Daur Ulang dan 7 Tips Finishing Furnitur Kayu Jati Belanda

Selama struktur furnitur masih cukup kokoh, Anda tidak perlu membuang furnitur kayu jati belanda yang ada di rumah Anda. Banyak tips finishing yang bisa dipilih tanpa membutuhkan banyak effort. 

Finishing ulang berfungsi juga untuk memberikan perlindungan ulang terhadap perabotan kesayangan Anda di rumah. Apalagi, ada begitu banyak pilihan finishing. Apa saja rekomendasi finishing yang bisa Anda pilih? 

7 Rekomendasi Finishing Furnitur Kayu Jati Belanda dengan Proyek Daur Ulang 

Sebelum mendaur ulang furnitur, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, jika terdapat kerusakan seperti retakan, segera lakukan perbaikan. Kedua, Anda bisa juga mengganti bantalan pada furnitur. 

Misalnya, pada kursi makan yang menggunakan dudukan busa dengan lapisan kulit sobek. Supaya hasil daur ulangnya optimal, tambahkan busa dan ganti lapisan kulitnya. Sesuaikan lapisan ini dengan warna cat yang nanti akan dipilih. 

Terakhir Anda tinggal memilih finishing yang tepat sesuai dengan konsep interior ruangan. Yuk langsung intip rekomendasi finishing yang tepat khusus furnitur jati belanda.

1. Finishing dengan HPL 

Untuk finishing warna natural atau solid, Anda bisa menggunakan High Pressure Laminated (HPL). Bahan ini berupa lembaran dengan warna solid atau warna natural mirip serat kayu. Finishingnya sendiri membutuhkan ketelitian. 

Potong HPL sesuai dengan permukaan furnitur sehingga hasilnya lebih rapi. Lapisan ini akan memberikan permukaan yang tahan terhadap air. Sangat tepat jika Anda mengaplikasikannya pada kabinet kayu jati belanda.

Kayu akan terlindungi dari kelembaban apalagi air sehingga bisa lebih tahan lama. Soal warnanya, ada banyak pilihan dan juga corak yang bisa disesuaikan. 

2. Finishing Veneer

Pada furnitur jati belanda yang berupa kayu solid, Anda bisa memanfaatkan veneer. Biasanya veneer digunakan untuk bahan lapisan plywood atau multipleks namun Anda juga bisa menggunakannya pada furnitur. 

Baca Juga:  Interior Kayu Ramin untuk Hunian Monokrom yang Hangat

Veneer jauh lebih tipis dari HPL sehingga Anda harus lebih berhati-hati saat mengaplikasikannya. Veneer tersedia dengan warna kayu serta menampilkan serat kayu. 

Mengingat bentuknya berrpa lapisan, veneer bisa menutup kerusakan atau cacat pada kayu berupa goresan. Anda jadi tidak perlu waktu lama untuk mendempul dan bisa langsung menggunakan veneer saja. 

Kelebihan lainnya, Anda masih bisa memberikan lapisan cat di atas veneer. Jadi ketika bosan dengan tampilan warnanya, Anda bisa menggunakan cat saja. 

3. Finishing Shabby Chic White 

Desain shabby chic sempat menjadi tren. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda menerapkannya. Apabila furnitur jati belanda di rumah sebelumnya sudah memiliki warna duco putih maka akan lebih mudah lagi menerapkannya. 

Shabby chic sendiri juga bisa cocok digunakan untuk desain vintage atau kontemporer yang memperlihatkan kesan asing. Cara finishing bisa mengandalkan cat primer warna putih. Anda juga bisa memberikan beberapa siku yang terlihat warna asli kayu.

Tinggal ampelas pada bagian siku saja ketika cat sudah mengering. Anda akan langsung melihat kesan usang. Tahapan akhirnya bisa ditambahkan dengan top coat atau furnitur bisa langsung digunakan. 

4. Finishing Warna Transparan 

Rekomendasi finishing yang paling simpel adalah menggunakan warna transparan. Jika warna stain sebelumnya pada furnitur jati belanda masih bagus, maka Anda bisa mempertahankannya. 

Tinggal ganti warna clear coat dan menambahkan sanding sealer supaya lapisan cat semakin kuat. Caranya, ampelas permukaan kayu sehingga tinggal lapisan stain lama, kemudian aplikasikan sanding sealer terlebih dahulu. 

Apabila sanding sealer sudah mengering, Anda bisa melanjutkan dengan mengaplikasikan clear coat. Tampilan kilap clear coat bisa dipilih dari gloss sampai dengan matte. Anda bisa menggunakan clear coat dan sanding sealer merek Biovarnish yang sudah teruji kualitasnya. 

Baca Juga:  Polyurethane, Pernis, Shellac dan Lacquer, Bahan Mana yang Pas untuk Finishing Furnitur Pantai?

Aplikasi pernis bisa menggunakan kuas yang bisa mempercepat proyek daur ulang. Untungnya lagi, Biovarnish adalah jenis cat yang bahan pelarut berupa air yang tidak membuat biaya daur ulang membengkak. 

5. Finishing Warna Kayu Terbakar 

Dikenal juga sebagai finishing janda bakar tanpa harus menggunakan torch atau alat pembakar lainnya. Finishing ini tergolong simpel sehingga Anda tidak akan kesulitan mengikutinya. 

Produk yang diperlukan hanyalah Biovarnish Wood Stain warna papua rose sebagai warna dasar. Untuk efek terbakar Anda bisa menggunakan wood stain warna red GL dan terakhir lapisan clear coat. 

Cara menggunakannya ketika Anda ingin menggunakan finishing wash sehingga warna serat akan terlihat seperti terbakar. 

6. Finishing Chalk Paint 

Anda yang mendambakan furnitur jati belanda untuk digunakan pada interior desain monokrom, minimalis atau kontemporer bisa memilih finishing chalk paint. Finishing ini akan menghadirkan warna duco yang lebih lembut.  Anda bisa mengandalkan Bioduco Chalk Paint untuk memberikan lapisan baru pada furnitur.

Bioduco Chalk Paint merupakan primer yang memiliki daya tutup tinggi.  Ada 20 warna yang tersedia dan bisa dipilih sebagai bahan primer cat di rumah. Warna-warna ini terutama dapat Anda sesuaikan dengan interior ruangan. 

7. Finishing Cat Duco Mengkilap

Beda lagi jika Anda mendambakan warna mengkilap dari cat duco. Tahapannya memang sedikit lebih banyak namun hasil cat lebih kuat dan pasti mengkilap. Sama seperti chalk paint, Anda tidak perlu menghilangkan warna stain. 

Tinggal buat lapisan dasar dari primer white kemudian setelah kering aplikasikan cat duco. Pada bagian terakhir Anda bisa menggunakan top coat gloss yang akan memberikan tampilan kilap sempurna. 

Kelebihan dari finishing ini selain furnitur terlihat mewah adalah memudahkan untuk membersihkan furnitur. 

Baca Juga:  3 Faktor Penting Aplikasi Cat Furnitur untuk Tampilan Kayu Usang

Pilih Produk Finishing Berpelarut Air yang Aman 

Selama mengerjakan proyek daur ulang furnitur jati belanda, Anda sebaiknya menggunakan bahan finishing yang tepat seperti cat dengan bahan pelarut air. Dapat dipastikan selama proses finishing Anda akan aman dan bebas dari polusi udara dalam ruangan. 

Proses finishingnya juga lebih cepat mengingat cat berpelarut air mudah kering tanpa harus dijemur di bawah terik matahari.Untuk at berpelarut air warna natural Anda bisa menggunakan produk Biovarnish. 

Brand Biovarnish ini menyediakan jenis cat mulai dari wood filler, stain, sanding sealer, sampai clear coat, yang semuanya tersedia sangat lengkap. Biovrnish ini dapat diaplikasikan menggunakan metode kuas dan semprot.

Untuk pilihan aplikasi warna duco Anda bisa menggunakan produk Bioduco yang juga berpelarut air.  Daya tutup warna duco sangat maksimal. Furnitur akan mendapat perlindungan lebih maksimal. Anda tidak perlu takut warna serat kayu asli terlihat karena akan tertutup dengan sempurna. 

Jadi sudahkah Anda siap untuk memulai proyek daur ulang furnitur jati belanda di rumah?

Artikel "Featured"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH