Menciptakan Lapisan Cat Kayu untuk Lemari Ruang Tamu Minimalis

Lapisan dari cat kayu pada semua lemari kayu gaya apapun bukan hanya sekedar pernis. Pernis saja tidak cukup untuk memberikan perlindungan maksimal. Apalagi untuk melindungi dari kelembaban, jamur hingga rayap. Anda harus mengetahui lapisan apa saja yang dibutuhkan supaya lemari kayu di rumah bisa lebih terlindungi. 

Pertama adalah mengetahui lapisan apa saja yang seharusnya diaplikasikan. Untuk mengetahuinya Anda bisa perlu menentukan terlebih dahulu hasil finishing apa yang diinginkan. Jika ingin mengecat lemari dengan gaya minimalis, maka permukaan kayu yang rata dan halus dibutuhkan. Demi mencapai hasil tersebut dibutuhkan finishing close pore. 

Close pore adalah salah satu teknik finishing yang menutup pori serat kayu supaya menghasilkan permukaan yang sangat halus. Dengan menutup pori maka lemari akan lebih terlindungi sekaligus terbebas dari cacat yang sebelumnya ada. Bagaimana Anda bisa mendapatkan hasil finishing ini? 

Ada empat jenis lapisan yang harus diaplikasikan secara bertahap. Wood filler, stain, sealer dan pernis adalah urutan lapisan yang harus Anda buat. Setelah itu Anda bisa menentukan produk apa dan bagaimana langkah aplikasi setiap lapisannya. 

Produk Tepat untuk Finishing Lemari Ruang Tamu Minimalis

Mencari produk yang terbaik untuk finishing close pore? Jawabannya adalah produk Biovarnish. Anda bisa menggunakan produk ini secara lengkap untuk semua lapisan finishing. Biovarnish telah menyediakan semua lapisan dengan beragam  warna pada wood filler dan juga liquid stain. Anda bisa dengan mudah menentukan warna terbaik mana yang akan digunakan. 

Selain fungsinya untuk mendapatkan finishing close pore, Biovarnish juga memiliki beberapa kelebihan lainnya. Apa saja itu? Berikut kelebihannya:

  1. Proses aplikasi sangat mudah, yaitu dengan menggunakan kuas berbulu nilon secara keseluruhan lapisan. 
  2. Kecepatan keringnya membuat Anda bisa menghasilkan lemari yang selesai finishingnya dalam hitungan jam. 
  3. Menghasilkan permukaan yang sangat halus dan mengkilap atau matte sesuai dengan jenis clear coat yang dipilih. 
  4. Menyediakan 20 pilihan warna natural yang memudahkan Anda untuk menduplikasi warna kayu apapun. 
  5. Perlindungan maksimal dari rayap, jamur, sinar uv, kelembaban atau air. Kuatnya perlindungan membuatnya juga tahan gores. 

Semua kelebihan penggunaan Biovarnish ini juga tidak terlepas dari bahan pelarut air. Air adalah bahan yang aman dan murah untuk digunakan dalam pengecatan. Berbeda sekali jika Anda menggunakan bahan finishing berbasis solvent yang menimbulkan bau sangat menyengat. 

Langkah-Langkah Aplikasi Per Lapisan pada Lemari Kayu Minimalis

Setiap lapisan harus Anda buat satu per satu dan ingat kunci untuk berhasil adalah semua lapisan harus dibuat tipis namun merata. Lapisan tipis bisa diulangi jika warnanya belum merata sehingga perlindungan yang didapatkan lebih maksimal. Sebelum mengaplikasikan setiap lapisan Anda harus mempersiapkan lemari terlebih dahulu. 

Persiapan yang dilakukan adalah membersihkan kotoran sekaligus mengamplas permukaan lemari. Gunakan amplas 150, 180 dan 220 secara bertahap hingga permukaannya halus. Pengamplasan akan membuka pori sehingga Biovarnish bisa menempel dengan lebih kuat pada permukaan lemari kayu. 

Berikut ini langkah aplikasi dari setiap lapisan yang harus dilakukan pada permukaan lemari kayu yang telah siap. 

Lapisan 1. Biovarnish Wood Filler

Lapisan pertama yang wajib digunakan adalah Biovarnish wood filler. Ada empat warna yang bisa dipilih yaitu jati, mahoni, ramin dan sungai. Keempat warna ini bisa dipilih salah satunya yang sesuai dengan hasil warna akhir yang diinginkan. Jika sudah, teliti kembali apakah permukaan kayu memiliki area yang berlubang lebar dan dalam atau tidak. 

Apabila permukaannya sangat rata maka cara aplikasinya adalah sebagai berikut :

  1. Campurkan wood filler dengan sedikit air supaya lebih encer. 
  2. Gunakan kuas untuk meratakan wood filler berlawanan dengan arah serat supaya masuk ke dalam pori. 
  3. Diamkan kering selama 20 menit, baru amplas permukaannya. Gunakan amplas nomor 240. dan bersihkan debunya. 

Jika terdapat beberapa cacat, maka cara aplikasinya tidak perlu menggunakan air dan juga kuas. Cukup menggunakan alat scrape dengan langkah berikut ini:

  1. Ratakan wood filler langsung ke seluruh permukaan kayu dengan scrape. 
  2. Biarkan kering selama 20 menit tanpa harus dijemur. 
  3. Setelah kering amplas permukaannya dengan kertas amplas nomor 240. Jangan lupa bersihkan debunya. 

Lapisan 2. Biovarnish Liquid Stain

Ketika lapisan wood filler sudah menutup pori secara merata dan selesai di amplas, maka bisa melanjutkan dengan proses aplikasi stain. Anda perlu menggunakan Biovarnish liquid stain yang aplikasinya perlu dilarutkan dengan air. Sebelum aplikasi, jangan lupa untuk memilih warna stain sesuai dengan yang Anda inginkan. 

Proses aplikasinya secara lengkap adalah sebagai berikut ini:

  1. Larutkan liquid stain dengan air, gunakan perbandingan 2:1. Pastikan mengaduk hingga benar-benar larut di wadah terpisah. 
  2. Kuaskan stain ke permukaan lemari harus searah dengan serat  kayu supaya halus bebas brush mark. 
  3. Biarkan kering selama 60 menit saja dan lanjutkan dengan pengamplasan ambang. Anda bisa menggunakan amplas nomor 400. 
  4. Bersihkan debu amplas, kemudian ulangi penguasan stain hingga Anda mendapatkan warna yang sesuai. 

Perlu diingat bahwa setiap lapisan akan menampakkan warna lebih gelap jika Anda memberikan banyak lapisan stain. 

Lapisan 3. Biovarnish Sanding Sealer

Pada lapisan ketiga, Anda membutuhkan Biovarnish sanding sealer. Biasanya pada finishing open pore, sanding sealer justru diaplikasikan pertama kali. Tapi karena ini adalah finishing close pore, sanding sealer berfungsi memperkuat pernis sehingga menjadi lapisan ketiga. Warna sanding sealer transparan jadi Anda tak perlu mengaplikasikannya berulang kali. 

Cara aplikasinya pun tidak jauh berbeda dengan stain yaitu sebagai berikut:

  1. Campurkan sanding sealer dengan air, gunakan juga perbandingan 2:1 air. 
  2. Kuaskan sanding sealer ke permukaan lemari kayu yang sudah kering dan ikuti arah serat.
  3. Biarkan sanding sealer mengering tanpa dijemur selama 60 menit. 
  4. Jika sudah kering lanjutkan dengan pengamplasan ambang. Gunakan amplas 400 yang baru. 

Lapisan 4. Biovarnish Clear Coat

Pada permukaan lemari bagian akhir adalah pernis, dimana Anda bisa menggunakan Biovarnish clear coat. Clear coat akan memberikan lapisan warna transparan dengan dua jenis tampilan yaitu gloss dan matte yang bisa Anda pilih. Proses pengeringan lapisan akhir ini adalah yang paling lama, tapi Anda bisa meninggalkannya semalaman di dalam ruangan. 

Langkah aplikasi mudahnya pada lapisan akhir adalah sebagai berikut ini. 

  1. Larutkan Biovarnish clear coat dengan air, gunakan perbandingan 2:1 dan aduk hingga merata. 
  2. Langsung kuas clear coat ke permukaan kayu hingga merata juga harus searah serat kayu. 
  3. Pada pengeringannya Anda bisa mendiamkan cat selama 24 jam lamanya. 

Ada juga yang ingin mendapatkan lapisan coating tebal dan terlindungi lebih lama. Maka Anda bisa melapisi clear coat dua kali, caranya mendiamkannya kering 60 menit, mengamplas ambang dan melapisinya kembali. 

Artikel "Teknik Aplikasi"

About Us

Proses finishing membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishingnya melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2019 WaterBaseCoating.com - All Right Reserved.