidak digunakan seperti yellow ox. Warna kuningnya akan terlihat pucat dan pintu rumah terlihat kurang menarik. 

  • Pintu dengan Serat Kayu Buatan

Jika Anda ingin mendapatkan tampilan yang sedikit berbeda maka gunakan serat kayu buatan. Misalnya di rumah tidak menggunakan kayu solid tetapi kayu buatan seperti plywood, maka lapisan veneer yang tidak memiliki serat kayu yang indah bisa ditambahkan dengan serat kayu buatan. Anda cukup memberikan warna dasar pada kayu seperti warna walnut brown atau salak brown kemudian buat serat buatan dengan glaze black atau brown. 

Cara Mengaplikasikan Cat Biovarnish untuk Pintu Tampak Halus

Kesempurnaan pintu modern minimalis pada sebuah hunian bisa dilihat dari hasil finishingnya. Kebanyakan finishing tidak boleh kasar dan mengutamakan kesan naturalnya. Oleh karena itu proses finishing pun harus lebih berhati-hati dan selalu dilakukan dalam keadaan bersih. 

Pakailah kuas yang baru supaya tampilan dari pintu bisa lebih bersih. Cuci bersih kuas yang lama dan segera keringkan supaya bisa digunakan kembali. Untuk tahapan finishing hasil natural dengan satu warna stain, Anda bisa mengikutinya berikut ini. 

Mempersiapkan Pintu sebelum Finishing

Tahapan finishing selalu dimulai dengan persiapan yaitu membersihkan area mengecat, membersihkan pintu dari kotoran bisa dengan mengamplas. Kemudian persiapan alat dan bahan mengecat. Anda bisa menggunakan Biovarnish wood filler, wood stain dan clear coat. 

Pada tahapan persiapan pintu, Anda bisa mulai dengan mengamplasnya. Gunakan amplas alumunium oxide nomor 220. Jika terdapat kotoran kering, lap dengan kain yang sudah dibasahi. Kemudian lap dengan kain kering. Jika sudah bersih benar maka bisa melanjutkan aplikasi wood filler. 

Mengaplikasikan Wood Filler Pada Pintu

Fungsi wood filler adalah menutup pori pintu kayu dan juga memperbaiki juga terdapat cacat goresan. Sehingga hasil permukaannya nanti bertekstur rata dan halus. Cara mengaplikasikannya adalah dengan mengoleskan dengan scrape dan diratakan.

Tunggu filler mengering 20 menit dan lanjutkan dengan amplas 240. Amplas permukaannya hingga filler masuk ke pori dengan baik. Bersihkan debu amplasnya. 

Mengaplikasikan Wood Stain Biovarnish

Tahapan selanjutnya memberikan warna pada pintu. Pilih warna Biovarnish wood stain kemudian buat larutan di wadah lain dengan perbandingan 2:1 air. Kemudian aduk hingga merata. Setelah itu kuaskan ke permukaan pintu searah dengan serat kayu biarkan hingga kering 60 menit. 

Amplas permukaan pintu dengan ambang, gunakan amplas 400. Bersihkan debunya dan aplikasikan ulang hingga warna stain lebih tajam dan menutup. 

Mengaplikasikan Pernis Pada Pintu

Biovarnish clear coat adalah lapisan terakhir dengan proses aplikasi kurang lebih sama dengan stain. Mulai dengan mencampurkan Biovarnish clear coat dengan air perbandingan 2:1 kemudian aduk hingga merata.

Kuas ke permukaan pintu dan diamkan hingga kering selama 24 jam. Anda bisa menutup pintu sekitar 2 jam setelah aplikasi tapi jangan sampai tergores karena cat belum kering benar. 

Artikel "Teknik Aplikasi"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH