Pengertian Dan Fungsi Sanding Sealer

Apakah Anda sudah mengetahui fungsi sanding sealer? Sebenarnya apakah sanding sealer dan bagaimana cara aplikasi dan hasilnya?

Kegunaan Sanding Sealer

Bagi Anda yang masih awam dalam dunia finishing dan ingin memulai usaha di bidang ini, Anda bisa melakukannya dari belajar. Apakah saja tahapan dari finishing tersebut? Tahapan finishing dimulai dari base coat kemudian main coat ketiga coloring dan terakhir adalah top coat.

Dari keempat tahapan tersebut Anda akan mendapatkan hasil finishing close pore yang memebuat penampilan kayu menjadi lebih indah dipandang secara estetikanya. Tahapan tersebut juga bisa dilakukan dalam proses recoating. Mari kita bahas satu per satu apa saja yang biasa dilakukan para pekerja finishing dalam proses finishing kayu close pore warna transparan.

Berikut tahapan yang secara umum dilakukan :

  1. Base coat, pada tahapan ini Anda akan menutup pori-pori kayu dengan bahan finishing yang disebut dengan dempul untuk kayu. Pori-pori kayu akan ditutup menggunakan dempul sehingga tidak akan memenuhi fungsinya sebagai pori-pori yaitu untuk menyerap kelembapan sehingga kayu tidak cepat lapuk.
  2. Main coat, pada tahapan ini digunakan sebagai lapisan pelindung sekaligus memberikan penampilan di awal. Jika digunakan di atas dempul dan juga coloring juga berfungsi sebagai lapsian intermediate agar lapisan coloring dan juga dempul dapat melekat dengan baik.
  3. Coloring, dalam tahapan ini, Anda akan mendapatkan hasil warna baik itu solid maupun natural. Pemilahn warna akan Anda dapatkan dengan proses coloring ini.
  4. Top coat, lapisan terkahir ini berfungsi untuk menutup warna kayu dan juga memberikan lapisan pelindung yang sangat kuat. Warnanya bening dan memiliki tingkat glossy seperti gloss, doff, death matt, matt, dll.

Melihat dari keempat tahapan bahan finishing yang digunakan manakah tahapan sanding sealer dan bagaimanakah fungsi sanding sealer pada furniture? Sanding sealer termasuk dalam kategori main coat atau intermediete coat dimana akan menghasilkan warna natural transparan. namun ada kalanya sanding sealer difungsikan sebagai base coat manakala kayu tidak membutuhkan proses pendempulan dan pewarnaan. Misalnya saja jenis finishing yang dilakukan adalah finishing open pore natural transparan.

Mengetahui Fungsi Sanding Sealer dan Cara Memilih Sanding Sealer Yang Baik

Pengertian Dan Fungsi Sanding Selaer

Lantas, apa sebenarnya fungsi utama sanding sealer?Apabila kita mengambil dari pengertian secara harfiahnya, kata sanding merupakan bahan lapisan coating untuk membantu proses pengamplasan. Sedangkan kata sealer memiliki arti bahan pelapis yang berfungsi untuk menyegel atau melindungi. Maka kita bisa menarik kesimpulan bahwa sanding sealer yaitu bahan pelapis yang memiliki fungsi untuk melindungi sekaligus untuk membantu memudahkan proses pengamplasan.

Jika Anda sudah mengetahui fungsi sanding selaer, lalu bagaimanakah dengan memilih sanding sealer yang terbaik dan berkualitas? Apakah kriteria sanding sealer yang harus Anda pilih sehingga kualitas dari furniture tetap terjaga? Di Indonesia sangat banyak merk sanding sealer yang dijual tetapi tidak semuanya memiliki kualitas terbaik. Berikut ini beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam memilih sanding sealer yang berkualitas:

  1. Daya Rekat

Jika melihat dari segi perlindungannya maka sanding sealer yang harus dipilih harus memiliki daya rekat yang sangat tinggi. Daya rekat ini akan membuat lapisan film yang kuat dan tidak mudah mengelupas. Setiap produsen cat pasti telah melakukan pengetasan daya rekat pada produk yang diciptakan. Biasanya cara menetas adalah dengan teknik cross cut atau standar test ASTM.

  1. Daya Tutup

Kemampuan daya tutup ini adalah kemampuan sanding sealer dapat menutup seluruh bagian pada furniture. Jika Anda mendapatkan produk sanding sealer yang buruk maka Anda akan kesulitan dalam melanjutkan proses finishng selanjutnya. Daya tutup sanding sealer ini harus berkualitas karena jika tidak permukaan furniture tidak akan berubah menjadi rata.

Selain dua syarat di atas, ada dua syarat lain yang tak kalah penting dan akan mempengaruhi hasil aplikasi serta fungsi sanding sealer. Sanding sealer harus memiliki tingkat kerataan atau daya kerataan yang baik (good self-leveling). Kemampuan untuk meratakan akan mendukung daya tutup sanding sealer.

Syarat lainnya, sanding sealer harus mudah diamplas. Bisa dikatakan sanding sealer yang bagus yaitu yang mudah untuk diamplas atau memiliki good sanding perform. Semakin mudah diamplas, maka hasil aplikasinya akan semakin bagus pula.

Apabila sanding sealer yang Anda dapatkan sudah memenuhi kualitas di atas maka fungsi sanding sealer didapatkan dengan baik. Perlindungan dan juga dari segi penampilan akan terjalani dengan baik.

Penggunaan Sanding Sealer

Untuk mendapatkan fungsi sanding sealer yang akan memberikan penampilan dan juga perlindungan, maka Anda dapat menggunakan salah satu produk sanding sealer yang bagus yaitu BioColours. Produk BioColours Sanding Selaer ini adalah produk water based dimana cara aplikasinya sangat mudah yaitu hanya dengan mencampurnya menggunakan air dan spray system. Untuk lebih lengkapnya Anda bisa mengikuti cara aplikasi berikut ini:

  1. Anda bisa menyiapkan media kayu yang kering dengan MC kayu 12%. Selain itu media kayu juga harus memiliki permukaan yang bersih dari kotoran atau debu kayu bahkan serbuk sisa amplas. Ini akan memudahkan cat lebih mudah melekat pada kayu.
  2. Aplikasikan Wood Filler dengan pisau pallet terlebih dahulu, aplikasikan searah serat kayu kemudian tunggu kering dengan suhu ruangan sekitar 20 menit. Lalu amplas dengan kertas amplas no. 240. Amplas hingga halus dan serat kayu terlihat.
  3. Aplikasikan BioColours Wood Stain sebagai warna dasar sesuai warna pilihan. Campurkan Wood Stain dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air kemudian aduk hingga rata. Aplikasikan dengan spray system ke seluruh permukaan kayu hingga rata dan tunggu kering lagi sekitar 60 menit dan amplas dengan kertas amplas no. 400 hingga halus.
  4. Aplikasikan BioColours Sanding Sealer yang sudah dicampur dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air dan aduk hingga rata. Aplikasikan dengan spray system ke seluruh permukaan kayu dan tunggu kering dengan suhu ruangan tanpa dijemur sekitar 60 menit. Amplas ambang dengan kertas amplas no. 400 hingga halus.
  5. Aplikasikan BioColours Wood Stain yang dicampur dengan topcoat dan air. Campurkan Wood Stain dengan air perbandingan 2 topcoat : 1 wood stain : 1 air kemudian aduk hingga rata. Aplikasikan dengan spray system ke seluruh permukaan kayu hingga rata dan tunggu kering lagi sekitar 60 menit dan amplas dengan kertas amplas no. 400 hingga halus. Fungsi dari aplikasi ini adalah untuk setting warna.
  6. Aplikasikan lapisan top coat yaitu BioColours Clear Coat yang sudah dicampur dengan air perbandingan 2 abhan : 1 air. Semprotkan ke seluruh permukaan kayu dengan rata dan tunggu kering benar sekitar semalaman dan furniture bisa digunakan.

Cara Mendapatkan BioColours Sanding Sealer

Bagi Anda yang ingin segera mendapatkan varian BioColours lengkap Anda bisa mendapatkannya dengan membeli langung ke kantor pusat di Jalan Sidikan no. 94 Sorosutan Yogyakarta. Anda bisa memesan berbagai macam pilihan warna Wood Stain dan juga tingkatan glossy dari top coat yang tersedia. Di sini Anda akan mendapatkan berbagai macam jenis produk water based yang aman dan ramah lingkungan. Bahkan pembuatannya sudah sesuai dengan standar regulasi ECHA (European Chemical Agency) dan US EPA (Enviromental Protection Agency). Maka semua produk terbebas dari toxic.

Untuk pembelian online Anda bisa menghubungi customer service kami di nomor WA 0822 1935 7399 atau 0822 2026 5056. Semoga bermanfaat.

Artikel "Based Knowledge"

About Us

Proses finishing membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishingnya melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2019 WaterBaseCoating.com - All Right Reserved.