Trik Aplikasi Wood Filler untuk Menutup Retakan Kayu

Kemunculan retakan kayu pada kayu adalah hal yang sangat wajar. Retakan ini bisa diperbaiki dengan mengaplikasikan wood filler atau wood putty. Cara mengaplikasikannya harus benar supaya retakan pada permukaan kayu tidak nampak usai diperbaiki. 

Tampilan kayu yang retak sangat mengganggu khususnya pada furnitur antik. Retakan juga bisa jadi sumber kerusakan pada kayu yang membuat rayap bersembunyi atau jamur mucul.

Alasan kayu retak yang paling umum adalah karena cuaca. Panas dan dingin yang berganti terus menerus mempengaruhi kondisi kayu. Sering memuai dan menyusut adalah karakteristik kayu yang membuat retakan muncul. 

Wood filler dan wood putty adalah solusi yang paling praktis, tapi manakah yang lebih baik? Anda harus tahu juga bagaimana cara menggunakannya dengan benar. Jangan lupa pilih juga produk terbaiknya untuk digunakan.                                                                                                                                                                                                        

Wood Filler dan Wood Putty, Mana yang Efektif Menutup Retakan? 

Sama-sama bekerja sebagai dempul kayu namun wood filler efektif untuk finishing kayu warna natural. Wood filler adalah bahan yang bisa digunakan untuk memperbaiki objek kayu. 

Hanya saja, karena partikel dari wood filler lebih kecil maka perbaikan yang digunakan pun terbatas pada lubang berukuran kecil saja. Anda harus berhati-hati dalam menggunakan wood filler untuk lubang besar, terutama retakan kayu. 

Baca Juga:  3 Faktor Penting Aplikasi Cat Furnitur untuk Tampilan Kayu Usang

Berbeda dengan wood filler, fungsi wood putty justru untuk memperbaiki kerusakan besar seperti lubang bekas paku bahkan retakan. Kebanyakan wood putty terbuat dari bahan solvent, walaupun tidak memungkinkan juga ada yang water based. 

Warna wood putty juga seperti dempul untuk dinding yaitu putih keabu-abuan sehingga kebanyakan digunakan untuk finishing warna solid. Partikel dari wood putty juga lebih besar sehingga kemampuannya menutup kerusakan lubang besar juga lebih baik. 

Lalu manakah yang lebih baik untuk digunakan menambal retakan kayu? Anda bisa menggunakan keduanya atau salah satu. Tak masalah jika Anda hanya memiliki wood filler di rumah karena ada trik untuk mengatasi lubang besar. 

Lain halnya dengna wood filler, wood putty bisa digunakan untuk menutup lubang pada finishing natural asalkan di atasnya dilapisi kembali dengan wood filler. Tujuannya untuk meratakan warna serta tidak lupa untuk mengaplikasikan wood stain.  

Penggunaannya memang fleksibel, tapi jika Anda ingin menggunakan wood filler ada sedikit trik yang perlu dilakukan. 

5 Langkah Perbaikan Retakan Kayu dengan Wood Filler

Perbaikan menggunakan wood filler pada retakan kayu bisa Anda lakukan dengan menggunakan tambahan serbuk kayu. Walau ada juga teknik dowel tapi hanya berfungsi untuk kerusakan dalam bentuk lubang. 

Karena retakan kayu bentuknya bisa tidak beraturan, maka serbuk kayu adalah bagian paling penting. Serbuk kayu yang digunakan memiliki syarat tertentu, pertama harus sangat halus dan kedua memiliki warna sama dengan kayu. 

Jadi, jika Anda ingin menambal retakan kayu jati gunakan serbuk kayu dari kayu tersebut atau yang memiliki warna sama. Jangan lupa juga untuk memilih wood filler jati agar warnanya lebih sempurna. 

Nah untuk langkah memperbaikinya sendiri ikuti petunjuk berikut ini. 

  • Mempersiapkan permukaan kayu

Walaupun disebut dengan perbaikan tapi ini adalah bagian dari finishing, jadi persiapan sangat dibutuhkan. Anda bisa mengampelas seluruh permukaan kayu dan fokus pada bagian retakan. 

Baca Juga:  Grosir Cat Kayu Aman BioVarnish Untuk Tampilan Baru Pada Kusen

Akan lebih baik lagi jika Anda bisa mengampelas sampai pada bagian dalam retakan dan menghaluskannya. Namun, Anda juga bisa mengampelas hanya pada bagian permukaan retakan kayu. 

Anda juga bisa menggunakan benda tumpul untuk membantu membersihkan bagian dalam retakan. Pastikan bagian dalamnya tidak terdapat kotoran yang menyumbat karena akan mengganggu filler untuk melekat. 

Setelah itu, bersihkan debu residu dari ampelas menggunakan kain bersih.

  • Mencampurkan wood filler dengan serbuk kayu

Ada trik tersendiri bagaimana proses pencampuran dilakukan. Kebanyakan orang akan mengandalkan lem dan serbuk kayu. Sayangnya, efeksamping yang ditimbulkan adalah warna cat saat pengecatan tidak merata. Hal ini diisebabkan sifat lem yang tidak berpori. 

Anda bisa mulai mempersiapkan satu bagian serbuk kayu dan wood filler. Pergunakan perbandingan yang sama, kemudian campurkan serbuk kayu sedikit demi sedikit pada wood filler. Bentuk wood filler yang tadinya kental akan menjadi sedikit lebih padat. 

Ketika wood filler hampir berbentuk seperti pasta yang lebih padat lagi Anda bisa mengaduknya terus. Jangan sampai terlalu padat karena sulit untuk dimasukan ke dalam retakan. 

Tekstur yang tepat berbentuk seperti lilin yang lembek dan mudah diaplikasikan dengan scrape. 

  • Trik untuk menyamakan warna

Apabila Anda tidak menemukan wood filler dengan warna sama atau serbuk kayu itu sendiri, maka ada trik terakhir yang bisa digunakan. Anda hanya perlu menentukan warna akhir dari stain kemudian mencampurkannya pada adonan filler yang tadi telah dibuat. 

Proses pencampuran memang tidak bisa dilakukan dengan cepat dan Anda harus mendapatkan warna yang sama dengan stain. Anda bisa memberikan campurkan setetes demi setetes terlebih dahulu. 

Kemudian mengaduknya sampai rata dan akhirnya mendapatkan warna sesuai dengan keinginan atau sama seperti kayu. Pastikan juga bahwa wood filler yang digunakan bisa dicampur dengan stain. 

  • Mengaplikasikan wood filler pada retakan
Baca Juga:  Produsen Cat Kayu Biovarnish Water Based Menyediakan Beragam Warna

Cara aplikasi adonan wood filler cukup mudah. Anda cukup mengusapkan adonan merata ke permukaan retakan. 

Tekan-tekan wood filler dengan scrape sampai pada dasar retakan kemudian tumpuk kembali sampai permukaan merata. Pastikan tidak ada bekas retakan yang terlihat setelah dilapisi dengan filler. 

  • Menunggu kering dan mengampelas

Usai filler diaplikasikan tunggu kering sesuai proses pengeringan yang dijelaskan pada kemasan wood filler. Biasanya setelah kering, wood filler akan sedikit menyusut. 

Aplikasikan filler yang sudah kering bisa dilakukan proses pengampelasan permukaannya sampai halus. Setelah proses ini, bekas retakan kayu tidak akan terlihat kembali. 

Wood Filler Terbaik yang Mampu Menutup Retakan Kayu

Trik yang tepat bisa Anda lakukan tapi jangan lupa juga bahwa produk berperan sangat besar. Sebaiknya gunakanlah wood filler water based yang aman dan memiliki formula tidak mudah ambles atau peeling. 

Biovarnish Wood Filler adalah pilihan tepat yang bisa Anda gunakan. Untuk urusan retakan pada permukaan kayu, kemampuannya menutup sangat baik. Cara aplikasinya pun sangat mudah dan proses pengeringannya tidak perlu dijemur. 

Soal warna, Biovarnish Wood Filler menyediakan empat jenis warna yaitu mahoni, ramin, sungkai dan juga jati. Jika Anda ingin menggunakan stain, bisa menambahkan liquid stain di atas lapisannya agar warna jadi lebih menarik. 

Apabila Anda ingin melarutkan wood filler dengan tujuan menutup pori kayu, cukup ditambahkan sedikit air saja. Dengan begitu filler akan lebih mudah untuk diaplikasikan.

Harga Biovarnish wood filler  juga cukup terjangkau untuk finishing skala kecil atau besar. 

Di manakah tempat jual wood filler Biovarnish yang terpercaya? Anda bisa melakukan pembelian produk Biovarnish langsung melalui link marketplace berikut ini.

  1. https://shopee.co.id/biovarnish.official
  2. https://www.bukalapak.com/u/agen_biovarnish
  3. https://www.tokopedia.com/bioindustries  

Artikel "Teknik Aplikasi"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH