Mengenal Beberapa Tipe Finishing Kayu untuk Hasil yang Sempurna

Finishing merupakan proses akhir dari tahapan kayu. Tahapan finishing kayu tidaklah mudah. Perlu memperhatikan jenis kayunya dan juga jenis catnya. Berbagai macam cat dapat ditemukan di pasaran dan tentunya tidak semua cat dapat diaplikasikan untuk semua kayu.

Kayu dengan jenis tertentu akan membutuhkan proses finishing yang berbeda pula. Sama halnya ketika ingin mengecat dinding. Agar memiliki dinding dengan hasil cat yang sempurna harus memperhatikan beberapa hal. Proses finishing kayu juga sama.

Ada beberapa cat khusus yang memang digunakan untuk proses finishing kayu. Berikut beberapa tipe finishing kayu untuk hasil yang sempurna :

  1. Pernis

Pernis memang sering didengar dan cat jenis ini tidaklah asing. Pernis biasanya digunakan oleh para tukang cat kayu untuk memberi hasil yang mulus pada meubel atau perabot kayu yang lainnya. Pernis biasanya diaplikasikan secara tipis pada kayu, sehingga kayu akan benar-benar seperti berkilau. Pernis merupakan kombinasi dari beberapa bagian dasar yang berbentuk cair seperti minyak.

Ada berbagai macam jenis pernis yang dapat disesuaikan dengan jenis kayu yang ingin difinisihing. Pernis mempunyai keunggulan yang diantaranya mampu membuat lapisan kayu yang lebih kuat karena akan memberikan perlindungan seperti film pada kayu pernis. Untuk mengaplikasikan pernis pada kayu ada banyak cara. Gunakan kuas atau alat penyemprot cat. Penggunaan kuas untuk pernis harus hati-hati. Perhatikan tekstur dari kayu. Apabila khawatir hasil tidak akan sempurna, maka gunakan alat penyemprot pernis untuk finishing.

  1. Finishing yang transparan

Transparan berarti kayu asli masih tampak. Untuk finishing jenis ini, cocok digunakan untuk kayu yang melengkung. Berbagai macam jenis cat yang dapat digunakan misalnya pelitur. Plitur kayu mempunyai sifat yang ringan dan ketika diaplikasikan pada kayu hasilnya akan transparan. Pelitur dapat diaplikasikan pada kayu dengan menggunakan kain. Lapkan pelitur secara berulang-ulang pada kayu yang diinginka.

Apabila setelah sekian lama pelitur pada kayu hilang, gunakan kembali pelitur dengan mengelapkannya menggunakan kain yang bersih. Bahan selain pelitur yang bersifat transparan adalah melamin. Melamin ini mempunyai tekstur yang berbeda dengan pelitur. Lapisan menggunakan melamin akan tahan air, oleh sebab itu menggunakan melamin untuk finishing akhir tidaklah mudah. Untuk pengecatan dengan melamin dapat menggunakan semprotan atau dengan kuas.

  1. Shellac

Bahan ini tidak asing lagi untuk proses finishing pada kayu. Bahan ini cukup populer bagi para tukang furniture. Bahan ini dapat digunakan untuk kayu apa saja. Jadi apabila Anda ingin melakukan finishing dan sulit untuk memilih cat yang sempurna untuk kayu, gunaka shellac. Hasil dari finishing menggunakan shellac ini akan lebih cepat kering dibanding dengan menggunakan bahan cat lainnya. Bahan ini juga cukup mudah didapatkan di pasaran. Selain bahan shellac ini cepat kering ketika diaplikasikan, bahan ini juga mempunyai sifat cepat mengeras. Jadi disarankan untuk hari-hati dalam menggunakan bahan ini untuk proses finishing kayu.

  1. Wood stains

Wood stains berbeda dari bahan finishing lain. Bahan ini mampu menimbulkan efek dari urat garis yang ada pada kayu. Bagi Anda penyuka tipe furniture yang alami, bahan wood stains ini cocok diaplikasikan pada kayu. Ada berbagai macam bahan dari wood stains ini. Ada yang seperti minyak bahkan ada pula yang berbahan modern seperti gel. Berbagai jenis warna plitur atau bahan finishing lain juga dapat dipilih sesuai dengan keinginan Anda. Pilih tipe finishing sesuai dengan jenis kayu Anda.

Artikel "Featured"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH