7 Tips Finishing Kayu dengan Chalk Paint untuk Pemula

Chalk paint adalah pilihan yang tepat untuk finishing kayu warna solid yang mudah dibandingkan menggunakan cat duco yang banyak lapisannya. Pemula yang ingin mendapatkan warna solid lebih sering diarahkan menggunakan chalk paint sebelum mengaplikasikan cat duco secara keseluruhan. 

Tidak ada salahnya belajar menggunakan chalk paint, karena selain pilihan warnanya yang cenderung lembut, tuntutan hasil yang rapi dan halus pun harus dilakukan. Jadi bisa bagi pemula, tidak ada kegagalan jika Anda mengecat dengan chalk paint. 

Chalk paint sendiri adalah cat primer yang menggunakan bahan pelarut air. Hasilnya yang lebih mudah didapatkan dan apik untuk dilihat menjadikannya sempurna sebagai dekorasi. Jadi furnitur juga bisa menjadi penghias ruangan. 

Supaya tidak salah kaprah dalam finishing furnitur kayu, sebagai pemula ada beberapa tips yang bisa dipelajari. Apa saja itu? Simak selanjutnya di sini. 

Tips Finishing Kayu Menggunakan Chalk Paint

Tak selamanya apa yang dinamakan finishing bagus itu memiliki hasil halus, rata dan mengkilap. Hasil finishing furnitur kayu bisa berbeda-beda tergantung dengan gaya interior di mana furnitur tersebut hendak diletakkan. 

Ada finishing yang menuntut tampilan rustic atau antik dengan beberapa kerusakan finishing di beberapa bagian. Justru disitulah estetika yang menarik untuk dimunculkan. Disinilah peranan chalk paint, karena untuk finishing yang tidak sempurna bahan finishing ini solusinya. 

Tipe finishing kayu dari chalk paint sangat luas, Anda bisa mendapatkan hasil yang halus merata, bisa juga mendapatkan yang tidak sempurna. Pada tips kali ini, Anda akan tahu bagaimana mudahnya menggunakan chalk paint. 

Tips 1. Tidak Terlalu Banyak Persiapan dan Primer

Aspek utama yang sangat menguntungkan finishing kayu dengan chalk paint adalah tidak membutuhkan banyak persiapan kerja. Bahkan tak ada lapisan primer seperti aplikasi cat duco yang biasa dilakukan.

Chalk paint adalah satu-satunya jenis cat yang sama mudahnya dengan aplikasi pernis kayu. Karena chalk paint sebenarnya adalah cat primer jadi hanya dengan satu jenis cat ini hasilnya sudah menutup warna kayu. 

Kebanyakan pemula akan akan merasakan kemudahan menggunakannya. Selain itu cat ini paling sering digunakan pada proyek refinishing. Baik itu meja rias lama atau lemari yang sudah lama dengan banyak tampilan usang. 

Tips 2. Tak Perlu Terlalu Sempurna

Inilah tips selanjutnya yang memudahkan proses aplikasi yaitu tidak perlu merujuk pada hasil finishing yang sempurna. Di mana permukaan kayu harus halus, warna merata dan tampak mengkilap. 

Faktanya, kuas adalah alat yang digunakan untuk mengaplikasikan cat. Cukup sulit untuk mendambakan warna yang halus merata apalagi warna solid dengan kuas. Dengan inilah bekas sapuan kuas justru harus diekspos secara maksimal. 

Brush mark pada furnitur justru akan memperlihatkan suatu keindahan. Anda bisa menggunakan teknik distressing yang memanfaatkan kertas amplas. Dengan begitu tampilan asli kayu bisa terlihat dan yang harus dihindari hanyalah tetesan air yang berlebihan. 

Tips 3.  Harga Chalk Paint Tidak Menguras Kantong

Selanjutnya yang bisa diperhatikan dalam pengecatan chalk paint adalah Anda tidak akan menguras banyak uang hanya untuk membeli bahan. Karena cat ini menggunakan bahan pelarut air, Anda tak perlu lagi membeli thinner. 

Hanya ada dua jenis lapisan coating yang bisa digunakan. Pertama adalah chalk paint dengan top coat. Kedua adalah chalk paint dengan beeswax. Manakah hasil yang paling Anda sukai tinggal dipilih. 

Tak ada tambahan warna primer, tidak ada banyak produk yang diaplikasikan. Hal ini juga mengurangi biaya finishing yang menguras kantong, berbeda sekali bukan dengan aplikasi cat duco? 

Apalagi warna finishing kayu dengan chalk paint sangat beragam. Warna solid dari terang pastel hingga gelap semuanya tersedia. Anda hanya perlu memilih manakah yang tepat untuk digunakan. 

Tips 4.  Bisa Dipoles atau Tidak?

Pertanyaan selanjutnya yang biasa muncul adalah apakah Anda harus menggunakan top coat atau bahan poles seperti beeswax. Anda harus memilih manakah yang tepat sesuai dengan di mana furnitur hendak diletakkan. 

Ketika furnitur akan digunakan pada luar ruangan seperti teras akan lebih baik melapisinya dengan top coat. Karena adanya tambahan lapisan coating membuat furnitur jadi lebih terlindungi. 

Berbeda ketika Anda menggunakan bahan poles sebagai proteksi terakhir. Beeswax akan membuat finishing kayu doff yang cocok untuk furnitur di dalam ruangan. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah Anda harus rutin memoles. 

Gunakan Biopolish Beeswax setidaknya satu bulan sekali. Dengan begitu furnitur akan mendapat perlindungan yang selalu diperbaharui. Warna chalk paint juga jadi lebih awet. 

Tips 5. Mengenal Teknik Sapuan Kuas

Karena finishing kayu yang dilakukan menggunakan cat water based, maka akan lebih baik jika Anda mengaplikasikannya dengan kuas berbulu nilon. Kuas ini kompatibel dengan air dan tidak akan membuat bulu kuas mudah rontok dan menempel pada permukaan kayu. 

Hindari juga menggunakan kuas busa, karena justru tidak akan menciptakan tekstur sapuan kuas. Anda bisa membeli kuas bulu nilon yang harganya mahal untuk menjamin kualitasnya. Pastikan juga ukuran kuas sesuai dengan permukaan kayu. 

Nah untuk teknik yang dilakukan, Anda bisa menekan kuas saat mengaplikasikan cat. Tapi ingat buat sapuannya searah, dengan begitu brush mark akan lebih terlihat. Pada saat Anda mencelupkan kuas pada larutan cat, cobalah untuk memperhatikan bentuk furnitur. 

Buat sapuan kuas yang panjang, jadi pilih arah vertikal atau horizontal. Ketika cat setengah kering, tumpuk lagi dengan kuas sehingga sapuannya akan lebih terlihat. Baru setelah kering Anda bisa mengamplasnya. 

Tips 6. Cara Distressing Kayu dengan Mudah

Distressing adalah teknik yang akan memperlihatkan warna kayu asli dengan chalk paint. Teknik ini lebih fokus pada area furnitur yang sering disentuh. Misalnya saja dudukan dan sandaran kursi, area dekat handle laci atau pintu. 

Bagaimana Anda bisa menggunakan teknik ini adalah tergantung bagaimana cara Anda memilih area yang hendak diperlihatkan warna kayunya. Cara finishing kayu ini bisa dengan mudah dilakukan setelah Anda mencari referensi. 

Cobalah cari referensi mengenai finishing furnitur vintage atau shabby chic, maka Anda akan banyak finishing usang. Temukan spot yang hendak di amplas secara random, baru tunjukkan keindahannya. 

Tips 7. Pemilihan Produk Chalk Paint

Terakhir adalah bagaimana Anda menemukan jenis cat yang terbaik untuk digunakan. Selama ini kebanyakan jasa finishing kayu akan membeli produk dari luar negeri. Oleh karena itu finishing chalk paint sangat mahal harganya. 

Kini tidak lagi, karena Anda bisa menggunakan Bioduco chalk paint yang merupakan produk asal Indonesia. Produk ini bisa dengan mudah Anda temukan secara online, pilihan warnanya pun tak kalah menarik dengan produk luar. 

Bagi Anda yang penasaran dengan produk ini bisa langsung melakukan pembelian melalui link berikut ini. 

  1. https://www.tokopedia.com/bioindustries 
  2. https://shopee.co.id/biovarnish.official
  3. https://www.tokopedia.com/catkayu 

Artikel "Teknik Aplikasi"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH