3 Langkah Penting untuk Membuat Furniture Tahan Serangan Jamur

Seringkali menemukan furniture kayu di rumah terserang jamur? Artinya ruangan rumah Anda pasti lembab. Kelembaban adalah pemicu utama dari timbulnya jamur pada furniture. Faktor lain yang mempengaruhi adalah jenis finishing yang digunakan tidak memberikan perlindungan anti jamur.

Bisa juga lapisan coating furniture kayu di rumah sudah mulai rusak karena waktu. Langkah cerdas yang harus Anda lakukan adalah meluangkan waktu di akhir pekan untuk refinishing. Bukan sembarang refinishing yang akan Anda lakukan.

Pengecatan ulang pada furniture membutuhkan treatment anti jamur kemudian menggunakan pernis yang juga mengandung bahan anti jamur. Sudahkah Anda menemukan produk yang tepat? Selama waktu akhir pekan belum tiba sebaiknya Anda mencari terlebih dahulu produk mana yang sebaiknya digunakan.

Produk yang Digunakan untuk Membuat Furniture Anti Jamur

Ada banyak sekali bahan atau produk anti jamur yang digunakan. Dahulu biasanya para penebang kayu akan mengawetkan kayu yang baru di sungai. Air sungai yang mengalir akan membersihkan kayu dari getah dan mengawetkannya.

Setelah direndam air sungai selama beberapa minggu kemudian dilakukan penjemuran selama beberapa bulan. Jika mengikuti proses pengawetan agar kayu tidak terserang jamur yang tradisional ini tentu memakan waktu yang lama. Kini Anda tidak perlu mengikuti cara ini.

Saat ini ada dua jenis produk yang mampu melindungi kayu dari serangan jamur khususnya jamur permukaan. Kedua produk di bawah ini sangat mudah digunakan sehingga banyak direkomendasikan.

BioCide Surface Film Preservative (SFP)

Produk-obat-anti-jamur-permukaan-BioCide

Produk pertama ini dapat digunakan dua kali, pertama adalah sebelum kayu di finishing dan kedua dicampur dengan pernis. Ketika dicampurkan dengan pernis Anda harus memilih jenis yang berpelarut air. Jika tidak obat tidak akan bercampur karena tidak kompatibel dengan solvent.

BioCide SFP ini tidak hanya mampu melindungi kayu dari jamur namun juga bakteri. Segala mikroorganisme yang biasanya muncul pada kayu dapat dicegah pertumbuhannya. Jika Anda memiliki furniture outdoor penting sekali untuk mengaplikasikan produk ini.

Formulasinya yang stabil membuat tahan terhadap suhu 100 derajat dan tetap efektif menjaga substrat kayu. Bahan pelarut yang dibutuhkan adalah air sehingga aman dan ramah lingkungan.

Biovarnish Clear Coat

Produk kedua yang akan membantu pertumbuhan jamur adalah Biovarnish clear coat yang berperan sebagai pengganti pernis konvensional. Anda bisa mencampurkan clear coat ini dengan BioCide SFP karena sama-sama menggunakan pelarut air. Walaupun dicampur tidak akan ada reaksi kimia yang mengganggu hasil finishing.

Tampilan kayu tetap transparan dan menampilkan warna di asli kayu. Biovarnish clear coat adalah bahan yang aman dan ramah lingkungan. Ketika Anda mengaplikasikannya tidak ada bau yang mengganggu pernapasan. Cara aplikasinya relatif mudah hanya dengan kuas bulu nilon.

Anda bisa mengaplikasikannya pada furniture indoor atau outdoor. Lapisan film yang dibentuk akan sangat kuat mengatasi sinar UV, hujan dan perubahan cuaca lainnya. Selain itu nilai estetika dari furniture akan tetap terjaga dalam waktu yang lama.

Langkah-Langkah Menciptakan Furniture Tahan Jamur

Saatnya masuk pada langkah untuk membuat furniture tahan terhadap jamur permukaan. jamur ini bisa tumbuh di atas permukaan lapisan coating yang tidak mengandung bahan anti jamur. Biovarnish telah dirancang untuk mengatasi pertumbuhan jamur dari bagian luar kayu. Sedangkan BioCide SFP dirancang untuk mengatasi dari dalam dan luar kayu.

Menggunakan dua kali aplikasi sekaligus akan memberikan double protection pada furniture Anda dari serangan jamur. Secara umum ada tiga langkah yang perlu Anda lakukan untuk proses pengecatan ulang. Lama waktu refinishing bisa membutuhkan waktu beberapa jam hingga satu hari.

Pilih waktu bekerja disaat cuaca cerah. Sebelum mengaplikasikan pastikan furniture telah bersih. Lapisan coating yang lama harus Anda hilangkan agar obat anti jamur dapat meresap lebih mudah.

Langkah 1. Treatment Kayu agar Anti Jamur

Pada tahapan pertama ini Anda bisa mempersiapkan BioCide SPF dan juga air. Sedangkan untuk alatnya adalah wadah untuk melarutkan, pengaduk dan juga kuas. Hindari menyemprotkan bahan karena cukup berbahaya jika tersebar luas melalui udara. Lindungi diri Anda dengan masker dan sarung tangan untuk menghindari kontak dengan bahan secara langsung.

Langsung saja campurkan BioCide SFP dengan air di wadah yang telah disiapkan. Aduk bahan-bahan tersebut hingga merata kemudian kuaskan ke seluruh permukaan kayu. Pastikan semua furniture terlapisi dengan rata. Jangan lupa bagian bawah atau belakang furniture yang sering terkena lembab.

Diamkan furniture atau bisa juga dengan dijemur. Furniture kayu harus berubah menjadi lebih kering sebelum Anda mengaplikasikan clear coat. Jika kayu masih basah jamur tetap akan mudah timbul dan obat anti jamur tidak akan bekerja secara maksimal.

Langkah 2. Persiapan Furniture Sebelum Di Finishing

Langkah kedua adalah memberikan lapisan cat dasar sebelum aplikasi pernis. Cat dasar sangat penting untuk menutup pori sehingga lapisan pernis bisa lebih merata. Selain cat dasar Anda juga bisa mengaplikasikan wood stain untuk memberikan warna pada kayu. Jenis cat dasar yang bisa digunakan adalah sanding sealer.

Sanding sealer juga tersedia dalam produk Biovarnish, Anda bisa menggunakannya karena sama-sama terbuat dari bahan air. Cara aplikasinya amplas dulu permukaan kayu dengan kertas amplas nomor 220 dan bersihkan debu kayu dengan kain. Baru campurkan sanding sealer dengan air.

Aduk sanding sealer dengan air hingga merata kemudian kuaskan cat ke seluruh permukaan kayu. Pastikan aplikasi searah dengan serat kayu. Diamkan furniture hingga kering tanpa harus dijemur. Koreksi sekali lagi apakah semua bagian sudah teraplikasi dengan rata.

Waktu proses pengeringan biasanya selama 60 menit. Kemudian lanjutkan proses pengamplasan secara ambang dengan kertas amplas nomor 400. Setelah pengamplasan selesai bersihkan debu amplas agar siap diaplikasikan pernis.

Langkah 3. Penggunaan Clear Coat Anti Jamur

Produk-cat-anti-jamur-Biovarnish-clear-coat

Proses aplikasi clear coat tidak jauh berbeda dengan sanding sealer. Pastikan permukaan kayu sudah bebas dari kotoran seperti debu amplas. Campurkan Biovarnish clear coat dengan air dan aduk merata di wadah terpisah. Lanjutkan proses penguasan dengan kuas bulu nilon.

Arah aplikasi harus sama seperti sanding sealer yaitu searah dengan serat kayu. Sapukan kuas secara ringan saja jangan ditekan dengan sudut 45 derajat. Cara ini untuk menghindari munculnya bekas sapuan kuas. Proses pengeringan membutuhkan waktu 24 jam.

Anda bisa mendiamkan furniture dalam ruangan bebas debu yang memiliki ventilasi udara baik. Keesokan harinya Anda bisa melihat apakah lapisan coating sudah kering benar. Setelah itu baru furniture bisa digunakan.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil menarik, Biovarnish clear coat menyediakan dua jenis tampilan. Pertama adalah tampilan mengkilap dengan clear coat gloss dan kedua tampilan natural dengan clear coat matte. Manakah yang hendak Anda pilih dan gunakan dapat dipilih sesuai selera dan gaya yang hendak diterapkan.

Artikel "Teknik Aplikasi"

About Us

Proses finishing membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishingnya melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2019 WaterBaseCoating.com - All Right Reserved.