Pilihan Finishing yang Tepat untuk Cutting Board dan Countertop

Peralatan dari bahan kayu yang digunakan di dapur sangat mudah rusak jika tidak dipelihara dengan benar. Cutting board dan countertop pada bagian kabinet atau kitchen set adalah contohny.

Lapisan film atau pernis yang digunakan untuk menutupi cutting board dan countertop harus jadi pertimbangan sejak awal coating. Alasan ketahanan, kesehatan dan keamanan menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

Resiko lapisan film yang diaplikasi pada material yang mengkontaminasi bahan makanan akan sangat tinggi kemungkinannya. Bayangkan saja ketika Anda sedang memotong sayur atau daging di atas cutting board kayu, coating mungkin saja akan ikut terkikis bersama bahan makanan tersebut. 

Bahan coating,  ada yang terbuat dari solvent yang sangat berbahaya jika masuk ke dalam tubuh manusia. Lalu apa solusinya?

2 Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Memilih Bahan Finishing 

Kunci dari keamanan dan keawetan material kayu terdapat pada jenis bahan finishing apa yang akan Anda gunakan. Untungnya, di Indonesia sudah banyak bahan yang aman digunakan untuk melapisi cutting board dan countertop. 

Hanya saja pada saat Anda memilih bahan finishing kayu tersebut ada beberapa hal yang harus dipertimbangan berkaitan dengan kayu itu sendiri. Berikut ini dua hal yang harus dipertimbangkan dengan matang. 

• Fungsi cutting board dan countertop

Tidak selamanya cutting board digunakan untuk memotong bahan makanan. Anda mungkin memiliki ide lain dan menjadikannya sebatas dekorasi saja, sehingga tidak perlu mempertimbangkan soal keamanan bahan finishing. Hal yang sama juga berlaku pada countertop. 

• Letak countertop harus jauh dari tempat mencuci 

Ketika Anda ingin mengecat countertop yang diletakkan jauh dari tempat cucian piring maka bahan finishing yang dipilih bisa lebih leluasa, karena Anda tidak perlu mempertimbangkan faktor kelembaban berlebih yang mungkin akan mempengaruhi countertop. 

Namun, ketika Anda menggunakan countertop kayu di dekat bahkan di sebelah dari tempat mencuci makan, bahan finishing kayu harus dipilih dengan teliti, seperti memiliki kandungan antijamur dan menghalau air serta kelembaban maksimal. 

Tiga Pilihan Finishing pada Cutting Board dan Countertop

Bahan finishing kayu selain sebagai elemen dekorasi juga berfungsi untuk menjaga cairan agar tidak meresap ke dalam kayu melalui pori-pori kayu. Cairan tersebut akan menciptakan noda pada kayu dan bisa menciptakan noda hitam yang tak bisa dihilangkan bahkan mengundang jamur. 

Saat cutting board digunakan berulang kali dan dicuci dan terkena air, kandungan cairan akan masuk sampai ke dalam substrat kayu. Terlalu sering basah membuat kayu lebih cepat rusak dan sulit diperbaiki. 

Mengantisipasi hal ini, ada tiga alternatif pilihan perlakuan yang bisa Anda terapkan pada cutting board dan countertop. 

• Membiarkannya Tanpa Finishing

Pilihan pertama ini bisa Anda lakukan jika jarang memasak dan menggunakan peralatan dapur. Entah itu countertop dan cutting board sangat jarang terkena air atau jika sama sekali tidak pernah terkena air. Jadi tidak ada alasan bagi Anda untuk melakukan finishing. 

Ketika Anda menggunakan cutting board sesekali, usai dicuci cukup dengan menyandarkannya secara vertikal agar air turun keluar dari pori kayu. Hal yang sama berlaku ketika countertop berada jauh dari tempat cuci piring. 

Dengan cara ini, countertop akan selalu kering dan jarang terkena air. Hal bagusnya adalah, Anda tidak perlu melapisinya dengan coating. Apabila terdapat noda bisa langsung digosok dengan air sabun kemudian keringkan dengan alat pengering. 

• Menggunakan Bahan Finishing Non Film

Pilihan kedua ini yang paling sering digunakan karena sangat mudah dan cukup menjaga kayu. Bahan finishing yang tidak membangun lapisan film antara lain adalah tung oil, wax atau bahan poles lainnya. 

Tidak ada lapisan tambahan yang harus di lap seperti ketika menggunakan stain atau permukaan yang lengket atau kotor. Jika Anda akan menggunakan cutting board dan countertop dengan intensitas sering, bahan finishing ini harus digunakan. 

Ketika menggunakan cutting board untuk memotong sayuran atau buah, tidak ada lapisan film yang ikut masuk ke dalam makanan. Kebanyakan pedagang daging zaman dulu memanfaatkan parafin wax yang dilelehkan kemudian diaplikasikan pada kayu. 

Kini Anda tidak perlu lagi melakukan hal serupa karena bisa menggunakan Biopolish Natural Oil. Bahan ini akan meresap ke dalam countertop dan cutting board usai diaplikasikan. Cukup dengan mengulanginya setiap satu bulan sekali supaya kayu lebih awet. 

• Menggunakan Bahan Finishing Kayu dengan Lapisan Film

Pilihan ketiga adalah menggunakan bahan coating yang membentuk lapisan film. Finishing ini bisa Anda terapkan pada countertop yang letaknya dekat dengan tempat cuci piring. Tujuannya adalah agar air tidak meresap masuk ke dalam posi countertop

Alternatif bahan finishing yang bagus untuk digunakan adalah finishing kayu water based yang memiliki performa lebih tinggi dalam melindungi kayu. Selain itu, hasil warna natural yang diberikan lebih bagus dibandingkan lainnya yang memberi efek menguning atau yellowing. 

Selain itu, Anda juga harus membangun lapisan film yang kuat dengan beberapa lapisan coating bukan hanya aplikasi pernis saja. Mulai dari sanding sealer sampai clear coat. Jika ingin memberikan warna Anda juga bisa menambahkan stain. 

Asalkan lapisan coatingnya kuat dan jenis produk yang digunakan berkualitas Anda tak perlu mempermasalahkan lagi keamanan dan keawetan counter top. 

Biovarnish, Pilihan Tepat untuk Finishing Countertop dan Cutting Board

Di antara semua bahan finishing kayu, Biovarnish yang merupakan produk berpelarut air yang cocok digunakan pada countertop dan cutting board. Produk Biovarnish aman karena berpelarut air. Artinya, produk ini bebas dari kandungan solvent yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. 

Kandungannya yang low volatile organic compound menjadikan Biovarnish bahan finishing favorit yang aman dan melindungi kayu secara maksimal. Selain aman, ada beberapa kelebihan Biovarnish Series, berikut ini beberapa keunggulan yang akan Anda dapatkan. 

• Produk lengkap membangun lapisan film

Biovarnish terdiri dari produk lengkap dari wood filler, sanding sealer, liquid stain sampai clear coat yang bisa Anda gunakan membangun film kuat. Countertop yang menggunakan keempat lapisan produk ini akan melindungi dan menutup pori maksimal. 

• Aplikasi mudah dan lebih cepat kering

Secara teknisnya, Biovarnish akan kering lebih cepat dibandingkan coating sejenis lainnya. Waktu kering untuk melakukan ampelas hanya sekira 60 menit dari waktu aplikasi. Selain itu, setelah proses aplikasi, Anda tidak perlu menjemur media yang telah diaplikasi. Cukup dilakukan pengeringan pada suhu ruangan atau diangin-anginkan saja. Jadi, tidak masalah jika Anda harus mengecat di dapur yang tidak terkena sinar matahari.

Hal lain yang jadi pertimbangan untuk memilih bahan finishing dari Biovarnish adalah modal alat yang dibutuhkan tidak banyak. Cukup gunakan kuas saja untuk efisiensi waktu. Namun, aplikasi menggunakan spray gun juga akan menjadikan hasil aplikasi lebih merata. 

• Daya tutup dan sebar yang luas

Lapisan film akan bekerja maksimal jika mampu menutup pori serta cacat pada kayu dengan maksimal. Inilah yang akan Anda dapatkan jika menggunakan produk Biovarnish. Daya sebar cat yang luas juga akan membuat Anda jadi lebih hemat.

Artikel "Finishing Idea"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH