Cat Kayu Antik untuk Furniture Rumah dengan Gaya Vintage

Finishing antik di sukai oleh banyak orang. Ada berbagai macam gaya yang membutuhkan furniture kayu dengan finishing antik. Misalnya saja gaya kontemporer, gaya rococo, gaya gothic hingga vintage. Gaya yang paling mudah diterapkan dan saat ini sangat digandrungi adalah vintage.

Vintage sendiri adalah gaya yang mengusung tampilan pedesaan dengan beberapa tampilan furniture yang sudah lama digunakan. Cacat yang tidak bisa dihindari seperti goresan atau bekas paku justru menekankan finishing antik yang unik.

Anda kini bisa menciptakan furniture antik tidak harus menunggu bertahun-tahun lamanya. Dengan teknik yang tepat dan pemilihan warna terbaik, kayu baru pun bisa di finishing dengan tampilan lama.

Seperti apakah teknik finishing antik tersebut? Apa saja cat yang bisa digunakan untuk mendapatkan tampilan vintage? Semua akan dibahas secara lengkap dalam artikel ini.

Pilihan Warna Cat Kayu Antik Menarik

Furniture tampak antik, bukan berarti tidak ada peranan cat di dalamnya. Justru cat memiliki peranan yang sangat besar disini. Tanpa cat kayu akan terlihat pucat dan tidak terlindungi. Ada beberapa pilihan warna yang bisa anda terapkan untuk desain gaya vintage. Jadi bukan hanya kerusakannya saja yang dibuat, tetapi Anda juga harus memilih warna cat.

Berikut ini beberapa pilihan warna cat menarik untuk finishing anik.

  1. Black wash, tampilan warna yang diberikan adalah warna dasar kayu dengan serat berwarna hitam. Anda bisa mendapatkannya dengan bantuan Glaze hitam
  2. White wash, kebalikan dari black wash Anda akan mendapatkan tampilan serat berwarna putih dengan warna dasar kayu natural atau gelap. Warna putih didapatkan dari Glaze white.
  3. Patina, tampilan ini memperlihatkan kayu berwarna silver karena kerusakan yang didapatkan dari perubahan cuaca. Perlu mencampurkan warna khusus dari cat untuk mendapatkan warna ini.
  4. Charcoal, kayu yang terlihat seperti arang dan terlihat matte. Sama seperti patina perlu mencampurkan warna cat khusus untuk mendapatkan warna hitam arang.
  5. Chalk paint, ada banyak pilihan warna yang bisa didapatkan dari cat ini. Khususnya untuk warna solid. Proses aplikasinya pun sangat mudah.

Dilihat dari kelima tampilan antik yang bisa didapatkan dari furniture di atas, Anda bisa memilih beberapa cara yang mudah. Misalnya seperti black wash, white wash dan juga chalk paint. Gaya vintage seperti apakah yang Anda inginkan? Yuk intip cara aplikasi untuk mendapatkan ketiga tampilan tersebut.

Finishing Antik Furniture dengan Teknik Black Wash

Teknik finishing black wash setidaknya membutuhkan dua lapisan coating dengan produk berbeda. Pertama, bahan yang digunakan adalah Biovarnish wood stain warna black dan Biovarnish clear coat matte. Siapkan juga air sebagai bahan pelarutnya. Alat yang digunakan adalah dua gelas plastik, pengaduk, amplas aluminium oxide nomor 400 dan juga kuas.

Produk-Biovarnish-wood-stain

Siapkan material kayu dengan merusak beberapa bagiannya. Rusak menggunakan palu dan sikat kawat searah dengan serat. Buatlah kerusakan yang tampak natural kemudian amplas dengan kertas amplas nomor 220 dan hilangkan debu bekas amplasnya.

Proses bisa dimulai dengan mengaplikasikan Biovarnish wood stain black yang tidak dicampur air. Kuaskan tipis saja searah dengan serat kayu hingga merata. Tunggu lapisan kering selama 60 menit kemudian amplas secara halus dan ambang dengan kertas amplas 400. Jangan lupa bersihkan debu amplas.

Terakhir campurkan Biovarnish clear coat matte dengan air dalam wadah plastik. Aduk dan kuaskan searah serat kayu secara merata. Diamkan selama semalaman hingga kering benar. Keuntungan menggunakan Biovarnish Anda bisa mendapatkan finishing antik praktis tanpa menggunakan Glaze. Warna wood stain akan membuat serat kayu tampak lebih tua.

Finishing Antik Furniture dengan Teknik White Wash

Biovarnish-clear-coat

Apabila warna gelap tidak cocok dengan selera Anda, maka pilih finishing antik white wash. Kayu akan tampak lebih cerah, dan proses aplikasinya pun mudah. Bahan yang digunakan adalah Biovarnish wood stain warna walnut brown, Biovarnish sanding sealer, Biovarnish Glaze white dan Biovarnish clear coat matte.

Alat yang digunakan kurang lebih sama yaitu gelas plastik, pengaduk, kuas bulu nilon dan juga amplas 400. Jangan lupa untuk mempersiapkan permukaan kayu agar tampak antik dengan merusaknya. Pastikan kayu yang hendak dicat telah kering benar dan bebas dari debu atau kotoran lainnya.

Langkah-langkah teknik finishing white wash dengan Biovarnish yang bisa ditiru adalah sebagai berikut ini:

  1. Encerkan Biovarnish wood stain dengan air ke dalam gelas plastik. Aduk merata dan kuaskan tipis ke seluruh permukaan kayu. Tunggu kering 60 menit baru di amplas secara ambang. Bersihkan debu amplas.
  2. Encerkan sanding sealer dengan air, aduk merata dan kuaskan ke seluruh permukaan. Lakukan searah dengan serat kayu baru tunggu kering. Lanjutkan dengan mengamplasnya secara ambang.
  3. Larutkan Biovarnish Glaze white dengan sedikit air, kuaskan ke seluruh permukaan kayu hingga merata. Tunggu kering 15 menit kemudian bersihkan dengan kain yang sudah dibasahi. Pastikan warna putih tertinggal pada bagian serat kayu.
  4. Encerkan Biovarnish clear coat matte dengan air kemudian kuaskan searah dengan serat kayu. Diamkan furniture kering selama 24 jam.

Finishing Antik Furniture dengan Chalk Paint

Teknik finishing yang paling mudah adalah dengan chalk paint. Hasil warna yang diberikan berbeda bukan lagi natural seperti black wash atau white wash. Warna-warna yang dihasilkan mirip seperti warna solid namun lebih lembut. Nah disinilah Anda bisa berkreasi lebih luas lagi dengan satu warna atau dua warna dari chalk paint.

Produk-chalk-paint-water-based

Jika Anda masih pemula, pilihan yang tepat adalah menggunakan satu warna. Pilih warna yang cocok dari Bioduco chalk paint, kemudian siapkan air sebagai bahan pelarutnya. Alat yang digunakan yaitu gelas plastik, pengaduk, kuas bulu nilon kemudian amplas nomor 320 dan 400.

Langkah-langkah aplikasi yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut ini:

  1. Rusak permukaan furniture kayu dengan sikat kawat atau benda tumpul lainnya. Bersihkan debu amplas.
  2. Campurkan Bioduco chalk paint dengan air kemudian aduk merata. Kuaskan merata, disini Anda tidak perlu takut timbul brush mark karena justru itu akan memperkuat kesan antik. Diamkan cat mengering selama satu jam.
  3. Amplas permukaan kayu secara ambang kemudian ulangi aplikasi larutan Bioduco chalk paint sekali lagi. Diamkan hingga kering.
  4. Setelah kering, amplas beberapa permukaan yang mudah rusak seperti siku atau dekat dengan knop menggunakan amplas 320. Amplas hingga warna kayu sedikit terlihat. Kemudian amplas terakhir dengan merata menggunakan kertas amplas 400.

Sebenarnya untuk lapisan terakhir setelah di amplas Anda bisa menggunakan dua cara. Pertama menciptakan lapisan film dengan Biovarnish clear coat. Kedua memoles permukaan dengan Biopolish Beeswax.

Kedua hasil finishing bisa memberikan tampilan furniture sedikit mengkilap secara alami. Anda bisa memilih salah satu produk untuk finishing yang sesuai kebutuhan

Artikel "Based Knowledge"

About Us

Proses finishing membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishingnya melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2019 WaterBaseCoating.com - All Right Reserved.