DIY Kayu Solid : Cara Finishing Matte Tanpa Cacat dengan Kuas

Bosan dengan tampilan furniture mengkilap? Saatnya untuk mulai berlatih mengaplikasikan cat untuk hasil matte. Kayu bisa memiliki tampilan sangat natural padahal Anda telah memberikan lapisan coating di atasnya. Kayu solid bisa menjadi objek yang sangat tepat untuk finishing ini.

Kayu solid memiliki tingkat keras yang tinggi dan jika Anda mengamplasnya tidak akan habis. Bagi pemula jenis kayu ini akan baik untuk dijadikan sebagai latihan. Anda bisa mencari furniture kayu solid di rumah yang sudah mulai usang.

Jadikan furniture kayu tersebut sebagai proyek finishing Anda selanjutnya. Jangan lupa ada beberapa teknik dan proses yang tidak boleh dilupakan pada saat mengecat. Mulai dari pemilihan kuas hingga teknik yang harus diaplikasikan.

Pemilihan bahan finishing juga tidak boleh dilupakan. Anda harus memilih jenis cat yang akan memberikan kesan matte tahan lama. Mengingat matte adalah tampilan kayu yang sangat mudah tergores. Pastikan juga Anda tidak mengaplikasikannya pada top table atau furniture yang sering digunakan.

Pemilihan Kuas untuk Finishing Halus

Langkah pertama sebelum masuk ke tahapan mengecat sebaiknya Anda memilih jenis kuas untuk digunakan. Tidak semua kuas memiliki kualitas yang baik, sebagai DIY Anda harus memilihnya dengan tepat. Kuas adalah alat yang murah dan sangat mudah dibeli di mana saja.

Ada beberapa tips pada saat Anda memilih kuas. Berikut ini beberapa tips yang bisa diikuti.

  1. Pilih kuas dengan harga mahal karena memiliki garansi kualitas.
  2. Pilih kuas sesuai dengan jenis cat yang akan digunakan.
  3. Pilih ukuran kuas sesuai dengan besaran substrat kayu yang akan di finishing.
  4. Pilih kuas yang memiliki ujung runcing karena akan menghasilkan permukaan halus.
  5. Pilih jenis kuas yang mudah digunakan baik pegangan dan bulu yang kuat.

Tips di atas bisa Anda gunakan pada saat hendak membeli. Kuas yang digunakan untuk cat kayu solvent adalah kuas bulu alami dan berukuran lebih besar setiap bulunya. Sedangkan kuas untuk cat water based adalah jenis kuas nilon dengan bulu sangat halus.

Ukuran dari kuas bisa ditentukan dari ukuran kayu. Misalnya saja Anda akan mengecat kayu ukuran kecil seperti kusen pakai kuas ukuran 3 inci sudah sangat membantu. Sedangkan jika Anda hendak mengecat kayu besar seperti daun pintu maka ukuran 5 inci dibutuhkan.

Pemilihan Bahan Finishing untuk Tampilan Matte

Tidak semua bahan finishing memberikan penampilan matte sempurna. Artinya tidak semua cat bisa dipilih sembarangan. Banyaknya produsen cat kayu akan membuat DIY sering kebingungan memilih cat yang hendak digunakan. Manakah cat kayu yang tahan lama?

Ketahanan dari cat tergantung dengan formulasinya. Ada beberapa ciri cat yang perlu diperhatikan. Ciri ini bisa Anda lihat ketika mengaplikasikan cat sendiri di rumah.

  • Cat memiliki daya sebar luas karena akan menghemat budget Anda.
  • Cat memiliki daya tahan terhadap panas, hujan dan perubahan cuaca.
  • Cat lebih tahan gores walaupun memberikan hasil matte.
  • Cat tidak boleh mengandung bahan logam berat terlalu tinggi.
  • Cat juga harus mudah diaplikasikan seperti sapuan kuas yang ringan.
  • Cat harus cepat kering untuk bisa menghemat waktu finishing.

Manakah jenis cat kayu yang memberikan hasil matte dengan ciri di atas? Anda bisa menggunakan cat kayu Biovarnish yang akan memberikan ketahanan bahkan lebih dari 3 tahun. Anda bisa menggunakannya pada furniture dalam ruangan atau luar ruangan.

Proses aplikasinya mudah karena tarikan kuas ringan, cepat kering dan daya sebar luas hingga daya tutup yang sangat baik. Anda bisa menggunakan tiga produk Biovarnish secara berurutan untuk membentuk lapisan coating kuat.

Cat-kayu-Biovarnish-clear-coat-matte

Pada lapisan terakhir dari Biovarnish clear coat furniture kayu akan mendapatkan perlindungan yang sangat kuat. Tidak perlu takut rayap, goresan hingga warna memudar karena perlindungan yang telah sempurna.

Teknik Menggunakan Kuas Pada saat Mengecat

Jenis kuas dan produk cat sudah Anda dapatkan, kini saatnya untuk mengenali bagaimana proses penguasan cat yang benar. Anda harus mengaplikasikan cat sehingga tidak meninggalkan bekas sapuan kuas atau brush mark. Akan sangat sulit untuk menghilangkannya karena Anda harus mengulangi aplikasi berulang kali.

Dasar aplikasi cat dengan kuas sangat mudah, berikut ini beberapa cara yang perlu diperhatikan pada saat menggunakan kuas untuk mengecat kayu.

  • Penekanan

Jangan biasakan untuk menekan kuas ke atas permukaan kayu. Penekanan harus secara ambang seolah-olah Anda mengangkat kuas. Jika terlalu menekan maka brush mark akan muncul. Selain itu cat yang diaplikasikan terlalu tebal sehingga cat akan mengering lebih lama.

  • Penarikan kuas

Tarik kuas perlahan dan dalam satu kali tarikan. Jangan mengecat permukaan dengan kuas bolak balik. Ingat Anda ingin mendapatkan hasil halus bukan seperti mengecat dinding yang asal tertutup. Tarik kuas dalam garis horizontal dengan kuas melintang.

  • Sudut menguas

Jangan gunakan sudut 90 derajat untuk menguaskan cat. Sudut tersebut juga akan meninggalkan brush mark walaupun Anda sudah menggunakan cat yang mahal. Gunakan sudut 45 derajat dimana pegangan kuas hampir sejajar dengan permukaan kayu. Cara ini akan menghaluskan dan meratakan cat dengan cepat.

  • Hilangkan kelebihan cat

Setelah Anda memasukan bulu kuas ke dalam larutan cat maka cat akan meresap ke dalam bulu kuas. Pastikan cat tidak terlalu berlebihan ditampung dalam bulu kuas. Sebaiknya kurang kelebihan pada bibir wadah pencampur. Penting untuk memisahkan kaleng cat dengan wadah pencampurnya.

Proses Pengecatan dengan Biovarnish

Langkah-langkah mengecat dengan Biovarnish dapat dilakukan secara berurutan. Pertama adalah aplikasi wood filler, kemudian wood stain dan terakhir adalah clear coat matte. Ketiga bahan finishing ini bisa Anda aplikasikan secara berurutan sesuai dengan instruksi pada kemasan.

Sebagai panduan mudahnya, ikuti beberapa langkah mudahnya berikut ini:

  1. Amplas permukaan kayu dengan amplas kasar mulai grit 180 hingga 220. Amplas hingga permukaan menjadi lebih merata dan halus. Bersihkan debu amplas sesudahnya. Anda bisa membersihkannya dengan kain microfiber yang dibasahi.
  2. Campurkan Biovarnish wood filler dengan sedikit air kemudian aduk merata. Lanjutkan dengan proses aplikasi menggunakan kain katun yang bersih. Ratakan sambil ditekan dan tunggu kering kurang lebih 20 menit. Amplas permukaan dengan grit 240 hingga warna dan serat kayu terlihat.
  3. Campurkan Biovarnish wood stain dengan air. Aduk rata kemudian aplikasikan dengan kuas menggunakan tips di atas. Kuaskan searah dengan serat kayu. Diamkan permukaan kering selama 60 menit lalu amplas ambang dengan grit 400. Bersihkan debu amplas.
  4. Campurkan Biovarnish clear coat matte dengan air. Aduk merata pada wadah yang berbeda. Kuaskan ke atas permukaan kayu dan diamkan selama semalaman atau 24 jam.

Pastikan tempat Anda mengecat adalah ruangan yang bersih dan kering. Tidak ada debu yang akan mudah menempel pada permukaan cat yang masih basah.

Artikel "Finishing Idea"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH