Tips dan Teknik Finishing Antik dengan Chalk Paint

Banyak cara finishing yang berbeda telah digunakan untuk mempercantik dan juga melindungi furniture selama berabad-abad. Berbagai hasil finishing yang otentik dan bersejarah tergantung pemeliharaan, jenis kayu yang digunakan.

Jadi trend yang akan didapatkan adalah finishing yang tahan lama dan cocok untuk kehidupan sehari-hari. Finishing furniture agar tampak antik adalah salah satu hasil yang banyak dipilih karena lebih mudah namun efektif dan efisien.

Beberapa finishing yang kebanyakan dipilih adalah seperti finishing dengan wax, pernis dan juga minyak (oil). Finishing wax adalah bahan finishing yang digunakan selama bertahun-tahun hingga sekarang. Caranya sangat sederhana dan banyak digunakan pada kayu pinus.

Aplikasinya yang mudah akan membuat tampilan kusam pada kayu pinus kembali cerah. SAyangnya finishing ini akan membuat noda dari tumpahan air pada kayu tidak bisa hilang. Kedua adalah pernis kayu, finishing ini telah digunakan lebih dari 100 tahun.

Pernis adalah finishing yang lebih mudah lagi daripada wax dan bertahan lebih lama. Anda bisa menggunakan lapisan pernis ulang jika yang lama telah tampak usang. Selain pernis ada juga bahan finishing yang terkenal yaitu minyak.

Minyak ini banyak digunakan oleh pemula yaitu dengan menyekanya pada permukaan kayu. Bahan finishing ini akan meresap ke dalam pori kayu dan kering. Proses ini harus diulangi selama berkali-kali hingga mendapatkan kilau yang diinginkan.

Ketiga bahan finishing tersebut akan menghasilkan tampilan kayu yang natural. Lalu bagaimana jika Anda menginginkan tampilan kayu berwarna solid. Saat ini Anda bisa menggunakan cat kayu warna solid, namun kebanyakan hasilnya memberikan pigmen warna yang terlalu tajam dan mengkilap.

Tips Dan Teknik Finishing Antik Dengan Chalk Paint

Jika Anda ingin mendapatkan nuansa berbeda yaitu antik namun tidak berkilau maka chalk paint adalah solusi yang terbaik. Warna yang dihadirkan akan tetap memberikan kesan antik dimana beberapa bagian mungkin terlihat rusak.

Kesan antik yang diberikan tidak harus mengkilap, warna matte yang diberikan akan memberikan tampilan usang lebih berbeda. Jika dilihat lebih jauh. Anda akan mendapatkan cat yang memberikan tampilan vintage.

Kuas adalah alat utama yang digunakan untuk proses finishing antik ini. Anda bisa menggunakan chalk paint pada furniture lama yang terdapat di toko barang bekas. Seperti meja rias, dining table atau kabinet.

Berbagai furniture bisa Anda ubah tampilannya menjadi antik dengan chalk paint. Ikuti bagaimana tips dan teknik merubah furniture antik di rumah dengan warna matte dari chalk paint.

Jenis Chalk Paint yang Digunakan dan Persiapan Furniture

Di Indonesia sendiri selama ini belum ada produk chalk paint yang diproduksi. Cat ini hanya bisa Anda dapatkan melalui pencampuran warna dari cat lain atau membeli produk internasional.

Membeli produk dari luar negeri tentu tidak mudah dan Anda memerlukan uang yang lebih untuk membelinya. Jika ini adalah sekedar hobi maka tidak masalah karena Anda hanya akan membeli satu atau dua saja.

Namun jika Anda akan menggunakannya sebagai usaha, membeli produk impor akan membuat budget membengkak dan menimbulkan kerugian. Saat ini Anda tidak perlu khawatir karena Bioduco chalk paint telah hadir dan Anda bisa menggunakan produk lokal berkualitas internasional pada proyek finishing antik di rumah.

Cat antik ini bisa Anda gunakan dengan lebih mudah karena persiapan tidak terlalu banyak dan warna yang dihasilkan sangat maksimal. Ada beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan dari Bioduco chalk paint yaitu sebagai berikut:

  • Aman

Keamanan adalah yang utama karena akan mempengaruhi kesehatan lingkungan dan diri Anda. Cat tidak mengandung banyak zat toxic sehingga aman digunakan di segala lingkungan khususnya dalam ruangan.

Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya bau yang muncul ketika proses aplikasi hingga pengeringan.

  • Memperbaiki cacat warna

Kayu biasanya memiliki beberapa cacat warna seperti bekas blue stain atau minyak kayu. Efek tersebut akan ditutup dengan maksimal dan tidak akan memperlihatkan cacat lagi. Cat memiliki daya tutup and daya sebar yang maksimal sehingga Anda tidak perlu takut melapisinya dengan satu atau dua lapisan saja.

  • Menutup pori kayu

Penutupan pori kayu yang biasanya hanya dapat dilakukan oleh primer coat atau dempul kini tidak lagi. Dengan adanya Bioduco chalk paint, pori kayu bisa langsung ditutup dan terhindar dari penyerapan kelembaban berlebihan yang bisa menimbulkan jamur.

  • Proses aplikasi mudah

Anda bisa mengaplikasikan chalk paint dengan berbagai macam alat. Mulai dari kuas hingga spray gun. Pemilihan alat ditentukan dari apakah jenis hasil finishing yang ingin Anda dapatkan. Kuas tentu memiliki kelebihan lebih banyak karena akan menghasilkan efek-efek yang menarik.

Apakah Cat Primer Itu? Kenali Dan Pelajari Cara Menggunakanya

Jika dilihat keuntungan tersebut maka akan lebih banyak kemudahan yang akan Anda dapatkan. Kemudahan ini bisa dimulai dari persiapan finishing antik. Sifat antik yang akan didapatkan tidak terlepas dari memperlihatkan efek dari warna serat kayu.

Di sinilah persiapan harus dilakukan dengan matang namun tetap mudah. Pertama adalah dengan mengamplas permukaan kayu menggunakan amplas 220. Jika terlalu kasar Anda bisa memanfaatkan amplas yang lebih kasar.

Bersihkan permukaan kayu dengan kain lap. Anda bisa mendapatkan permukaan kayu yang lebih halus dan bersih. Pastikan tidak ada debu yang mengotori permukaan kayu.

Teknik Finishing Bioduco Chalk Paint untuk Hasil Antik

Kini saatnya ANda memulai finishing antik dengan chalk paint. Permukaan kayu sudah dipersiapkan dengan sedemikian rupa sehingga akan menghasilkan permukaan yang lebih halus.

Tips Dan Teknik Finishing Antik Dengan Chalk Paint

Ikuti beberapa langkah mudah finishingnya berikut ini:

  1. Siapkan Bioduco chalk paint sesuai warna yang diinginkan. Sebaiknya pilih warna terang sehingga hasil finishing serat akan lebih terlihat. Campurkan chalk paint dengan air sehingga larut kemudian kuaskan merata ke seluruh permukaan kayu.
  2. Tunggu lapisan pertama ini mengering selama satu jam kemudian amplas ambang dengan amplas 400. Jangan lupa untuk membersihkan debu amplas kembali.
  3. Lapisan kedua adalah Bioduco top coat matte yang sudah dicampur dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air. Aduk rata kemudian kuaskan ke seluruh permukaan kayu yang arahnya sama dengan chalk paint.
  4. Tunggu lapisan kering kemudian diamplas dengan amplas yang sama secara ambang.
  5. Lanjutkan dengan Bioduco glaze warna brown yang telah diencerkan dengan sedikit air untuk mendapatkan warna gelap sesuai yang diinginkan. Kuaskan merata ke seluruh permukaan kayu dengan arah yang sama seperti sebelumnya. Tunggu lapisan kering 5 menit kemudian bersihkan permukaan searah yang sama dengan kain katun kering.
  6. Terakhir adalah aplikasi Bioduco top coat. Buat larutan yang sama seperti sebelumnya. Kemudian aplikasikan di atas permukaan kayu yang telah di lap tadi. Anda bisa mengaplikasi top coat dua kali namun tetap tunggu kering selama satu jam dan amplas.
  7. Pengeringan terakhir membutuhkan waktu selama satu jam sebelum Anda menggunakan furniture.

Artikel "Finishing Idea"

About Us

Proses finishing membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishingnya melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2019 WaterBaseCoating.com - All Right Reserved.