Tips dan Teknik Menggunakan Cat Duco Kayu untuk Pemula agar Rapi

Mengecat kayu baik itu furniture atau dekorasi adalah proses yang penting dan hasil yang membuktikan prosesnya. Jika Anda terburu-buru saat proses pengecatan maka hasilnya tentu akan buruk.

Ditambah lagi dengan dengan berbagai jenis cat yang sudah mulai meningkat pembuatannya. Sebenarnya para pabrik pembuat cat telah menciptakan berbagai cat yang lebih mudah digunakan.

Pada zaman dahulu manusia harus menggunakan tumbuh-tumbuhan untuk mendapatkan warna. Baru mengaplikasikannya pada furniture, tentu langkah tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama. Dibandingkan dengan sekarang, mengecat telah menjadi proyek yang mudah dilakukan siapa saja.

Kemudahan didapatkan, namun apakah Anda merasakan mengecat adalah kegiatan seni? Karena terburu-buru dengan hasil maka rasa seni mengecat hilang. Anda hanya berfokus pada hasil tanpa memperhatikan proses seni yang berlangsung.

Padahal seni mengecat sendiri akan menghasilkan finishing furniture lebih baik. Anda bisa mempelajari berbagai macam teknik finishing, persiapan hingga menggunakan jenis cat berkualitas tinggi. Mengecat dengan perencanaan yang tepat akan membantu poses semakin lebih mudah.

Cara Mengecat Layaknya Profesional

Cat duco kayu adalah jenis cat yang paling banyak digunakan dan bisa dibilang lebih mudah. Cat ini lebih mudah dibandingkan dengan pernis untuk hasil natural. Anda bisa menggunakannya pada berbagai macam jenis kayu hingga menutupi cacat pada permukaannya. 

Minatur-tukang-cat-dengan-spray-gun

Merk cat duco kayu terbaik yang saat ini sedang naik daun adalah Bioduco. Cat ini merupakan cat duco yang memiliki dua pilihan warna yaitu solid dan metalik dengan total warna 24. Anda bisa memilih warna sesuai dengan kebutuhan finishing.

Mengapa cat Bioduco harus dipilih? Cat ini yang paling banyak digunakan oleh para profesional. Menggunakannya akan mempermudah Anda untuk mendapatkan hasil sempurna layaknya profesional juga.

Bioduco adalah jenis cat duco kayu yang terbuat dari air sehingga bahan pelarut yang digunakan adalah air. Sebagai cat water based tidak hanya profesional saja yang mendapatkan kemudahan aplikasi tetapi juga para pemula.

Bagaimana cara Anda mendapatkan hasil yang sempurna? Ikuti cara mudahnya berikut ini.

Langkah 1. Tutup area kerja dan pastikan tetap bersih

Anda bisa meletakan plastik besar di lantai area kerja jika Anda akan mengecat furniture. Mencegah lantai atau benda dalam ruangan terbebas dari cat adalah langkah pertama yang harus diingat. Jika Anda akan mengecat tidak di ruang kerja maka pindahkan lampu atau hiasan dinding yang menempel karena bisa saja terkena cat nantinya.

Selain plastik Anda juga bisa meletakan kain kanvas tebal yang tidak dapat ditembus dengan cat. Rekatkan plastik atau kain kanvas dengan isolasi di seluruh ruangan sehingga tidak mudah bergeser dan mengganggu proses pengecatan.

Langkah 2. Bersihkan permukaan substrat kayu

Campurkan baking soda satu sendok teh dengan air hangat. Rendam kain katun kering ke dalam larutan tersebut kemudian peras dan pastikan tidak banyak air lagi yang tersisa. Bersihkan permukaan furniture kayu menggunakan kain tersebut. Cara ini penting untuk menghilangkan kotoran, minyak dan debu halus lainnya.

Langkah 3. Amplas kayu

Mulai pengamplasan permukaan kayu dengan amplas alumunium oxide nomor 180. Pastikan Anda menggunakan masker dan cobalah untuk menghilangkan lapisan cat lama pada furniture. Jika ingin cepat manfaatkan mesin amplas yang membantu Anda untuk mendapatkan pengamplasan rata.

Anda juga bisa menggunakan balok kayu sebagai bantalan pengamplasan jika tidak menggunakan mesin. Balok kayu akan menghasilkan permukaan yang merata. Ganti amplas jika grit sudah mulai halus.

Langkah 4. Bersihkan debu amplas

Jika pengamplasan secara merata sudah selesai dilakukan bersihkan seluruh debu bekas pengamplasan. Mulai dengan menggunakan mesin vakum untuk mengangkat debu kasar dan jangan gunakan blower. Blower hanya akan menyebarkan debu ke seluruh ruangan.

Setelah sebagian besar debu telah terangkat oleh mesin vakum, lanjutkan dengan kain. Basahi kain yang sudah dibasahi air kemudian diperas. Bersihkan debu dengan satu kali sapuan ke satu arah menggunakan kain tersebut.

Langkah 5. Aplikasi Primer Coat

Penting untuk memberikan lapisan primer yang akan menutup warna dan serat kayu. Primer akan membuat warna cat duco menjadi lebih tajam. Gunakan BioColours primer coat dengan cara diencerkan bersama air di wadah terpisah. Gunakan perbandingan 2 bahan : 1 air.

Aduk primer hingga tidak ada yang mengendap kemudian semprotkan ke seluruh permukaan furniture. Pilih spray gun dengan nozzle 1 agar cat keluar sempurna. Pastikan Anda telah mengatur tekanan angin dan jarak pengecatan.

Diamkan furniture yang sudah dilapisi primer kemudian amplas ambang dengan amplas nomor 400. Pastikan Anda membersihkan debu amplas setelah pengamplasan selesai. Jika warna dari primer belum menutup Anda bisa mengaplikasikan beberapa lapisan coating lagi.

Langkah 6. Mengecat furniture

Saatnya untuk menggunakan Bioduco, pilih warna sesuai kebutuhan kemudian larutkan cat. Campurkan dengan air di wadah terpisah menggunakan perbandingan 2 bahan : 1 air. Aduk hingga tidak ada pigmen yang mengendap.

Cat-bioduco

Semprotkan merata ke permukaan furniture kayu. Anda bisa mengikuti langkah sama saat mengecat primer agar hasilnya rata dan halus. Tunggu lapisan mengering sehingga mudah di amplas, dan lanjutkan dengan pengamplasan grit 400.

Bersihkan debu amplas dan perhatikan apakah warna sudah tajam merata? Jika belum Anda bisa mengaplikasikan cat duco sekali lagi.

Langkah 7. Mengaplikasikan top coat

Penting untuk memberikan lapisan top coat karena cat duco sendiri belum bisa memberikan perlindungan dan membentuk lapisan film yang kuat. Top coat akan melindungi furniture dari jamur, rayap serta cuaca. Anda bisa menggunakan BioColours top coat dalam aplikasinya.

Campurkan top coat dengan air di wadah terpisah kemudian campurkan dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air. Aduk rata kemudian semprotkan ke seluruh permukaan kayu. Diamkan lapisan terakhir ini selama semalaman sebelum akhirnya furniture digunakan.

Tips untuk Bekerja dengan Cat Duco

Anda mungkin sudah mengikuti langkah-langkah aplikasi di atas. Kegagalan bisa saja terjadi karena ada beberapa bagian yang tidak Anda lakukan secara detail. Menghindari kegagalan maka ikuti beberapa tips mudah berikut ini.

  1. Pastikan Anda selalu mengaduk cat jika terjadi endapan. Tidak mengisi cat pada tabung spray terlalu penuh adalah langkah yang tepat. Anda bisa selalu mengisi ulang tabung jika cat sudah habis.
  2. Tidak menjemur cat agar cepat mengering juga langkah tepat. Bioduco adalah jenis cat water based yang tidak membutuhkan sinar matahari dalam proses pengeringannya. Anda cukup mengeringkan di dalam ruangan dengan ventilasi udara baik.
  3. Jangan mencampurkan cat solvent di atas atau di bawah lapisan coating water based. Jika Anda akan mengecat furniture lama yang sudah dilapisi cat solvent sebaiknya hilangkan semua lapisan cat lama. Cat water based dan cat solvent tidak dapat merekat satu sama lain.
  4. Pastikan permukaan kayu selalu bersih bebas debu sebelum melapisi cat dengan yang baru. Debu akan menimbulkan beberapa cacat finishing seperti bubble, kulit jeruk, atau menciptakan goresan.

Artikel "Teknik Aplikasi"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH