Warna Cat Finishing Kayu Mahoni Kurang Cocok? Ini Bisa Jadi Solusinya

Penggunaan kayu mahoni sangatlah luas, banyak diolah menjadi furniture and cabinet dalam skala besar. Kayu mahoni juga sering menjadi bahan baku plywood dan berbagai kayu olahan lainya.

Kayu mahoni dalam bentuk timber sangat mudah ditemukan. Hal ini disebabkan penanaman pohon mahoni sangat mudah dilakukan di berbagai daerah. Kayu mahoni adalah kayu yang sangat bermanfaat di antara spesies kayu lainnya.

Tergantung dari manakah pohon mahoni tumbuh, maka warna yang dihasilkan juga akan berbeda. Ada tiga warna yang bisa dihasilkan yaitu abu-abu kecoklatan, merah, orange dan perpaduan ketiganya.

Kayu mahoni yang banyak digunakan di Amerika Serikat diimpor dari Indonesia, Filipina dan Mexico. Kayu mahoni dari Filipina disebut dengan ‘luan mahogany’ yang memiliki warna keabuan. Sedangkan kayu mahoni yang berasal dari Mexico terkenal dengan ‘genuine mahogany’. Memiliki warna merah tinta dan banyak diolah menjadi furniture.

Warna Cat Finishing Kayu Mahoni Kurang Cocok? Ini Bisa Jadi Solusinya

Indonesia sendiri yang menjadi pemasok kayu mahoni memiliki warna merah dan orange. Warna merah yang dihasilkan lebih condong pada warna orange bukan warna merah tinta seperti pada kayu dari Mexico.

Warna-warna yang dihasilkan oleh kayu mahoni seringkali menyulitkan proses finishing. Kayu mahoni memiliki warna yang kemerahan dan seringkali tidak ada pewarna kayu natural atau pigmen yang memiliki warna sama.

Bagi mereka yang menggunakan shellac, tidak akan memilih shellac yang berwarna transparan. Efek menguning akan timbul dan mengurangi warna kemerahan kayu mahoni jangka panjang.

Biasanya mereka akan menggabungkan shellac yang berwarna kuning dan coklat untuk mendapatkan warna kayu mahoni. Namun sekali lagi cara tersebut kurang efektif dan perlu pencampuran yang tepat untuk mendapatkan warna sempurna.

Bagaimana sebaiknya melakukan cat finishing pada kayu mahoni? Anda bisa menemukan jawabannya dalam artikel ini.

Masalah Warna yang Timbul Saat Finishing dengan Kayu Mahoni

Apa saja masalah yang sering timbul ketika melakukan finishing dengan kayu mahoni? Inilah yang harus Anda ketahui sebelum melakukan finishing. Tentu saja untuk menghindari mendapatkan warna kayu mahoni yang tidak sesuai.

Soal finishing kayu mahoni paling cocok diberikan warna transparan. Warna ini akan menonjolkan keindahan kayu yang berwarna kemerahan. Pada saat menggunakan pewarna kayu atau cat clear coat langsung ada beberapa masalah yang akan ditimbulkan.

Berikut ini beberapa masalah warna finishing kayu yang memberikan hasil kurang sesuai pada kayu mahoni:

  • Warna menjadi terlalu gelap

Kayu mahoni yang memiliki warna merah akan menjadi warna yang lebih gelap setelah bahan finishing mengering. Hal ini disebabkan penggunaan plitur yang memiliki pigmen warna. Penambahan pigmen warna ini akan membuat warna menjadi semakin gelap.

Warna kayu kemerahan yang semakin gelap akan menutup serat kayu mahoni yang lurus. Kesan kayu mahoni juga akan hilang karena penggunaan pigmen. Terlebih lagi jika Anda memberikan lapisan warna beberapa kali.

  • Menggunakan wood filler

Kayu mahoni mendapatkan hasil finishing yang transparan dengan pori terbuka tanpa menggunakan wood filler. Penggunaan wood filler bisa merubah warna terutama jika Anda tidak menggunakan wood filler warna mahoni.

Aplikasi dempul justru akan menutup warna dan serat kayu mahoni. Anda akan mendapatkan finishing close pore dan sedikit mengurangi keindahan kayu mahoni. Semakin sedikit lapisan cat semakin baik untuk finishing kayu mahoni.

  • Warna tidak rata

Hasil finishing bisa saja tidak merata, disebabkan karena Anda langsung mengaplikasikan pernis kayu. Diperlukan cat dasar kayu sebelum Anda mengaplikasikan pernis atau plitur kayu.

Warna Cat Finishing Kayu Mahoni Kurang Cocok? Ini Bisa Jadi Solusinya

Pori kayu mahoni lebih cepat menyerap pernis dan berakibat menimbulkan hasil finishing yang tidak merata. Cat dasar kayu akan menutup pori kayu sehingga lapisan cat pernis dapat teraplikasikan dengan rata.

  • Warna mudah memudar

Warna asli dari kayu mahoni sangat mudah memudar. Sebenarnya warna kayu lain juga mudah memudar, namun karena kayu mahoni berwarna merah ketika memudar akan sangat terlihat.

Memudarnya ini dikarenakan perubahan cuaca dan sering terkena panas matahari. Cat yang tidak memberikan perlindungan sempurna tidak dapat mempertahankan warna kayu mahoni.

Cara Finishing yang Cocok Diaplikasikan untuk Mahogani

Menghindari kesalahan finishing dan menghasilkan warna yang tidak diinginkan sebaiknya Anda mempelajari bahan dan cara finishing apa yang cocok. Banyak bahan finishing yang ditawarkan dengan cara aplikasi berbeda.

karakter kayu mahoni yang berwarna merah sebenarnya sangat mudah dalam hal finishing. Anda tidak membutuhkan banyak produk dan lapisan coating. Proses finishing bisa menjadi lebih singkat daripada yang Anda bayangkan.

Jika Anda ingin melakukan warna kayu mahoni asli maka cara finishing kayu natural perlu diterapkan. Berikut ini dua pilihan finishing untuk kayu mahoni:

  • Poles kayu

Finishing dengan cara memoles kayu mahoni adalah cara paling mudah untuk dilakukan. Bahan poles yang digunakan sangat bervariasi. Cara kerja bahan ini adalah melakukan penetrasi ke dalam pori kayu.

Anda hanya perlu mempersiapkan produk poles kayu dan juga kain kering untuk memoles. Kayu mahoni yang akan dipoles harus diamplas terlebih dahulu dan dibersihkan dari debu amplas.

Warna Cat Finishing Kayu Mahoni Kurang Cocok? Ini Bisa Jadi Solusinya

Bahan poles yang dianjurkan adalah Biopolish Linseed Oil atau Biopolish Beeswax. Keduanya akan membuat kayu mahoni lebih mengkilap tidak dengan lapisan coating dan tampak natural.

Cukup ambil sedikit bahan dengan kain kering kemudian usapkan merta sambil ditekan. Setiap aplikasi Anda tidak perlu mengambil banyak bahan cukup tipis saja. Proses pemolesan kayu mahoni perlu dilakukan satu bulan sekali untuk mendapat perawatan yang cukup.

  • Finishing kayu water based

Cara finishing kedua untuk mendapatkan warna yang cocok adalah memberikan lapisan coating. Lapisan coating yang wajib digunakan adalah cat water based, karena cat yang terbuat dari air memberikan hasil transparan dibandingkan cat bahan lainnya.

Anda tidak perlu memberikan wood stain karena hanya dua produk saja yang digunakan. Kedua produk ini akan menghasilkan warna mahoni asli. Pertama adalah sanding sealer, produk ini berfungsi untuk menutup pori kayu. Inilah cat dasar kayu yang sangat penting diaplikasikan sebelum pernis kayu.

Kedua adalah pernis atau yang kini dikenal dengan top coat. Produk ini memiliki berbagai tingkat kilap mulai dari gloss hingga matte. Warna transparan yang dihasilkan akan memperlihatkan keindahan kayu mahoni.

Warna Cat Finishing Kayu Mahoni Kurang Cocok? Ini Bisa Jadi Solusinya

Alat finishing kayu yang disarankan untuk hasil halus merata adalah spray gun. Aplikasi cat menggunakan spray gun memang boros namun hasilnya lebih halus dibandingkan menggunakan roll atau kuas.

Cat water based yang direkomendasikan adalah merk BioColours. Cat kayu BioColours adalah cat yang memberikan transparansi tinggi tahan lama. Kayu mahoni akan terlindungi dengan warna transparan selama kurang lebih 3 tahun.

Perlindungan yang lama ini tentu berhubungan dengan warna kayu. Anda tidak perlu takut akan warna kayu yang luntur karena panas atau perubahan cuaca. Produk BioColours akan melindungi kayu mahoni dan menampilkan warna tahan lama.

Proses aplikasi yang perlu diingat, diawali dengan BioColours sanding sealer. Setelah itu Anda bisa mengaplikasikan BioColour top coat sesuai tampilan yang dibutuhkan.

Artikel "Finishing Idea"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH