Perawatan Furniture Baroque agar Warna Tetap Mengkilap dan Awet

Setiap perabotan yang kita miliki hendaklah dirawat dengan sepenuh hati agar tetap awet dan tahan lama. Begitu pula dengan berbagai perabotan dan furniture yang kita miliki. Selain berfungsi sebagai penunjang keidupan kita, furniture juga merupakan sebuah karya seni yang merupakan hasil dari pemikiran dan kreativitas seseorang pengrajin.

Furniture Baroque seperti yang kita ketahui adalah sebuah gaya furniture yang berkembang di akhir abad 16. Berasal dan berkembang pesat dari daratan Eropa membuatnya memiliki ciri dan karakteristik yang mewah, agung, dan elegan. Berhiaskan ukiran sirkular yang lebar dengan bentuk ukiran yang rumit dan detail semakin menambah kemegahan dari perabotan Baroque ini.

Telah dikatakan sebelumnya bahwa selain sebagai perabot rumah, furniture juga merupakan sebuah karya seni. Oleh karena itu untuk bisa terus menikmati keindahannya, kita sudah sepatutnya untuk menjaga dan merawatnya. Agar furniture tetap indah dan awet, mampu bertahan meskipun sudah bertahun-tahun.

Furniture bergaya baroque membutuhkan perawatan yang khusus. Karena furniture jenis ini memiliki desain yang cukup rumit dengan ornamen pahatan dan ukiran yang mampu menyimpan debu jika tidak dirawat secara rutin. Proses perawatannya pun tidak bisa sembarangan karena bisa merusak ukiran maupun warnanya.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat dan menjaga kualitas dari furniture Baroque.

  1. Menempatkannya pada suhu ruang

Udara adalah komponen lingkungan yang langsung berhubungan dengan permukaan furniture. Semakin ekstrim suhu suatu ruangan akan semakin berdampak nyata terhadap furniture Baroque yang Anda miliki. Perlu Anda ketahui bahwa dalam membuat furniture Baroque kebanyakan produsen menggunakan cat dalam melakukan tahap finishing.

Apabila furniture terpapar suhu yang tinggi dalam rentang waktu lama pastilah akan berpengaruh terhadap kulaitas catnya, misalnya cat akan mengelupas sedikit demi sedikit.

Kebalikannya jika suhu yang terlampau dingin dikhawatirkan akan membuat kayu sebagai material dasar pembuatan furniture menjadi lemabab dan rawan ditumbuhi jamur. Oleh karena itu menempatkan furniture Baroque kesayangan Anda di suhu ruang adalah cara bijak untuk menjaganya tetap indah.

  1. Menghindarkan dari kontak dengan air

Air adalah media yang baik yang menjadikan area di sekitarnya menjadi lembab. Apabila sudah lembab, jamur dan bakteri akan mudah untuk berkembang biak. Oleh karena itu, pastikan menempatkan furniture di area yang jauh dari tetesan air atau tempat yang cukup lembab. Jika kondisinya memang lembab, Anda bisa memasang penyerap kelembaban di ruangan tersebut.

  1. Membersihkan secara rutin

Komponen utama dari furniture Baroque adalah ukiran-ukiran yang rumit dan lumatan banyak. Banyak lekukan-lekukan di setiap ukiran dalam furniture Baroque. Jika Anda amati dengan seksama pastilah banyak debu yang bersarang pada ukiran tersebut. Lekukan-lekukan pada ukiran menjadi tempat paling rawan debu maupun sarang serangga.

Rutinlah membersihkan ukiran untuk menghilangkan debu yang menempel. Anda bisa menggunakan kemoceng ataupun Anda bisa menggunakan kain lap kering sehingga bisa menjangkau lebih maksimal. Pada bagian tertentu seperti dudukan kursi, Anda bisa menggunakan vacum cleaner untuk menyedot debu yang ada di bagian sela-sela dudukan kursi.

Ketiga cara tersebut di atas bisa Anda terapkan dalam menjaga dan merawat perabotan bergaya Baroque yang Anda miliki. Semakin maksimal Anda dalam merawatnya semakin tahan lama furniture Baroque  yang Anda miliki dan semakin terjaga pula kualitasnya. Agar furniture terjaga, Ana bisa menggunakan produk polish untuk merawatnya. Gunakan produk Biopolish Linseed Oil yang terbuat dari bahan beeswax, pine oil dan beberapa bahan natural pendukung lainnya untuk merawat furniture Anda.

Produk Biopolish Linseed Oil sangat direkomendasikan karena produk ini mampu memberikan perlindungan ekstra pada furniture. Beeswax diketahui bersifat water resistance dan antioksidan yang mampu menembus hingga jauh ke dalam struktur sel-sel kayu. Sedangkan linseed oil selain mengandung antioksidan yang tinggi ternyata juga merupakan UV-protector yang baik. Pine oil yang terkandung di dalamnya merupakan antiseptic efektif untuk mencegah serangan jamur, bakeri maupun mikroorganisme pengganggu lainnya. Kombinasi bahan-bahan tersebut menghasilkan proteksi yang maksimal untuk furniture, yang mampu menghambat proses pelapukan, maupun mencegah serangan dari faktor luar.

Artikel "Finishing Idea"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH