Perbaikan Furniture Kayu Retak yang Benar dengan Wood Filler

Jangan buang dulu furnitur kayu yang retak di rumah karena mungkin saja Anda bisa melakukan perbaikan furniture kayu retak tersebut dengan wood filler dan mengembalikan tampilannya seperti semula. 

Retakan pada furniture cukup mengganggu dan jadi sumber kekhawatiran karena mempengaruhi struktur kayu. Jika digunakan sebagai kursi, retakan yang tidak segera diperbaiki bisa membahayakan orang yang menggunakannya. 

Untung saja untuk memperbaiki furniture kayu, Anda bisa melakukannya sendiri di rumah. Hanya dengan wood filler yang tepat, retakan dapat ditutup dan diperbaiki. Anda hanya perlu mengetahui cara aplikasi wood filler dengan benar. 

Setidaknya ada lima tahapan yang bisa Anda terapkan saat perbaikan menggunakan produk wood filler. Apa saja itu? 

Tahapan Perbaikan Furniture Kayu Retak dengan Wood Filler

Tidak membutuhkan waktu yang lama jika Anda ingin memperbaiki retakan pada furnitur. Cukup luangkan waktu setengah hari, furnitur akan bisa segera digunakan kembali. Anda yang tidak menekuni hobi perkayuan juga bisa melakukannya sendiri. 

Supaya tidak salah langkah, berikut ini lima tahapan yang bisa Anda lakukan selama proses perbaikan. 

Langkah 1. Mengampelas Area Retakan

Prosesnya dimulai sama seperti ketika hendak mengecat yaitu pengampelasan. Anda hanya perlu mengampelas pada area retakan saja, baik itu dalam retakan atau luar. Jangan lupa untuk membersihkan bagian dalam retakan agar bebas dari kotoran menumpuk. 

Gunakan scrape untuk menjangkau area retakan yang dalam. Tujuannya agar wood filler dapat melekat sampai bagian dalam dengan sempurna. Gunakan ampelas aluminium oxide nomor 180, kemudian lanjutkan dengan nomor 220. 

Hindari menggunakan amplas yang terlalu kasar karena bisa mempengaruhi permukaan area retakan. Jika pengamplasan sudah selesai, Anda bisa membersihkan serbuk kayu secara keseluruhan dengan kain atau vakum. 

Langkah 2. Membuat Campuran Wood Filler dan Serbuk Kayu

Perbaikan furniture kayu retak dengan wood filler mungkin membutuhkan campuran wood filler dan serbuk kayu. Jika biasanya hanya menggunakan serbuk kayu dan lem kayu, kini campurannya bisa diganti dengan wood filler. 

Kelebihannya menggunakan wood filler adalah warna dari stain nanti akan lebih merata karena wood filler dapat menyerap warna lebih baik dibandingkan lem kayu. Gunakanlah wood filler dari brand Biovarnish yang warnanya sama dengan furnitur. 

Serbuk kayu pilih yang halus dan dari jenis kayu sesuai furniture agar warnanya tepat. Proses pencampuran dilakukan sampai bahan bisa dibentuk dengan mudah dan tidak terlalu padat.

Campuran wood filler ini akan digunakan untuk mengisi bagian retak sampai pada area paling dalam. Dengan begitu perbaikan yang dilakukan bisa bertahan lebih lama. 

Langkah 3. Mengisi Retakan dengan Campuran Wood Filler

Apabila Anda sudah membuat campuran antara wood filler dengan serbuk kayu, saatnya untuk mengaplikasikannya pada retakan. Caranya mudah, tinggal tempelkan campuran tersebut pada retakan. 

Agar campuran filler bisa masuk sampai bagian dalam retakan, tekan menggunakan scrape atau benda tumpul. Isi sampai penuh hingga permukaan kayu, kemudian ratakan dengan scrape dan tunggu sampai kering. 

Cukup menunggu tanpa dijemur selama 20 menit saja, wood filler akan mengering.  Lanjutkan dengan pengampelasan area yang sudah diisi dengan wood filler. Lakukan searah dengan serat kayu agar hasilnya rapi dan halus. 

Langkah 4. Pengulangan Aplikasi dengan Wood Filler 

Permukaan kayu yang sudah diisi dengan campuran wood filler tadi setelah di ampleas biasanya masih akan terasa cekung. Alasannya karena wood filler akan turun dan menciptakan ikatan pada pori kayu di dalam retakan. 

Untuk membuat permukaan retakan lebih rata, Anda bisa melapisinya dengan wood filler. Anda bisa menggunakan wood filler tanpa campuran serbuk kayu. Proses aplikasinya juga secara keseluruhan sampai permukaan kayu lainnya. 

Caranya, campurkan Biovarnish Wood Filler dengan sedikit air agar mudah diaplikasikn, lalu ratakan ke permukaan furniture menggunakan scrape atau kain katun kering. Usapkan campuran Biovarnish Wood Filler sampai masuk ke permukaan kayu. 

Selanjutnya prosesnya sama, tunggu 20 menit kemudian ampelas. Setelah proses akhir ini, Anda akan melihat bekas retakan tidak lagi muncul dan permukaan kayu menjadi lebih halus. 

Langkah 5. Aplikasi Sanding Sealer dan Liquid Stain 

Perbaikan furniture kayu retak dengan wood filler tidak selesai sebelum Anda melapisi permukaan kayu dengan sanding sealer atau stain. Tujuannya adalah untuk menutup belang akibat perbaikan pada retakan tersebut. 

Meskipun Anda sudah menggunakan wood filler dan serbuk kayu yang warnanya sama dengan furnitur, bekas belang akan tetap terlihat. Langkah perbaikannya adalah dengan mengaplikasikan Biovarnish Liquid Stain. 

Anda cukup memilih warna yang sesuai dengan furniture kemudian mengaplikasikannya. Caranya, dengan melarutkan stain menggunakan pelarut air dengan perbandingan 2:1. 

Kuas stain pada area retakan sampai merata. Lakukan  tipis saja. Jika masih tampak belang Anda bisa mengulanginya nanti. Tunggu stain mengering selama 60 menit tanpa harus dijemur. Ampelas ambang dengan menggunakan ampelas aluminium oxide nomor 400. 

Jika sudah selesai Anda bisa mengaplikasikan sanding sealer dari Biovarnish juga dengan cara yang sama. Sanding sealer akan memberikan perlindungan warna dari stain sehingga warna belang bekas retakan tak akan timbul kembali. 

Penyebab Retaknya Kayu yang Perlu Diwaspadai 

Biovarnish wood filler tidak hanya bisa memperbaiki retakan furniture tetap juga menambal pintu berlubang atau masalah tekstur pada kayu. Soal cara perbaikannya kurang lebih sama dengan yang sudah dijelaskan di atas. 

Furniture yang sudah diperbaiki perlu perawatan yang lebih ekstra. Meskipun retak akibat pemakaian tidak bisa dihindari, setidaknya furniture bisa memiliki tampilan indah dalam waktu lama. 

Lalu apa yang jadi penyebab kayu jati retak atau furniture di rumah mudah rusak? Ada beberapa hal yang perlu Anda waspadai berikut ini. 

• Kursi kayu terjatuh

Pada saat Anda membersihkan area lantai dan meletakkan kursi di atas meja, retakan bisa terjadi karena kursi terjatuh. Hal ini biasanya sering terjadi pada kursi-kursi di kafe. Apabila kursi menggunakan jenis kayu lunak seperti pinus retakan akan cepat terjadi. 

• Paku atau Baut yang Lepas 

Retakan juga akan muncul ketika pembentuk struktur seperti baut dan paku terlepas. Kursi atau meja yang sering digunakan membuat area lubang bekas paku atau baut semakin membesar. 

• Memindahkan Furniture

Ketika Anda ingin memindahkan meja atau kursi, biasanya hanya bagian atas saja yang diangkat menyisakan kaki meja atau kursi menggantung. Sambungan antara kaki dan bagian atas meja mudah terlepas dan ketika diletakkan dengan kasar bisa menimbulkan retakan. 

Setelah mengetahui apa yang bisa menjadi penyebab retaknya furniture Anda tentu harus menghindarinya. Apalagi jika Anda sudah menggunakan dempul kayu terbaik Biovarnish untuk memperbaiki retakan. 

Pastikan saat perbaikan Anda menggunakan Biovarnish Wood Filler dengan pilihan warna tepat dan cara yang benar.

Untuk pembelian produk Biovarnish Wood Filler, Biovarnish Liquid Stain,  dan Biovarnish Sanding Sealerbisa dilakukan melalui link berikut ini. 

  1. https://www.tokopedia.com/catkayu 
  2. https://www.bukalapak.com/u/catwaterbased 
  3. https://shopee.co.id/biovarnish.official 

Artikel "Teknik Aplikasi"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH