Mengenal Teknik Faux Finishing dan Aplikasinya dengan Cat Water Based

Mengubah tampilan furnitur lama adalah cara yang mudah sama dengan mengecatnya. Furnitur yang telah dicat ulang bahkan bisa lebih mengesankan daripada sebelumnya. Ada beberapa teknik sederhana yang akan membuat furnitur terlihat unik dan secara profesional diperhalus dengan cat yang baru.

Sebelum Anda mulai menerapkan warna apa pun ke furnitur Anda, pastikan furnitur telah bersih dan halus. Ini sangat penting sehingga apa pun yang Anda lakukan tidak hanya terlihat profesional, tetapi juga mempermudah pekerjaan Anda.

Mengenal Teknik Faux Finishing Dan Cara Aplikasinya Dengan Cat Water Based

Finishing furniture adalah bentuk seni, Anda dapat membuat apa pun yang Anda inginkan. Istilah “distressing” dan “antiquing” sering digunakan secara bergantian di dunia finishing kayu. Teknik-teknik ini dapat digunakan secara terpisah atau bersama-sama untuk mendapatkan tingkat “penuaan” yang Anda inginkan.

Distressing adalah teknik mengecat kayu untuk memberikan karakter generasi penggunaan. Mulailah dengan mengumpulkan hal-hal mendasar dari pembentukan karakter; palu, paku, sekrup, perangkat keras lama, secara harfiah apa pun yang dapat Anda pukulkan ke kayu yang akan meninggalkan bekas.

Antiquing adalah bentuk lain dari distressing menggunakan teknik pengamplasan, untuk memberikan tampilan mebel antik yang telah dirawat dengan baik selama bertahun-tahun tetapi, memiliki sedikit kerusakan alami dan perubahan warna pada pintu, sisi, atau siku .

Sudut dan relung lainnya menunjukkan sisa-sisa “tua” finishing sementara permukaan lebih terbuka tampaknya telah “luntur” oleh waktu dan penggunaan. Penampilan penuaan ini tidak datang dari waktu, tetapi dari teknik finishing sederhana yang dengan sedikit latihan, Anda bisa kuasai.

Selain mengaplikasikan wood stain dan topcoats, proses ini melibatkan pengamplasan selektif “wood stain” dan mengelap “top coat”, jadi sebaiknya gunakan kayu bekas untuk mendapatkan sentuhan langsung bagaimana noda akan terlihat pada kayu tertentu.

Glazing adalah teknik mengecat kayu dengan proses menerapkan warna tembus ke permukaan, dan kemudian menggosok glasir berlebih untuk menciptakan banyak efek.

Crackle pada furnitur: Efek retak pada furnitur sangat mengesankan. Bahkan dapat memberi banyak karakter pada furnitur. Ini memberikan jenis efek antik lain yang dapat melengkapi banyak ide desain yang berbeda tergantung pada pilihan warna Anda.

Ingat untuk memastikan bagian yang Anda kerjakan bersih dan siap untuk dicat. Membersihkan perabot Anda mungkin perlu dilakukan dengan deterjen atau pelarut khusus dan bahkan sedikit pengamplasan.

Beberapa bahan kimia pembersih furnitur dapat meninggalkan residu yang benar-benar bekerja melawan cat Anda. Apa yang sebenarnya Anda lihat adalah cat baru Anda yang terpisah bahkan sebelum ia kering.

Jadi jika Anda menggunakan beberapa bahan kimia pembersih atau debu, itu akan menjadi ide yang baik untuk membersihkannya dengan setidaknya kain yang basah dengan air hangat.

Jika furnitur itu dicat sebelumnya, pastikan hasil akhirnya lancar. Setiap ketidasempurnaan akan terlihat melalui hasil finishing yang baru. Pengamplasan ringan biasanya akan mengatasi ini.

Cara Aplikasi Distressing Faux Finish Pada Furnitur

Furnitur yang menggunakan distressing faux finish adalah tampilan yang indah dan memberikan sepotong furnitur yang memberikan efek waktu. Tampilan ini sangat cocok untuk furnitur yang banyak digunakan dan masih perlu terlihat bagus.

Coffee table, dining table, perabotan anak-anak, dan banyak lagi furnitur yang akan terlihat bagus ketika difinishing denganteknik distressing.

Beberapa orang suka menggunakan dua warna ketika mengecat furnitur dengan teknik distressing. Satu untuk base coat yang solid dan satu lagi untuk lapisan atas dan amplas.

Putih adalah base coat perlu digunakan untuk teknik ini. Warna biru kemudian dicat di atas dan diamplas kembali di daerah tertentu. Ini adalah tampilan yang bagus untuk furnitur anak-anak. Hal ini pasti bisa mengatasi beberapa kerusakan dan masih terlihat bagus. Ini juga menciptakan tampilan yang menyenangkan untuk kamar anak-anak.

Beberapa hanya menyukai satu warna ketika mengecat furnitur dengan teknik distressing, dengan hanya kayu kosong yang terlihat di bawahnya di beberapa tempat.

Inilah hal-hal yang Anda perlukan saat mengecat furnitur dengan teknik distressing:

  • Cat berbasis aier, satu atau dua warna tergantung pada hasil finishing yang Anda inginkan (satu liter untuk setiap warna sudah sangat cukup kecuali Anda sedang mengerjakan furnitur besar, seperti pabrik)
  • Kuas yang dirancang untuk cat berbasis Air
  • Pengamplasan blok atau spons pengamplasan dengan grit sedang dan halus
  • Clear coat Anda bisa menggunakan yang tidak mengkilap seperti cat water based clear coat death matte.
Mengenal Teknik Faux Finishing Dan Cara Aplikasinya Dengan Cat Water Based

Inilah langkah-langkah sederhana untuk mencapai efek distressing ini:

  1. Lakukan pengecatan pada furnitur sesuai pilihan Anda dan biarkan hingga benar-benar kering. Gunakan cat berbasis air karena lebih mudah diamplas dan akan memberikan hasil terbaik nantinya. Jika Anda menggunakan dua warna, lanjutkan hingga pada cat warna teratas Anda pada kayu dan biarkan hingga benar-benar kering.
  2. Sekarang putuskan di mana Anda ingin area-area yang aan muncul efek distressing. Biasanya mereka akan berada di semua sisi dengan tingkat yang bervariasi. Misalnya bagian siku mungkin lebih banyak rusak daripada yang lain. Dan di bagian tengah furnitur Anda akan ingin memilih cat yang masih terlihat jelas. Ini akan membantu terlihat lebih alami tanpa menunjukkan pola apa pun.
  3. Dengan ide Anda di mana Anda ingin mengamplas hingga jelas (Anda bahkan bisa menggunakan pensil untuk memetakan area Anda di perabotan karena Anda akan mengamplasnya), sekarang gunakan amplas dengan grit menenga dan gunakan balok pengamplasan Anda untuk pengamplasan melalui cat untuk mengungkap warna kulit dasar atau warna dasar yang Anda pilih.
  4. Anda ingin efek distressing yang akan diamplas halus tetapi Anda tidak benar-benar ingin menjadi menjadi kasar. Jadi selanjutnya Anda akan menggunakan sisi amplas dengan grit halus seperti nomor 400 dari pengamplasan Anda dan amplas kembali di atas area yang sama sampai berubah menjad bagus dan halus.
  5. Sekarang Anda siap untuk lapisan akhir yaitu clear coat yang akan membentuk lapisan film yang bening. Anda bisa menggunakan cat kayu water based clear coat Biovarnish Death Matte. Hasil akhirnya tidak akan menunjukan kemilau dan memberikan hasil tampilan yang flat pada furnitur Anda. Proses aplikasi sangat mudah yaitu hanya dengan dicampur air kemudian Anda bisa mengaplikasikannya dengan kuas. Tunggu kering selama 24 jam maka Anda akan mendapatkan hasil finishing distressing yang diinginkan.

Tips: Anda akan menggunakan cat water based jadi sebaiknya jangan menjemur furnitur agar cat cepat mengering. Cukup diletakan dalam ruangan bersih dengan ventilasi udara yang baik Anda akan mendapatkan hasil akhir kering sempurna dengan cepat.

Penggunaan jenis cat water based pada teknik distressing ini lebih mudah dibandingkan Anda menggunakan cat solvent yang lama mengering. Jika Anda adalah orang yang sibuk maka dengan cat water based Anda akan menyelesaikan pekerjaan mengecat sendiri hanya dalam waktu satu hari.

Artikel "Based Knowledge"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH