Panduan Sederhana Bagi Pemula untuk Mengecat Kayu Peltogyne

Dengan warna yang keunguan, mengecat kayu Peltogyne tidak sesulit yang dibayangkan. Cat yang dibutuhkan juga cukup dengan sanding sealer dan pernis.

Bosan dengan warna kayu merah dari mahoni? Anda bisa mencoba menggunakan kayu peltogyne yang berwarna keunguan. Tampilan kayu warna ingin cukup indah dan tak kalah dengan warna kayu merah atau kecoklatan seperti jati. 

Soal cara mengecat kayu peltogyne sebenarnya tak jauh berbeda dengan proses mengecat kayu lainnya. Ada satu trik khusus yang bisa Anda ikuti sebagai pembeda dengan cara yang dilakukan pada umumnya. Agar warna ungu terlihat maka Anda bisa mengandalkan pernis kayu.

Apa itu Kayu Peltogyne

Peltogyne emiliki istilah atau sebutan lain sebagai purple heart wood. Ada juga yang menyebutnya amaranth. Kayu ini merupakan salah satu jenis tanaman yang tumbuh di hutan tropis daerah Amerika Tengah dan Selatan. 

Beberapa negara yang memproduksi kayu peltogyne antara lain adalah Mexico sampai Brazil. Mengingat asalnya yang jauh, jika dijual di Indonesia tentu harganya sangat mahal.

Ketika panen, kayu memiliki warna coklat terang setelah dipotong. Warna coklatnya kemudian akan berubah perlahan menjadi keunguan setelah terekspos dengan sinar uv. Semakin sering terkena sinar uv warnanya akan berubah menjadi semakin gelap. 

Oleh karena itu, kebanyakan produsen kayu mengeringkannya dengan tujuan untuk menghentikan perubahan warnanya. Selain itu, usai dikeringkan dengan benar kualitas kayu meningkat jadi lebih keras dan tahan air. 

Kualitas kayunya sendiri tak kalah jauh dengan kayu jati asal Indonesia. Oleh karena tingkat kerasnya itulah yang membuat kayu peltogyne cukup sulit untuk diolah. Arah serat kayunya lurus dan bergelombang dengan tekstur yang cukup halus. 

Kayu ini paling sering digunakan untuk pembuatan lantai hingga furnitur. Soal mengecat kayu peltogyne, cara paling mudah adalah dengan mengaplikasikan sanding sealer dan pernis saja. Tujuannya untuk mempertahankan tampilan warna ungunya. 

Cara Mengecat Kayu Peltogyne agar Natural Transparan

Ada banyak tipe cat kayu yang bisa digunakan untuk hasil warna natural. Kebanyakan pemula hanya mengira bahwa pernis saja cukup untuk hasil transparan. Pada kenyataannya memberikan pernis saja tidak cukup untuk menambah perlindungan kayu. 

Ada dua jenis cat yang harus diaplikasikan secara bertahap yaitu lapisan dasar berupa sanding sealer. Baru pada lapisan kedua adalah clear coat. Untuk clear coat ini, Anda bisa menggunakan matte atau gloss.

Soal kedua jenis cat ini, Anda bisa menggunakan produk Biovarnish yang memberikan tampilan transparan tanpa perubahan warna. Bagi Anda yang masih pemula dan ingin mengecat kayu peltogyne, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut. 

Langkah 1. Persiapan Kayu Peltogyne

Persiapan sebelum mengecat kayu yang harus dilakukan adalah mengampelas dan membersihkan semua kotoran yang menempel pada media kayu. Kotoran ini bisa berupa debu atau pasir yang menempel. Ada juga kotoran yang perlu dibersihkan dengan ampelas. 

Sifat kayu peltogyne yang keras akan membuat Anda menghabiskan banyak waktu dalam mengampelas. Oleh karena itu, sebaiknya manfaatkan mesin ampelas agar bisa menghemat lebih banyak waktu. Anda bisa mulai dengan ampelas nomor 150 kemudian berganti ke 180. 

Jika permukaan sudah menjadi halus, ampelas terakhir yang digunakan adalah nomor 220. Setelahnya, Anda bisa membersihkan debu ampelas dengan mesin vakum supaya pori kayu tidak tersumbat. 

Langkah 2. Pemberian Lapisan Dasar

Mengingat Anda akan memperlihatkan warna keunguan asli dari kayu, sebaiknya langsung aplikasikan Biovarnish Sanding Sealer. Lapisan dasar ini akan bekerja menutup pori kayu dan mempertahankan warna kayu. 

Biasanya usai diaplikasikan sanding sealer, warna kayu yang tadinya pucat akan berubah jadi lebih tajam. Nantinya pernis akan cepat merata di atas sanding sealer yang kering. Langkah aplikasi yang bisa diikuti adalah sebagai berikut:

  1. Campurkan Biovarnish sanding sealer dengan air, perbandingannya 2:1. Aduk hingga merata. 
  2. Kuas sanding sealer ke permukaan kayu peltogyne harus searah dengan serat kayu. 
  3. Tunggu cat mengering kurang lebih 60 menit. Proses ini tidak membutuhkan pengeringan langsung di bawah sinar matahari.
  4. Setelah selesai, ampelas permukaannya dengan ampelas 400. 

Langkah 3. Menggunakan Pernis Kayu

Lapisan terakhir yang dibentuk adalah pernis. Anda bisa menggunakan Biovarnish Clear Coat sebagai pengganti lapisan pernis. Proses pengecatannya adalah sebagai berikut.

  1. Campurkan Biovarnish Clear Coat dengan air perbandingannya 2:1, lalu aduk hingga merata.
  2. Kuas pernis ke permukaan kayu juga menyesuaikan arah serat. Anda bisa aplikasikan tipis saja karena nanti bisa dilakukan pengulangan. 
  3. Diamkan pernis agar kering selama 60 menit lalu ampelas ambang. 
  4. Ulangi kembali langkah kedua dan ketiga. Pada lapisan bagian terakhir ini, biarkan kering selama semalaman. 

Selama pengeringan kayu, Anda bisa mendiamkannya dalam ruangan. Pastikan saja ruangan kering bebas debu. Hasilnya Biovarnish akan memberikan warna keunguan yang lebih tajam, kayu peltogyne pun jadi lebih indah. 

Produk Biovarnish sendiri untuk finishing kayu peltogyne bisa Anda peroleh melalui beberapa link marketplace berikut ini.

Artikel "Finishing Idea"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH