Bagaimana Cara Mendapatkan Finishing Halus pada Furnitur? Ini Tipsnya

Finishing profesional adalah salah satu bagian yang sangat penting. Terlebih lagi jika Anda ingin mendapatkan finishing yang halus dan juga rata. Bagi kebanyakan orang mungkin finishing halus dan rata terlihat sangat mudah.

Padahal untuk mendapatkan hasil yang halus dan rata dibutuhkan banyak pemikiran dan usaha. Anda mungkin bisa melihat berbagai macam furnitur pabrik yang memiliki finishing halus sebenarnya adalah hasil finishing menggunakan alat.

Sedangkan bagi Anda yang ingin mengecat sebagai hobi Anda tidak dapat menggunaka alat finishing seperti rollcoater yang memang digunakan untuk finishing jumlah banyak dan besar.

Untuk itu Anda bisa menggunakan alternatif alat lain seperti kuas atau spray gun. Hasil finishing sebenarnya ada berbagai macam seerti finishing halus dan rata, finishing rustik, patina, wash dan lain sebagainya.

Namun jika Anda adalah pemula disarankan untuk mencoba finishing hasil halus dan juga rata terlebih dahulu. Dari sinilah Anda akan mendapatkan rasa untuk finishing selanjutnya.

Dalam mensukseskan keingan Anda mendapatkan finishing yang halus dan rata maka dibutuhkan beberapa cara dan juga tips yang mempermudah pekerjaan mengecat. Dalam artikel ini Anda akan menemukan itu semua.

Proses Pengamplasan Kunci Hasil Finishing Halus

Anda akan melakukan finishing pada permukaan kayu yang kasar dan masih memiliki bekas potongan. Anda tidak akan meraih hasil finishing yang halus jika tidak melalui proses pengamplasan.

Sebagian besar orang bahkan pengrajin kayu atau profesional masih menganggap bahwa pengamplasan adalah proses yang membosankan. Hampir banyak orang bingung kapan harus berhenti dalam mengamplas?

Bagaimana Cara Mendapatkan Finishing Halus Pada Furnitur?

Anda perlu melakukan banyak cara untuk mengamplas dengan baik dan dengan halus. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan bahwa pekerjaan mengamplas sangat penting dan menyenangkan.

  • Mulailah mengamplas dengan grit kecil atau kasar kemudian perlahan beralih pada ukuran besar. Anda bisa memulai mengamplas dengan ukuran grit dari 180 dan beralih dengan amplas grit 240.
  • Gunakan balok amplas jika Anda tidak memiliki mesin amplas. Balok akan membuat permukaan kayu tetap halus dan rata, Jika Anda menggunakan tangan langsung kemungkinan terjadinya lekukan pada kayu akan muncul. Namun jika Anda memiliki amplas mesin sangat mudah untuk menggunakannya.
  • Pengamplasan tidak hanya dilakukan dalam persiapan media kayu saja. Namun setiap lapisan coating yang akan dilapisi kembali perlu diamplas. Untuk mengamplas lapisan coating ini Anda membutuhkan amplas halus seperti amplas nomor 400. Cara mengamplas juga berbeda yaitu harus secara ambang saja.
  • Gunakan vakum untuk menghilangkan debu amplas yang tersisa pada permukaan kayu. Debu amplas yang masih tersisa akan membuat aplikasi cat menjadi tidak halus.

Kunicnya dalam mengamplas bagaimana Anda bisa merasakan permukaan kayu yang sudah berubah menjadi halus. Anda bisa menggunakan ujung jari Anda untuk merasakan apakah permukaan kayu berubah menjadi halus dan rata.

Proses Pengecatan Furnitur yang Halus

Ada banyak cara untuk mengaplikasikan cat pada permukaan kayu yaitu dengan cara yang tradisional menggunakan kuas, menggunakan kain dan juga menggunakan spray system. Anda bisa memilih cara yang paling mudah dan juga paling membuat Anda nyaman.

Selain alat atau cara aplikasi Anda juga harus memperhatikan pemilihan bahan finishing. Ada dua jenis bahan finishing berdasarkan bahan pelarutnya. Yaitu finishing water based dan juga solvent based.

Kedua bahan finishing tersebut bisa Anda pilih tergantung dengan kebutuhan. Namun disarankan untuk lebih memilih cat water based karena masalah keamanan lingkungan yang tidak mengandung banyak toxic.

Sedangkan cat solvent memiliki kandungan dari toxic cukup tinggi sehingga akan membahayakan dari pengguna dan juga lingkungan.

Bagaimana Cara Mendapatkan Finishing Halus Pada Furnitur?

Jika Anda akan menggunakan kuas maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini beberapa tips yang bisa membantu Anda untuk mendapatkan finishing halus menggunakan kuas.

  • Memilih jenis kuas yang tepat. Pastikan Anda memilih jenis kuas tepat khususnya pada jenis bulu kuas. Bulu kuas yang dibutuhkan oleh cat water based adalah yang terbuat dari nylon. Bahan nylon tidak akan meresap air dan akan bekerja dengan baik di permukaan kayu.
  • Gunakan aplikasi kuas searah serat kayu jika Anda akan mengaplikasikan pernis. Pastikan Anda menggunakan kuas yang satu arah pula untuk finishing warna solid. Cara ini tidak akan mengeluarkan brush mark.
  • Jika Anda menggunakan kuas bulu Anda juga bisa manambahkan balutan kain katun pada permukaan bulu kuas. Untuk mendapatkan hasil yang lebih halus. Anda juga bisa menggunakan jenis kuas sponge namun berhati-hatilah pastikan sponge yang digunakan tidak rontok.
  • Pilih jenis kuas mahal, Anda boleh membeli kuas mahal jika masih pemula dan bukan profesional. Kuas yang mahal tentu akan menjanjikan hasil finishing yang lebih halus daripada kuas murah dengan bulu yang mudah keras dan rontok.

Menggunakan kuas adalah alternatif Anda paling mudah apabila bidang yang akan Anda finishing berukuran kecil dan tidak terlalu banyak dalam jumlah. Namun jika Anda akan melakukan pengecatan dalam banyak bidang luas misalnya seperti banyak kerajinan. Atau Anda memiliki home industri furnitur sebaiknya Anda menggunakan alat semprot.

Bagaimana Cara Mendapatkan Finishing Halus Pada Furnitur?

Anda bisa menggunakan alat semprot untuk menghemat waktu dan juga untuk lebih hemat dair bahan baku cat. Anda akan melakukan pengecatan dengan alat semprot mendapatkan hasil yang halus dan mengkilap jika mengikuti saran berikut ini:

  • Mengecat menggunakan alat semprot akan menghasilkan permukaan yang halus namun Anda juga harus tetap berhati-hati. Menggunakan alat semprot jenis HVLP lebih lambat cara kerjanya namun Anda akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal karena lebih mudah untuk mengontrol. Menggunakan alat ini artinya Anda akan melmberikan lebih banyak lapisan coating pada furnitur.
  • Anda juga bisa menggunakan jenis spray gun jenis airless sprayer yang akan lebih cepat untuk diaplikasikan dan Anda akan mendapatkan laisan coating yang lebih sedikit. Namun untuk hasilnya masih kurang sempurna dan Anda harus berlatih sering untuk mengaplikasikan demu hasil yang halus.
  • Anda bisa mengisi can pada sprayer lebih banyak dan menghemat waktu Anda mengaplikasikan. Pastikan Anda memiliki cukup banya cat untuk di isi ulang dalam can di sprayer.
  • Pastikan Anda memiliki jarak yang tepat saat mengaplikasikan sprayer. Berikan jarak sekitar 8 hingga 10 inci yang merupakan jarak normal dan mempercepat pekerjaan. Namun pada kasus khusus yang membutuhkan artistik Anda bisa menyesuaikannya.
  • Lakukan pengetesan terlebih dahulu sebelum Anda mengaplikasikannya langsung pada furnitur. Pastikan tekanan, jumlah cat yang keluar dan kelancaran tangan Anda dalam mengaplikasikan cat.
  • Pastikan Anda selalu membersihkan alat spray dengan air setelah Anda selesai mengaplikasikan atau ketika Anda akan mengganti jenis cat yang akan diaplikasikan. Cara ini akan membersihkan gumpalan cat yang bisa saja mengeras pada nozzle spray gun. Anda tentu tidak ingin hal tersebut terjadi sehingga Anda harus membeli alat yang baru.

Artikel "Finishing Idea"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH