Macam-Macam Alat untuk Finishing Furniture Kayu

Secara umum terdapat empat alat yang digunakan untuk finishing yaitu, kain, kuas, pads dan juga spray gun. Keempat alat ini adalah alat yang sangat sederhana untuk membedakan antara finishing dan juga woodworking. Dalam woodworking ada banyak sekali alat hingga tidak terhitung belum lagi alat-alat yang baru saja diciptakan.

Jika anda adalh seorang woodworker maka luangkan waktu untuk mempelajari berbagai macam alat, bagaimana menggunakannya dan trik tertentu untuk bisa digunakan. Namun pada finishing alat sangat berbeda. Tidak terlalu banyak trik yang harus Anda dilakukan melalui keempat alat tersebut.

Jadi tujuan utama alat finishing adalah untuk menjaga tangan tetap kering dan menciptakan lapisan coating yang halus dan kuat. Anda bisa saja menuangkan seluruh cairan cat ke permukaan kayu kemudian meratakannya dengan tangan. Setelah finishing diratakan dengan tangan kemudian Anda bisa memoles dengan compound dan mendapatkan hasil sempurna.

Coba bandingkan ketika Anda menggunakan alat, tentu proses aplikasi lebih mudah dan Anda bisa menciptakan beberapa lapisan coating. Anda juga perlu mempelajari masing-masing alat dan mengetahui karakteristiknya masing-masing.

Alat 1. Finishing Kayu dengan Kain

Kain yang digunakan untuk finishing harus terbuat dari bahan katun. Bahan polyester atau sintetis lainnya tidak akan bekerja dengan baik karena mereka tidak melakukan penyerapan yang cukup. Anda bisa juga menggantikan kain katun dengan handuk kertas yang murah, namun hanya bisa bekerja untuk bahan finishing yang tidak mengandung air.

Ketika bekerja dengan cat yang terbuat dari bahan dasar air, Anda harus menggunakan kain yang terbuat dari bahan katun. Jika menggunakan keras akan rusak dan hancur, sedangkan kain katun yang digunakan tidak.

Pilih kain katun yang kering dan juga bersih, pastikan semua bahan tidak basah atau kain yang kotor. Kain katun warna apapun tidak akan mempengaruhi hasil finishing.

Alat 2. Finishing Kayu dengan Pads

Alat ini hanya digunakan untuk finishing French Polish dan juga lantai. Fungsinya untuk mengoleskan permukaan hingga menjadi merata. Pads bisa Anda beli atau dibuat sendiri di rumah. Jika ingin membuatnya, maka siapkan kain katun yang lentur dan isi dengan kain kasa yang tebal.

Ikat isi pad dengan tali hingga kencang agar tidak keluar dan mudah untuk dipegang. Setelah cat dilarutkan, masukan pad kemudian poles ke seluruh permukaan. Anda bisa mempelajari cara pemakaiannya dengan menguasai teknik French Polish.

Alat 3. Finishing Kayu dengan Kuas

Kuas adalah bahan finishing yang paling lama dan tertua di antara alat lainnya. Walaupun popularitas spray gun membuat kuas tidak terlalu menjadi penting, namun kuas tetap digunakan di kalangan pengrajin. Kuas yang memiliki kualitas baik sangat penting jika Anda menginginkan tampilan yang bagus.

Kualitas dari kuas antara lain adalah mampu menyerap bahan finishing sehingga anda tidak perlu mencelupkannya berulang kali. Ditambah dengan kuas dapat menyebarkan bahan finishing secara halus. Ada tiga tipe kuas yang bisa dibeli yaitu kuas bulu alami, kuas bulu nilon dan juga kuas busa.

Kuas-bulu-alami
  • Kuas bulu alami

Kuas dengan bulu alami biasanya dibuat dari bulu binatang dan sangat bagus digunakan untuk bahan finishing dari solvent. Bulu kuas akan direkatkan dengan bagian pegangan menggunakan lem epoxy. Pegangan kuas biasa dibuat dari bahan kayu atau plastik.

  • Kuas bulu sintetis

Bulu kuas jenis ini terbuat dari plastik dan sangat cocok digunakan untuk cat kayu water based. Bulu kuas juga direkatkan menggunakan lem epoxy dengan pegangan dari kayu atau plastik.

  • Kuas busa

Jenis kuas ini akhir-akhir ini sangat populer karena tidak meninggalkan brush mark. Namun mereka meninggalkan bekas pinggiran di setiap sapuan. Harga kuas ini sangat murah dan sangat cocok untuk digunakan sekali saja. Beberapa cat dengan bahan thinner lebih cepat merusak kuas busa dibandingkan cat berbasis air.

Cara Menggunakan Kuas untuk Finishing

Ketika memilih kuas sebagai alat untuk finishing, ada beberapa hal yang harus Anda hafalkan. Ingatlah bahwa tujuan Anda mengecat adalah mendapatkan permukaan sehalus mungkin. Jadi ada beberapa tips aplikasi yang perlu diterapkan.

Pertama jika menggunakan kuas baru, cobalah untuk menyentuh bulu kuas dan ketukan pada tangan. Perhatikan apakah ada bulu kuas yang rontok. Pegangan kuas harus dipegang di antara ibu jari dan jari telunjuk agar tidak mudah lepas.

Pada bidang datar yang luas, jangan langsung memulai dari tengah, namun beralihlah pada bagian pinggir dan juga sudut. Mulailah menggunakan kuas dengan ukuran 2 inci untuk sudut baru ganti dengan ukuran yang lebih besar.

Selalu kuaskan cat searah dengan serat kayu, baik itu cat warna natural atau solid. Kurang kelebihan cairan cat setelah mencelupkannya ke dalam larutan. Kurangi hingga setiap sapuan kuas Anda mendapatkan lapisan yang tipis.

Alat 4. Finishing Kayu dengan Spray Gun

Spray gun adalah alat yang paling efisien dalam mengaplikasikan bahan finishing. Anda bisa mendapatkan hasil finishing yang halus dengan level coating sangat kuat dalam waktu singkat. Spray gun akan mengeluarkan cairan dengan tekanan angin yang keluar dari jarum atau nozzle.

Titik-titik bahan finishing yang keluar dari nozzle akan keluar dan langsung menempel pada permukaan kayu sehingga menciptakan lapisan halus. Tekanan angin yang membuat titi-titik bahan finishing disebut sebagai atomisasi dan sangat penting untuk membuat semua cairan memiliki flow yang bagus.

Spray-gun-hvlp

Trik untuk mendapatkan atomisasi yang bagus adalah mengetahui dengan benar jumlah tekanan angin dan berapa jumlah cairan yang ingin dikeluarkan dari ujung nozzle. Jika terlalu sedikit tekanan maka atomisasi yang terjadi tidak bagus dan bahan finishing tidak akan mengalir.

Beberapa kesalahan dalam atomisasi akan menimbulkan permukaan cat seperti kulit jeruk. Artinya terlalu banyak udara yang ditekan sehingga cat memiliki gelembung udara setelah menempel. Cat akan mengering sebelum akhirnya mengenai permukaan kayu dan hasil ini disebut sebagai dry spray.

Teknik Menyemprot yang Baik Saat Finishing

Teknik menjadi sangat penting dan membutuhkan logika. Anda perlu melakukan praktek finishing namun jangan terlalu keras untuk belajar teori. Rencanakan sistem mengecat yang tidak membuang banyak bahan, yaitu mengukur kemampuan covering cat dengan luas permukaan furniture.

Jangan lupa untuk memasang lampu di atas permukaan kayu yang hendak di cat. Cahaya membuat Anda mengetahui daerah mana saja yang belum terlapisi. Mulailah untuk mengetahui arah mengecat bisa dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Arahkan spray gun selalu bertatap muka dengan permukaan kayu.

Mulailah untuk mengecat dengan jarak 6 inci dari sudut kayu dan masuk ke dalam, tetap jalankan dengan waktu yang sama. Jarak dari permukaan dengan spray gun adalah 6 ini hingga 10 inci.

Jangan pernah mendengarkan mitos mengecat sebelum Anda benar-benar mencobanya. Mitos hanya akan membuat Anda tidak percaya diri dan melakukan banyak kesalahan dalam mengecat.

Artikel "Teknik Aplikasi"

About Us

Proses finishing membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishingnya melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2019 WaterBaseCoating.com - All Right Reserved.