Manakah Motif Kayu Jati Belanda yang Anda Pilih? Cek Dulu Di Sini

Motif serat kayu adalah tujuan utama Anda melakukan finishing. Tanpa memilih bahan finishing yang tepat tentu saja Anda tidak akan mendapatkan hasil finishing yang diinginkan. Untuk menciptakan sebuah motif kayu maka tergantung dengan teknik dan juga dengan bahan finishing yang digunakan.

Ketika Anda menggunakan kayu jati belanda maka ada banyak cara dan juga ada banyak motif yang bisa Anda bentuk. Ada dua jenis motif yang paling banyak digunakan dalam dunia DIY yaitu finishing dengan alat bantu rubber grain dan satu lagi finishing dengan tampilan terbakar.

Jika Anda tidak ingin mendapatkan finishing yang biasa saja maka Anda bisa memanfaatkan kedua cara finishing tersebut dan Anda akan mendapatkan cara yang paling mudah dan paling cepat untuk melakukannya.

Namun apabila Anda masih ingin mendapatkan hasil finishing yang biasa atau tampak natural maka Anda cukup menggunakan pernish kayu atau plitur kayu tanpa teknik khusus yang lebih ke tingkat profesional.

Pengecatan dengan pernis atau plitur memang sangat mudah bahkan Anda bisa melakukannya kapan saja dengan hasil yang sempurna. Namun untuk finishing menggunakan rubber grain atau dengan hasil finishing terbakar Anda perlu melakukan latihan.

Latihan diperlukan agar Anda bisa mendapatkan hasil finishing yang benar-benar artistik dimana motif dari kayu jati belanda terbentuk dan dapat terlihat dengan baik. Dalam artikel ini Anda bisa mempelajari dan memilih teknik manakah yang sesuai dengan keinginan Anda.

Menciptakan Motif Kayu Jati Belanda Buatan dengan Rubber Grain

Teknik finishing untuk mencetak motif kayu menggunakan rubber grain harus Anda lakukan dengan bahan-bahan tertentu. Di sini tujuan dari penggunaan rubber grain adalah untuk mebentuk motif. Rubber grain adalah alat dari karet yang memiliki bentuk serat pada bagian ujungnya.

Manakah Motif Kayu Jati Belanda Yang Anda Pilih?

Bagian tersebut akan Anda oleskan dengan cat kemudian Anda tarik dan aplikasikan di permukaan kayu. Maka akan terbentuk serat. Namun Anda perlu melakukannya dengan hati-hati satu kesalahan saja akan membuat serat tidak tampak alami.

Penggunaan teknik ini bahkan tidak hanya dapat Anda lakukan pada permukaan kayu jati belanda saja namun bisa Anda gunakan pada material kayu yang tidak memiliki serat menarik seperti kayu mahoni, kayu ulin bahkan kayu buatan seperti plywood.

Nah untuk memulainya Anda perlu mempersiapkan kayu terlebih dahulu. Siapkan kayu jati belanda yang sudah diamplas sehingga memiliki permukaan kayu yang halus dan rata. Pastikan Anda membersihkan debu amplas yang terselip di pori kayu jika perlu gunakan vakum.

Aplikasikan cat water based wood stain dengan warna pilihan Anda. Wood stain berfungsi untuk memberikan warna dasar pada kayu sehingga Anda tidak dapat memilih menyerupai warna kayu yang Anda inginkan.

Aplikasikan menggunakan spray system agar hasilnya lebih rata. Setelah wood stain merata tunggu lapisan kering dan amplas dengan amplas 400. Dapatkan permukaan yang bersih, aplikasikan wood stain sekali lagi untuk mendapatkan warna yang lebih gelap namun Anda tidak perlu mengamplasnya.

Selanjutnya adalah penggunaan rubber grain. Jenis cat yang digunakan adalag Glaze black atau brown yang memperlihatkan warna serat kayu. Campurkan Glaze dengan sedikit air dan dapatkan cairan cat yang pekat. Aplikasikan Glaze ke seluruh permukaan hingga rata dan kini Anda siap membentuk motif.

Tarik dari ujung rubber grain satu arah di permukaan kayu hingga mencapai ujung rubber grain yang lain hingga membentuk motif kayu di permukaan. Anda bisa melakukannya hingga merata ke seluruh permukaan dan pastikan tangan Adna tidak gemetar agar serat yang dihasilkan tetap lurus.

Setelah selesai tunggu permukaan sedikit mengering sekitar 5 hingga 10 menit. Setelah itu Anda bisa menggunakan lapisan terakhir yaitu clear coat, pilih clear coat gloss atau matte sesuai dengan keinginan Anda.

Tunggu lapisan clear coat mengering dan Anda akan melihat hasilnya. Jika Anda melakukan kesalahan dalam proses penarikan maka Anda bisa menghilangkan motif dari rubber grain sebelum mengering dengan lap basah yang sudah diperas.

Namun pastikan ketika Anda mengelap tidak ada lapisan glaze yang masih tersisa, namun perbaikan hanya dapat dilakukan satu kali karena lapisan Glaze akan membekas dan terlihat menumpuk. Jika Anda merasa ragu dan masih belum yakin dengan kemampuan aplikasi dengan rubber grain sebaiknya lakukan latihan.

Gunakan potongan kayu lain yang tidak terpakai dan Anda bisa berlatih berulangkali hingga mendapatkan hasil yang diinginkan.

Menciptakan Motif Kayu Jati Belanda Terbakar

Jika Anda merasa kesulitan dengan menciptakan motif dari rubber grain maka Anda perlu mencoba cara yang lain dan mungkin belum pernah Anda bayangkan sebelumnya. Anda bisa membentuk efek kayu terbakar pada kayu jati belanda hanya menggunakan kuas dan air.

Menciptakan motif kayu terbakar yang sama dengan teknik shou sugi ban adalah cara yang tidak sulit dan sangat memungkinkan jika Anda menggunakan cat kayu water based Biovarnish. Warna dari wood stain papua rose Biovarnish memudahkan Anda untuk mendapatkan efek kayu terbakar.

Warna kemerahan dan kehitaman dari papua rose membuat nyata dan akan membuat orang mengetahui bahwa teknik yang Anda lakukan adalah teknik shou sugi ban.

Manakah Motif Kayu Jati Belanda Yang Anda Pilih?

Nah untuk memulai proses aplikasi ini maka sekali lagi Anda perlu  mempersiapkan permukaan kayu jati belanda yang halus dan juga rata. Gunakan amplas dan bersihkan sisa debu pengamplasan hingga bersih.

Langkah pertama adalah mengaplikasikan Biovarnish wood stain papua rose dengan kuas. Anda bisa mencampurkannya terlebih dahulu dengan air perbandingan 1 bahan : 1 air kemudian aplikasikan dengan kuas searah serat kayu.

Sebelum wood stain mengering bersihkan wood stain dengan kain bersih dan juga kering berbahan katun. Hapus wood stain berlawanan arah serat hingga tersisa pada bagian serat kayu, Anda akan melihat bagaimana efek terbakar akan langsung muncul.

Tunggu lapisan wood stain ini kering tanpa harus dijemur di bawah panas matahari. Setelah itu Anda bisa langsung mengaplikasikan Biovarnish clear coat matte yang dicampur dengan sedikit air. Aplikasikan clear coat dengan kuas searah serat kayu kemudian Anda bisa langsung menunggu kering selama 24 jam.

Diamkan kayu jati belanda kering dalam ruangan yang bersih dan juga kering.

Jika Anda melakukan aplikasi ini maka Anda akan langsung merasakan sendiri bahwa langkah aplikasi kayu terbakar hanya dengan kuas dan wood stain lebih mudah dibandingkan dengan menggunakan api sesungguhnya.

Penggunaan api sangat berbahaya dan Anda tidak akan tahu dimana arah angin akan bergerak. Belum lagi aplikasi menggunaan api membutuhkan biaya yang banyak. Anda perlu menggunakan gas dan tekanan api yang tinggi untuk pembakaran sempurna.

Bahkan banyak para seniman yang mengaplikasikan teknik pembakran harus belajar dalam waktu yang lama. Kini hanya dengan produk finishing yang aman dan ramah lingkungan Anda bisa mendapatkan hasil yang sama.

Artikel "Finishing Idea"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH