Ingin Membuat Furniture Tampak ‘Worn Out’? Ikuti Cara Berikut Ini

Jika Anda ingin mendapatkan hasil finishing furniture patina dan memperlihatkan sedikit sejarah? Tidak perlu membelinya di toko barang bekas atau membeli furniture dengan tampilan tersebut pada toko furniture. Harga dari furniture tersebut pasti sangat mahal.

Faktanya Anda bahkan tidak perlu keluar rumah untuk membeli furniture baru. Sangat mudah dan cepat untuk membuat furniture lama Anda memiliki tampilan tersebut . Anda bahkan bisa menggunakan furniture yang telah menjadi warisan keluarga.

Alat yang Anda butuhkan hanyalah chalk paint, amplas dan juga waktu luang di sore hari. Pastikan furniture yang rencananya akan Anda cat masih memiliki struktur konstruksi yang bagus dan permukaan yang siap.

Ingin Membuat Furniture Tampak ‘Worn Out’? Ikuti Teknik Berikut Ini

Ikuti bagaimana persiapan furniture yang tepat hingga proses finishing yang tepat untuk mendapatkan tampilan furniture yang lapuk dan tua namun artistik.

Proses Finishing dan Alat yang Dibutuhkan

Pada saat persiapan Anda membutuhkan peralatan yang mudah didapatkan. Beberapa alat yang dibutuhkan adalah amplas, chalk paint sesuai dengan warna yang diinginkan. Kuas bulu nilon karena akan menggunakan cat berbasis air.

Bahan dan alat lainnya adalah wax, steel wool, wood stain (opsional), kain yang telah dibasahi serat kain kering yang bersih untuk membersihkan debu. Jika alat dan bahan sudah disiapkan ikut beberapa langkah finishingnya berikut ini:

  • Siapkan ruangan

Mulailah dengan membersihkan permukaan kayu menggunakan kain yang telah dibasahi. Lepaskan semua materi besi atau perangkat keras dari furniture. Misalnya saja seperti knop, dan simpan bagian penting tersebut di tempat yang aman.

Anda akan memasang perangkat keras kembali setelah proses pengecatan selesai. Jadi jangan sampai menghilangkan salah satu bagian.

  • Amplas dan bersihkan furniture

Amplas permukaan furniture, jika furniture belum finishing sebelumnya Anda bisa mengamplas dengan ringan. Furniture yang sudah pernah dicat maka membutuhkan usaha yang lebih keras dalam pengamplasan. Anda bahkan bisa memanfaatkan paint remover untuk menghilangkan lapisan cat.

Anda juga bisa menghaluskan bagian furniture yang tajam khususnya sudut yang terlihat tajam dan dapat menyakiti. Ketika Anda selesai mengamplas, bersihkan debu amplas dengan kain yang kering. Bersihkan semua debu dan kotoran yang tersisa.

  • Aplikasikan chalk paint

Saatnya untuk mengaplikasikan chalk paint sesuai dengan warna yang telah Anda pilih. Larutkan cat dengan air karena chalk paint adalah cat yang berbasis air. Larutkan hingga mendapatkan kekentalan yang dibutuhkan.

Ingin Membuat Furniture Tampak ‘Worn Out’? Ikuti Teknik Berikut Ini

Lapisi permukaan kayu dengan chalk paint menggunakan kuas. Aplikasikan cat dalam satu kali sapuan kuas yang panjang. Untuk efek lama Anda bahkan bisa menciptakan brush mark. Caranya adalah menguaskan dengan tekanan sehingga tercipta bekas sapuan kuas.

Pastikan Anda mengaplikasikan dalam satu arah yang sama. Jika semua permukaan furniture sudah tertutup saatnya untuk membiarkannya agar kering. Diamkan permukaan kayu hingga chalk paint mengering.

  • Menciptakan kesan tua

Saatnya untuk memberikan efek khusus setelah cat mengering. Cat akan lebih mudah di amplas dengan steel wool yang akan memberikan kesan tua dan sering digunakan. Proses ini membutuhkan kecermatan karena bagian yang rusak akan diciptakan tidak semua sudut.

Anda harus memilih sudut khusus yang biasanya terkena gesekan misalnya dekat dengan knop, sudut furniture atau pegangan tangan. Pada bagian-bagian tersebut Anda harus mengamplasnya dengan steel wool.

Proses pengamplasan terus berlangsung hingga Anda melihat warna kayu yang asli. Lanjutkan dengan pengamplasan ambang dan ringan. Gunakan amplas 320 jika efek rusak yang dihasilkan sudah sesuai keinginan. Bersihkan debu amplas selanjutnya.

  • Mengaplikasikan wax

Sebenarnya setelah merusak bagian cat Anda sudah mendapatkan furniture yang diinginkan. Hanya saja lapisan ini belum terlindungi sepenuhnya dan tampilan yang matte atau sedikit mengkilap belum sempurna.

Sebagai sentuhan terakhir Anda bisa menggunakan wax. Lapisi permukaan dengan wax sehingga tampilan furniture menjadi lebih bersih dan tampak tua.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan proteksi lebih kuat pada furniture, lapisan terakhir bisa berupa top coat seperti polyurethane. Lapisan tersebut akan memberikan coating yang transparan dan berfungsi sebagai pelindung.

Menciptakan Teknik Distress untuk Kesan ‘Worn Out’

Kerusakan yang hendak Anda dapatkan dengan cara mengamplas menggunakan steel wool dan kertas amplas bisa disebut sebagai teknik distressing. Teknik ini sebagian besar sering digunakan oleh profesional karena merupakan teknik yang mudah.

Sebagai latihan Anda bisa melakukannya pada kayu lunak seperti kayu pinus. Berbagai alat bisa Anda gunakan seperti palu, rantai besi atau alat pukul lainnya. Masing-masing alat memiliki efek berbeda.

Berikut ini beberapa alat dan cara menggunakannya dalam teknik distressing. Biasanya langkah ini dilakukan sebelum Anda melapisi apapun pada permukaan kayu.

  • Merusak permukaan kayu dengan baut

Efek yang diberikan dengan memukul baut pada permukaan kayu cukup dalam sehingga menciptakan luka gores yang keras. Caranya adalah dengan memasukan baut yang besar dan keras ke dalam kaus kaki.

Baut yang digunakan bisa lebih dari satu. Pastikan baut tersebut berat dan ikat kaus kaki. Mulailah untuk memukulkan baut dalam kaus kaki ke permukaan kayu. Fokus pada bagian pinggir kayu untuk menciptakan efek yang realistis.

  • Menciptakan efek kerusakan akibat serangga

Kayu yang tua bahkan pada pohon yang masih hidup biasanya sering rusak karena serangga dan juga cacing. Lubang kecil bakan menghiasi kayu dalam pola acak. Buatlah tampilan ini dengan menggunakan penusuk seperti paku atau mata bor.

Ingin Membuat Furniture Tampak ‘Worn Out’? Ikuti Teknik Berikut Ini

Anda dapat menggunakan teknik ini pada jenis kayu apapun. Caranya adalah tusukan ujung penusuk secara acak ke dalam satu bagian kecil kayu. Buatlah lubang dalam inci persegi yang sama. Jaga lubang agar tetap memiliki pola yang acak.

  • Bersihkan beberapa dekorasi

Furniture lama karena sering digunakan biasanya kehilangan beberapa dekorasi yang mungkin saja menempel. Tidak hanya itu saja beberapa bagian siku yang tajam biasanya juga hilang. Bagian tersebut akan menjadi tumpul.

Maka caranya adalah hilangkan semua bagian dekorasi yang menempel. Cobalah untuk menggunakan pahat dan palu untuk menghilangkan bagian dekorasi. Haluskan bagian siku yang tajam menggunakan mesin amplas bahkan gergaji.

Apapun kerusakan yang telah Anda buat, pastikan untuk menghaluskan bagian tersebut. Jika Anda membuat lubang yang dalam pastikan Anda mengamplas bagian permukaan lubang agar tidak terdapat serpihan kayu yang masih kasar. Permukaan kayu yang rusak namun kasar bisa menyakiti orang yang menggunakannya.

Tidak hanya itu saja permukaan kayu yang sudah di distressing biasanya akan lebih mudah di cat. Hasil finishing akan lebih rapi dan kesan worn out lebih tahan lama. Menghaluskan juga akan membuka pori kayu sehingga lapisan cat akan menciptakan ikatan yang kuat.

Cat akan meresap ke dalam permukaan pori kayu walaupun tidak sampai dalam. Ikatan ini akan terbentuk sehingga cat bisa mengeras dan tahan lama membentuk lapisan film pelindung.

Artikel "Finishing Idea"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH