Cara Mencegah dan Mengatasi Grain Raising saat Finishing

Istilah grain raising sudah tidak asing di dunia perkayuan. Grain rising adalah masalah yang kerap muncul pada saat proses finishing. Sulit untuk mengatasi masalah ini hanya dengan pengampelasan saja. 

Bagi yang belum paham apa itu grain raising, akan bingung dengan istilah ini. Apalagi, jarang ada penjelasan mengenai grain raising. Pertanyaannya, apa itu grain raising?

Grain Raising dan Penyebab Munculnya

Grain raising adalah naiknya minyak kayu dari dalam pori yang mengakibatkan warna kayu menjadi belang dan sulit untuk diatasi. Hal ini karena masalah minyak kayu ini muncul dari dalam. 

Meskipun Anda sudah mengampelas sampai cukup banyak, minyak kayu akan tetap terlihat. Apa yang menyebabkan minyak kayu ini bisa naik?

Sebabnya, karena kayu adalah jenis material yang tidak jauh berbeda seperti busa yang bisa menyerap cairan. 

Ada dua jenis proses terhadap cairan ketika terserap oleh kayu. Pertama, ketika masuk dan terjebak dalam pori cairan akan mengering jadi tidak menimbulkan masalah. Kedua, cairan yang masuk ke struktur pori sehingga ketika kayu dikeringkan kandungan cairann di luar struktur kurang. 

Pada saat kayu terkena cairan kembali maka akan memuai sesuai dengan kandungan air yang tersimpan di struktur kayu tadi. Di sinilah minyak kayu akan naik sehingga membuat warna permukaannya menjadi belang. 

Apabila Anda mengaplikasikan cat water based yang memiliki jenis cairan paling mudah menyerap maka lebih mudah terjadi grain raising. Lalu bagaimana cara mengatasinya grain raising ini? 

4 Cara Mengatasi serta Mencegah Grain Raising 

Tidak perlu panik ketika terjadi peningkatan minyak kayu, karena Anda masih bisa mencegah atau mengatasinya. Meskipun cara-cara ini pun membutuhkan waktu dan harus dilakukan dengan sabar. 

Berikut ini beberapa cara mengatasi atau mencegah grain raising yang bisa Anda ikuti. 

1. Tidak Menggunakan Cat Water Based

Cara terbaik untuk mencegah naiknya minyak kayu adalah dengan menggunakan cat selain water based. Anda bisa menggunakan cat berbasis minyak. Alasannya ketika minyak meresap ke dalam kayu tidak akan meningkatkan minyak kayu. 

Justru dengan adanya minyak ini struktur pori kayu akan semakin kuat. Mengingat cat minyak ini dapat menggantikan fungsi dari minyak alami kayu yang sudah mengering karena penggunaan. 

Efek lain dari penggunaan cat minyak adalah bisa membuat warna kayu jadi lebih tajam. Sayangnya untuk bisa menggunakannya Anda harus menunggu sekitar 24 sampai 36 jam untuk proses cat kering sentuh saja. 

Tanpa menunggu lama, kayu akan terasa lebih lengket dan meningkatkan bentuk bekas cat minyak di permukaan kayu. Selain itu cat minyak juga relatif tidak aman terhadap lingkungan. 

2. Menaikan Minyak Kayu Terlebih Dahulu Sebelum Difinishing

Anda yang tidak ingin mengambil cara nomor satu karena mempertimbangkan waktu, bisa memilih mencegah dengan cara kedua ini. Caranya adalah dengan menaikan minyak kayu terlebih dahulu. 

Nantinya dengan cara ini Anda bisa lebih leluasa untuk menggunakan cat water based. Pertama adalah dengan mempersiapkan kayu, Anda bisa mengampelasnya menggunakan ampelas grit 220. 

Kedua, pada permukaan kayu yang sudah halus ini Anda bisa mengambil busa dan celupkan ke dalam air. Busa yang basah ini kemudian oleskan di permukaan kayu merata. Kandungan air tersebut akan meresap ke dalam pori dan menaikan minyak kayu. 

Setidaknya warna kayu akan lebih merata, baru setelah itu tunggu selama semalam atau beberapa jam supaya kayu menyerap air. Apabila minyak kayu belum merata, Anda bisa mengulanginya kembali. 

Baru setelah itu kayu siap untuk diaplikasikan cat water based. Tidak masalah jika Anda mengaplikasikan cat water based pada permukaan kayu yang sedikit basah, karena cat ini bisa menyatu dan tetap menciptakan bonding yang kuat. 

3. Mengampelas dengan Teknik yang Benar 

Bagaimana jika ternyata minyak kayu tersebut sudah naik? Anda masih bisa mengatasinya dengan pengampelasan. Meskipun banyak yang merasa cara ini tidak efektif namun jika dilakukan dengan benar minyak kayu bisa sedikit berkurang. 

Caranya hanya dengan mengampelas pada area yang minyak kayunya naik. Lakukan pengampelasan secara ringan dan halus saja. Jika mengampelas berlebihan justru akan menimbulkan minyak kayu semakin naik. 

Hindari menggunakan ampelas dengan grit angka 400 atau lebih. Selain itu, menggunakan ampelas 220 apalagi di bawahnya. Cukup ampelas seperti sedang mengelap dan kayu bisa dibersihkan dari debunya. 

Setelah mengampelas dengan benar kayu siap untuk diberikan lapisan coating seperti clear coat atau pernis. Cara ini bisa dilakukan jika minyak kayu naik di atas lapisan stain. 

4. Mengaplikasikan Sanding Sealer setelah Stain 

Cara terakhir adalah dengan mengandalkan sanding sealer. Fungsi dari sanding sealer adalah untuk merekatkan lapisan di atas dan di bawahnya. Termasuk juga untuk mengunci warna, oleh karena itu bisa digunakan di atas coating stain. 

Anda bisa mencegah minyak kayu naik dengan aplikasi sanding sealer tepat setelah stain mengering. Jangan menunggu terlalu lama karena minyak kayu bisa naik kapan saja. Sanding sealer akan membentuk lapisan yang mengunci dan kuat. 

Disarankan untuk tidak langsung mengaplikasikan clear coat di atas stain, karena kemungkinan minyak kayu akan naik sesudahnya cukup tinggi. Selain aplikasi setelah stain, Anda juga bisa menggunakan sanding sealer di atas permukaan kayu langsung. 

Misalnya, jika Anda ingin menghasilkan finishing warna transparan, maka butuh lapisan sanding sealer kemudian clear coat. Hanya mengaplikasikan clear coat akan meningkatkan minyak kayu naik. 

Rekomendasi Sanding Sealer Water Based yang Sebaiknya Dipilih 

Sanding Sealer Untuk Cat Kayu Terbaik

Produk sanding sealer yang harus digunakan perlu dipilih dengan cermat. Anda bisa menggunakan Biovarnish Sanding Sealer yang aman dan juga ramah lingkungan.  Biovarnish Sanding Sealer bekerja dengan baik pada segala jenis kayu, khususnya untuk kayu yang minyak kayunya mudah naik seperti pinus, jati belanda atau kayu ringan lainnya.

Jeis kayu-kayu ini memiliki kecenderungan pori lebih besar yang mengakibatkan minyak kayu naik jika Anda salah finishing. 

Manfaat dari  Biovarnish Sanding Sealer dalam mengatasi minyak kayu juga tidak diragukan. Cat ini lebih mudah diaplikasikan termasuk di atas stain, sehingga tidak perlu khawatir minyak kayu naik terlebih dahulu. 

Waktu kering Biovarnish Sanding Sealer hanya perlu 60 menit tanpa dijemur. Sekali aplikasi,  Biovarnish Sanding Sealer juga akan cepat kering. Selain itu, jika Anda ingin hasil glossy maksimal,  Biovarnish Sanding Sealer adalah pilihan yang tepat. 

Daya tahan Biovarnish Sanding Sealer terhadap cuaca sangat baik sehingga Anda bisa menggunakannya untuk area luar ruangan, seperti furniture taman, teras atau area yang kerap terkena kelembaban seperti kamar mandi. 

Cara aplikasinya pun cukup fleksibel, Anda bisa menggunakan kuas atau alat semprot. Yang pasti  Biovarnish Sanding Sealer akan mempertahankan warna stain dan kayu asli jauh lebih baik. 

Artikel "Finishing Idea"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH