Trik Finishing Kayu Cherry Bebas Blocking pada Proyek Restorasi

Restorasi furniture dilakukan untuk meremajakan tampilan furniture yang masih bagus kualitasnya. Bagaimana jika Anda menemukan furniture dengan kayu cherry? Apakah perlakukan finishing kayu cherry sama dengan yang lain? 

Khusus kayu cherry, Anda harus menaruh perhatian lebih besar, karena kayu ini memiliki karakteristik yang sedikit berbeda. Salah finishing bisa membuat efek blocking atau warna yang tidak merata. 

Menghindari hal tersebut, kenali karakteristik cherry dan tingkat kesulitan finishing sampai trik untuk finishing yang tepat. 

Kesulitan Finishing Kayu Cherry dalam Proses Restorasi 

Ada dua jenis kayu yang digunakan pada furniture lama yaitu mahoni dan walnut. Kedua jenis kayu ini dianggap produk high end yang kemudian disusul oleh kayu seperti oak dan maple. 

Sayangnya harga mahal dari kayu mahoni membuat banyak pengrajin beralih pada kayu yang lebih murah yaitu cherry. Kayu ini bisa memberikan warna yang menyerupai kayu mahoni namun jika finishingnya tepat. 

Apabila Anda memiliki rencana mengecat ulang furniture dari kayu cherry maka berhati hatilah karena efek blocking sering muncul. Apalagi jika langsung mengaplikasikan stain dan pernis. 

Meskipun kayu cherry kini semakin banyak peminatnya namun masalah blocking ini tetap muncul. Jadi baik untuk proyek restorasi atau finishing baru, Anda harus menghadapi masalah ini. 

Alasan munculnya blocking pada cherry adalah ukuran porinya yang cukup besar dan tidak merata. Berbeda dengan mahoni yang ukuran pori lebih kecil dan merata sehingga tahapan finishingnya pun mudah. 

Selain itu finishing kayu cherry dengan warna yang terang lama kelamaan juga akan berubah menjadi gelap. Jika awalnya blocking tidak terlihat, namun setelah beberapa bulan efek ini akan muncul. 

Tentu saja jika Anda membuat furniture untuk klien, bisa jadi banyak yang kecewa. Lalu bagaimana cara untuk menghindari masalah ini? Tenang saja, ada trik yang bisa Anda terapkan setiap kali restorasi furniture dengan kayu cherry. 

Trik Finishing Furniture Berkayu Cherry

Ada macam macam finishing kayu, yang paling sulit adalah ketika menggunakan stain. Jika Anda ingin efek transparan, pernis saja sudah cukup namun warna kayu cenderung lebih pucat. 

Apabila tujuan Anda adalah ingin mengubah warna kayu menjadi lebih tajam, stain sangat membantu. Jika kebetulan furniture menggunakan kayu cherry, maka beberapa trik staining berikut ini bisa diikuti. 

1. Mengaplikasikan Sanding Sealer sebelum Stain 

Sanding sealer adalah trik pertama yang bisa Anda terapkan agar warna kayu cherry bisa lebih merata bebas blocking. Peran sanding sealer di sini adalah sebagai base coat yang menggantikan peran filler. 

Wood filler saja tidak akan cukup untuk menjaga warna dari stain tetap merata pada kayu cherry dalam waktu yang lama. Jadi pada proyek restorasi Anda sebaiknya kelupas semua lapisan cat sebelumnya. 

Pastikan bahwa furniture memperlihatkan tampilan kayu cherry yang asli. Perbaiki semua bagian yang cacat baru setelah itu buat lapisan sanding sealer di atasnya. Anda bisa mengaplikasikan satu kali lapisan saja. 

Anda bisa menggunakan Biovarnish sanding sealer yang bekerja baik sebagai based coat. Baru setelah itu Anda bisa dengan aman mengaplikasikan stain. 

2. Menggunakan Stain Berwarna Cherry 

Ingin agar tampilan kayu cherry lebih tajam? Atau Anda ingin warna kayu yang bertahan lebih lama? Pastikan untuk menggunakan stain dengan pilihan warna cherry.

Banyak produk yang menawarkan warna cherry secara sempurna dengan menggnakan cat water based. Bagi Anda yang sudah menggunakan Biovarnish Sanding Sealer gunakan juga stain dari merek yang sama. 

Biovarnish adalah cat dengan pelarut air, sehingga Anda harus menggunakan cat dengan pelarut sejenis. Tujuannya agar setiap lapisan saling menempel dengan baik. Jadi hindari untuk memberikan lapisan dari cat solvent. 

3. Mengaplikasikan dengan Teknik Wiping 

Warna kayu akan lebih merata jika Anda menggunakan teknik wiping. Cara finishing kayu dengan teknik ini sangat tradisional. Anda memanfaatkan kain untuk mengelap cat yang sudah dioleskan terlebih dahulu. 

Teknik wiping juga harus dilakukan hati-hati seperti memperhatikan arah serat kayu, nantinya arah pengelapan harus sama. Kedua, Anda juga harus memperhatikan pada bagian end grain yang biasanya timbul efek saging. 

Ketiga, perhatikan perbandingan bahan dan pelarut sehingga ketika dilap nantinya bahan tidak sulit merata. Selalu ikuti anjuran pada kemasan kaleng sehingga mudah untuk menerapkan teknik ini. 

Anda bisa mengulangi aplikasi stainnya sendiri dua sampai tiga kali hingga warna yang diinginkan diperoleh. Tidak masalah jika ingin mengaplikasikannya sampai warna menjadi cenderung gelap. 

4. Memanfaatkan Glaze 

Trik finishing kayu cherry dalam proyek restorasi yang mudah dilakukan hanya dengan menambahkan glaze. Beberapa pengrajin menerapkan cara ini pada furniture baru yang mereka buat. 

Glaze bisa menutup efek blocking yang kerap muncul pada serat kayu cherry bergelombang atau lurus searah menjadi lebih estetik. Pada saat glaze diaplikasikan, serat kayu akan memperindah tampilan furniture. 

Anda bisa menggunakan glaze berwarna coklat, diencerkan dengan sedikit air kemudian aplikasikan di atas stain. Buat campuran glaze yang sedikit encer agar warnanya tidak terlalu pekat. 

Usapkan glaze merata dan tunggu beberapa menit. Cara mengunci lapisan glaze adalah dengan langsung menggunakan clear coat di atasnya. Efeknya, Anda akan melihat furniture kayu lama yang terlihat lebih eksotis dan kesan kayu yang lebih kaya. 

5. Mengaplikasikan Lacquer 

Finishing kayu cherry juga akan bebas dari blocking jika Anda menggunakan lacquer. Hanya saja prosesnya cukup lama, pertama Anda harus mengaplikasikan Natural Oil kemudian baru menggunakan lacquer. 

Pastikan Natural Oil sudah benar-benar kering sebelum lacquer diaplikasikan dalam waktu kurang lebih satu minggu di dalam ruangan. Selanjutnya, lapisan lacquer yang terbentuk akan memberikan proteksi baik dan tampilan mengkilap. 

Efek blocking pun akan terhambat sehingga warna akan semakin merata. Hanya saja, pada cara ini Anda tidak perlu menggunakan stain dan warna cherry akan semakin gelap seiring dengan berjalannya waktu. 

Kelemahan menggunakan lacquer adalah bahan ini kurang aman dan bisa menimbulkan polusi udara. Selain itu Anda juga harus menunggu dalam jangka waktu yang lama supaya lapisan Natural Oil siap. 

Dilihat dari trik di atas, manakah yang sudah pernah Anda coba? Trik finishing kayu cherry paling aman adalah mengandalkan Biovarnish Sanding Sealer dan stain. Anda bisa membeli kedua produk ini bahkan menambahnya dengan clear coat. 

Menggunakan produk berpelarut air jauh lebih aman dibandingkan jika Anda harus bertaruh menggunakan cat yang menimbulkan polusi. Selain itu efeknya juga sama yaitu bisa menghindari blocking dengan baik. 

Anda yang ingin main aman bisa langsung membeli produk Biovarnish Series dari sanding sealer, liquid stain sampai dengan clear coatnya.

Artikel "Finishing Idea"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH