Mengecat tanpa Mengamplas, Bisa dilakukan dengan Chalk Paint

Banyak orang mengira bahwa mengecat harus selalu dilakukan dengan cara mengamplas. Apakah benar? Fungsi dari mengamplas sebuah furniture adalah untuk persiapan agar lapisan cat dapat meresap dan menempel. Hal ini memang benar, khususnya pengamplasan untuk persiapan media.

Mengamplas menjadi hal yang wajib, karena berfungsi untuk menghaluskan permukaan kayu serta mengangkat kotoran yang menempel. Nah bagaimana dengan pengamplasan antar lapisan coating. Langkah ini sebenarnya bisa untuk tidak dilakukan, hanya saja jenis cat yang digunakan harus tepat.

Biasanya mengamplas permukaan antar lapisan cat berfungsi untuk menciptakan goresan halus. Makan pengamplasan pun harus dilakukan dengan cara ambang dan memanfaatkan kertas amplas yang sangat halus.

Namun kini tidak lagi, jika Anda menggunakan cat dengan daya rekat yang sangat baik dan daya tutup baik tidak perlu pengamplasan ambang. Sebab daya rekat dan tutup yang tinggi sudah bisa melapisi cat dalam satu kali lapisan. Jadinya Anda tidak perlu mengamplas antar lapisan.

Apakah Cat yang Tepat untuk Mengecat tanpa Mengamplas?

Jawaban dari pertanyaan ini adalah Bioduco chalk paint. Cat yang memiliki daya rekat dan tutup tinggi ini adalah primer coat. Nah apa itu primer coat? Cat ini adalah jenis cat dasar kayu yang biasa digunakan sebagai dasaran untuk aplikasi cat solid.

Produk Chalk Paint

Hanya saja, chalk paint bukanlah primer biasa, cat ini sudah memiliki warna jadi Anda tidak perlu lagi mengaplikasikan cat solid. Daya tutupnya yang sangat tinggi memungkinkan Anda untuk mengaplikasikannya satu kali saja. Jadi tidak perlu kegiatan mengamplas yang penuh debu.

Kegiatan mengamplas adalah bagian dari proses finishing yang seringkali dianggap memakan waktu. Jadi dengan menggunakan Bioduco chalk paint, Anda akan menghemat waktu dua kali lipat, tanpa mengamplas dan tanpa mengulangi lapisan coating. Jadi apakah Anda akan menggunakannya?

Tak Hanya Mengamplas tetapi juga Aman

Apa yang istimewa dari Bioduco chalk paint bukan hanya soal mengecat tanpa amplas, tetapi juga keamanannya. Dibandingkan mengecat dengan cat solid yang kaya akan logam berat, chalk paint Bioduco justru rendah logam berat. Artinya kandungan toxic yang disebarkan tidak setinggi cat solid.

Justru inilah yang sebenarnya dibutuhkan oleh pengecat pemula seperti ibu rumah tangga dan juga penghobi. Mereka tidak membutuhkan cat yang mengeluarkan bau dan sulit untuk diaplikasikan. Saat proses pengeringan berlangsung, cat tidak akan mengeluarkan gas berbahaya.

Biasanya bau yang menyengat ditambah dengan proses penjemuran harus dilakukan. Karena keamanan yang tinggi, cat tidak mengeluarkan bau bahkan proses kering hanya perlu dilakukan dalam ruangan. Jadi tak hanya aman, proses keringnya pun akan cepat tanpa penjemuran.

Pilihan Warna yang Menarik dengan Nuansa Pastel

Satu lagi yang membuktikan bahwa Bioduco chalk paint aman tidak mengandung logam berat. Pilihan warna pastel yang sangat menarik, artinya tidak banyak pigmen yang digunakan. Pigmen yang banyak biasanya akan menimbulkan warna terlalu mencolok, hal ini terjadi pada cat solid.

Ada 20 pilihan warna pastel yang disediakan, Anda bisa menggunakan warna sesuai kebutuhan. Warna-warna pastel cocok digunakan untuk furniture dengan gaya vintage dan juga shabby chic. Jika Anda menggunakan pada kamar anak, pilih warna yang terang seperti pink dan kuning.

Tanpa mengamplas, Anda bisa mewujudkan hasil warna yang halus seolah-olah seperti di amplas padahal hanya dengan kuas. Kuncinya adalah terdapat pada teknik penguasan yang tepat bebas brush mark.

Teknik Penguasan Bebas Brush Mark

Bagaimana bisa menguaskan cat tanpa menimbulkan brush mark? Belum lagi tidak menggunakan proses pengamplasan untuk menghaluskan permukaan cat. Menggunakan Bioduco chalk paint memungkinkan semua proses menjadi lebih mudah. Cukup dengan pemilihan jenis kuas dan teknik mengaplikasikannya.

Kuas yang sebaiknya digunakan adalah kuas dengan bulu nilon. Pilih kuas berbentuk bulat yang akan menyimpan banyak cat dan mengaplikasikannya dengan lebih besar. Bulu kuas yang dipilih juga lebih halus, pada bagian ujungnya meruncing.

Beberapa teknik pengaplikasian kuas untuk menghaluskan yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut.

  1. Tarik sapuan kuas yang panjang hingga dari ujung ke ujung.
  2. Kuas agak sedikit diangkat sehingga bulu tidak terlalu menekan terlalu dalam.
  3. Ciptakan sudut 45 derajat pada saat menarik kuas ke belakang jangan ke depan.
  4. Sapukan kuas berurutan dari atas ke bawah bukan ke samping jadi arah horizontal.
  5. Pada bagian sudut dalam, sebaiknya tutul kuas secara perlahan.

Proses Pengecatan Chalk Paint Tanpa Amplas

Proses Mengecat

Ada tiga tahapan mengecat dengan Bioduco chalk paint yang harus diperhatikan yaitu persiapan, pengecatan dan pemolesan. Ketiga langkah ini dilakukan secara berurutan. Persiapan lebih mengarah pada furniture yang akan dicat, pengecatan mempraktekan teknik penguasan yang halus.

Khusus pemolesan adalah dengan wax atau beeswax. Beberapa alternatif beeswax adalah menggunakan top coat matte. Sehingga hasil finishing chalk paint nantinya akan lebih terlindungi dan bisa bertahan lebih lama.

Persiapan Mengecat

Kini saatnya untuk mempersiapkan proses pengecatan. Ruangan harus berventilasi udara yang baik dan memiliki pencahayaan yang terang. Proses pembersihan material dilakukan selanjutnya. Jika banyak kotoran keras yang melekat, bersihkan perlahan dengan scrape.

Jika permukaan kayu masih terlalu kasar, proses pengamplasan harus tetap dilakukan. Anda bisa menggunakan amplas 180 kemudian beralih ke nomor 220 untuk mendapatkan hasil yang lebih halus. Amplaslah searah dengan serat kayu.

Bersihkan debu bekas pengamplasan dengan kain yang dibasahi atau dengan mesin vakum. Pastikan sekali lagi jika furniture yang hendak di finishing benar-benar kering. Jika sekiranya masih basah, jemur terlebih dahulu untuk menghindari pertumbuhan jamur.

Proses Mengecat

Saat yang ditunggu telah tiba, Anda bisa mulai mengecat tanpa amplas. Caranya, encerkan chalk paint terlebih dahulu dengan sedikit air. Atur kekentalannya sesuai warna yang ingin dihasilkan. Kuaskan merata dulu tanpa harus halus, yang penting satu permukaan furniture sudah terlapisi.

Sebelum cat pada permukaan tersebut mengering, praktekan teknik menguas agar halus. Kuas ke arah horizontal sedikit mengambang dengan sapuan kuas yang panjang hingga pada ujung satunya. Lakukan berurutan dari atas ke bawah.

Setelah merata, ulangi proses yang sama pada permukaan kayu yang lainnya. Tunggu lapisan menjadi lebih kering, sekitar 60 menit. Hasilnya permukaan akan lebih halus dan siap untuk dipoles.

Proses Pemolesan

Anda bisa menggunakan bahan poles Biopolish Beeswax. Bahan poles ini terbuat dari lilin lebah yang aman dan juga ramah lingkungan. Proses hanya bisa dilakukan setelah chalk paint benar-benar mengering.

Ambil sedikit beeswax dengan kuas kering, oleskan permukaan furniture kayu merata. Gosok dengan kain katun yang kering hingga permukaan kayu tidak lagi lengket. Warna furniture akan berubah menjadi mengkilap. Proses pemolesan ini harus diulangi karena selama penggunaan beeswax bisa habis.

Pengulangan pemolesan setidaknya harus dilakukan selama tiga minggu sekali.

Artikel "Finishing Idea"

About Us

Proses finishing membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishingnya melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2019 WaterBaseCoating.com - All Right Reserved.