Serba-Serbi Kayu Trembesi sebagai Bahan Baku Furniture Indoor

Furniture atau mebel di Indonesia terkenal sebagai bahan ekspor ke luar negeri khususnya wilayah Eropa dan Amerika. Hal ini disebabkan kualitas kayu yang dimiliki sangat dibutuhkan dan cocok untuk negara empat musim.

Kayu berkualitas paling banyak diekspor adalah kayu jati, kayu ulin, kayu merbau dan jenis kayu keras lainnya. Beberapa kayu kelas dua di bawah jenis kayu yang telah disebutkan tadi beberapa kali juga sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan furniture.

Jenis kayu yang memiliki kualitas di bawah kayu tersebut adalah kayu trembesi. Kayu ini dikenal dengan keindahan serat kayunya. Jika Anda sedang mencari furniture untuk didalam ruangan yang memiliki tampilan natural, kayu trembesi bisa menjadi pilihan.

Mebel yang menggunakan kayu trembesi akan tampak apik diberikan warna natural. Warna ini dipilih untuk memperlihatkan keindahan warna dan serat kayunya. Kesan eksotik sangat terasa ketika Anda melihat mebel yang menggunakan kayu trembesi.

Apa saja karekateristik kayu trembesi sehingga cocok digunakan sebagai bahan pembuatan furniture? Jenis finishing apakah yang paling tepat untuk diterapkan demi memperlihatkan keindahan seratnya? Mari belajar semua materi tersebut dalam artikel ini.

Karakteristik Kayu Trembesi

Kayu trembesi merupakan jenis kayu yang disebut juga sebagai kayu suar. Kayu ini hanya didapatkan dari pohon trembesi yang hidup di daerah tropis seperti Indonesia. beberapa pulau penghasil kayu trembesi antara lain adalah Sulawesi, maluku, Nusa Tenggara, Sumatera dan Jawa.

Pertumbuhannya yang sangat cepat dan mudah, membuat kayu trembesi lebih fleksibel untuk ditanam dimana saja. Tinggi dari pohon kayu trembesi ini bisa mencapai 30 hingga 40 meter. Nama lain dari kayu trembesi adalah kayu Meh yang dalam bahasa Jawa berarti ‘hampir’. Maksudnya adalah kayu yang hampir mirip dengan kayu jati.

Sekilas kayu ini memang mirip dengan kayu jati jika dilihat dari warnanya dan serat kayunya.Hanya saja adanya warna kontras dari bagian gubalnya yang membedakan kayu trembesi dengan kayu jati.

Dahulu kayu ini lebih sering digunakan untuk bahan konstruksi bangunan atau kayu pertukangan. Namun karena jumlahnya yang mulai sedikit berkurang, kayu ini kini lebih banyak digunakan sebagai bahan baku furniture.

Ciri utama dari kayunya adalah memiliki kesan kokoh dan jika didesain dengan baik akan tercipta furniture yang kuat. Kayu trembesi tidak biasa diolah menjadi furniture dengan ketebalan yang tipis karena mudah retak ketika diolah.

Serba-Serbi Kayu Trembesi Sebagai Bahan Baku Furniture

Maka biasanya furniture yang menggunakan kayu ini memiliki ketebalan lebih dari 3 cm. terutama pada bagian top table ketebalan yang dibutuhkan adalah sekitar 5 hingga 15 cm. Ukuran yang tebal ini bisa dicapai karena ukuran batang pohon kayu trembesi cukup besar.

Apabila dilihat dari warnanya, Anda bisa langsung menyebutkan bahwa itu adalah kayu trembesi. Warna kayu bagian teras adalah coklat tua dengan semburat serat atau alur urat kayu yang lebih gelap lagi. Sedangkan bagian warna kayu teras sangat jelas yaitu berwarna putih.

Jadi Anda bisa dengan mudah membedakan antara kayu gubal dan kayu teras. Apabila Anda ingin menciptakan sebuah meja makan dengan kayu trembesi sangat baik untuk mengekspos ketika warna tersebut. Mulai dari bagian teras, gubal dan urat kayunya.

Kayu trembesi adalah kayu yang berat dan memiliki berat jenis mirip dengan kayu akasia yaitu 0,6. Tingkat keawetan kayu ini sangat rendah yaitu masuk dalam kelas IV sehingga sebaiknya gunakan kayu trembesi hanya pada furniture indoor saja.

Ketika digunakan sebagai furniture outdoor, maka minyak alami akan dengan mudah naik. Kayu tidak tahan dengan panas matahari karena akan berakibat menimbulkan retakan bahkan pecah.

Berbeda dengan kelas awetnya, kelas kuat kayu trembesi cukup tinggi yaitu di kelas III. Karena ketebalan kayu yang diolah menjadi furniture sangat tinggi, kelas kuat akan membantu kayu mampu menopang beban yang lebih berat misalnya seperti tempat tidur.

Apakah yang membuat kayu trembesi banyak digunakan sebagai bahan baku furniture? Ukuran kayu yang besar bahkan bisa lebih besar daripada kayu jati muda membuatnya menjadi bahan baku yang memadai. Kayu yang berukuran lebih besar memudahkan proses pengolahan.

Banyak sekali furniture ukiran Jepara yang menggunakan kayu Meh ini sebagai bahan baku utama. Permukaannya yang lunak membuat alat pahat tidak mudah tumpul dan menghasilkan ukiran yang sempurna.

Sisanya adalah pekerjaan mengecat yang terbaik untuk memunculkan keindahan dari kayu trembesi.

Finishing Furniture yang Menggunakan Kayu Suar

Jika Anda memilih kayu suar (nama lain kayu trembesi) ini sebagai bahan baku furniture maka tentukan sejak awal apakah finishing yang ditempuh. Seperti apakah gambaran hasil finishingnya akan mengejutkan Anda memilih warna dan jenis bahan finishing atau cat yang digunakan.

Bila mengamati keindahan seratnya yaitu lurus terkadan bergelombang ternyata memperlihatkan lingkaran tahun ia telah tumbuh. Tentu saja Anda tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini untuk memperlihatkan keindahan aslinya.

Mengecat furniture kayu Meh dengan warna transparan adalah pilihan yang tepat. Jenis bahan finishing yang digunakan harus memiliki transparansi yang tinggi dan tidak mudah berubah. Apakah tampilan perubahan akan muncul dari lapisan cat?

Serba-Serbi Kayu Trembesi Sebagai Bahan Baku Furniture

Beberapa jenis cat bisa menimbulkan perubahan warna menguning. Hal ini disebabkan karena formulasi, namun Anda bisa memilih satu bahan cat yang tidak menimbulkan efek tersebut. Cat ini adalah cat dengan bahan dasar air.

Kandungan air yang digunakan inilah yang membuat warna transparan pada lapisan coating bertahan lebih lama. Ada dua jenis cat yang perlu Anda gunakan pertama adalah cat dasar kayu kedua adalah top coat atau pernis.

Cat dasar kayu memiliki fungsi untuk menutup pori kayu meh sehingga ia tidak akan meningkatkan minyak kayu. Cat ini disebut sebagai sanding sealer, warnanya bening dan akan menjadi pondasi yang kuat untuk lapisan cat di atasnya.

Sanding sealer water based ini akan memberikan hasil yang sempurna apabila Anda mengaplikasikannya dengan alat semprot. Sangat mudah melarutkan sanding sealer water based, Anda cukup menambahkan air sesuai dengan jumlah yang dijelaskan pada kemasan kaleng.

Aduk cat hingga merata kemudian tunggu lapisan ini mengering. Tidak butuh waktu lama proses pengeringan, setelah satu atau dua jam Anda bisa melanjutkan pada proses pengamplasan. Maka lapisan dasar cat pada kayu trembesi telah selesa.

Lapisan di atasnya yang digunakan adalah top coat. Cat ini merupakan pernis kayu water based yang akan menciptakan lapisan coating perlindungan. Cat akan melindungi furniture kayu dari goresan dan kelembaban.

Cat juga telah dilengkapi dengan bahan additive seperti obat anti jamur dan rayap. Proses aplikasinya juga mudah, cukup campurkan top coat dengan air kemudian semprotkan ke seluruh permukaan cat.

Langkah terakhir Anda cukup menunggu selama semalaman agar cat mengering. Kini Anda akan melihat tampilan transparan dari furniture kayu trembesi.

Artikel "Based Knowledge"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH