Memperbaiki Cacat dengan Dempul Kayu dan Lem Kayu, Mana yang Terbaik?

Para DIY di rumah, sudahkah Anda memahami bagaimana cara menggunakan dempul kayu dan lem kayu untuk memperbaiki cacat pada furniture. Cacat bisa saja timbul karena jenis kayu yang kurang baik atau pada saat proses pengolahan menjadi furniture kayu menjadi rusak.

Kerusakan pada kayu tersebut tentu saja harus diperbaiki dan dapat diperbaiki menggunakan dempul atau lem kayu. Dempul adalah pengisi kayu ada dua jenis dempul yaitu untuk finishing warna natural yang terdiri dari warna mirip kayu. Satu lagi adalah dempul untuk finishing kayu warna solid, warna yang tersedia biasanya adalah putih.

Sedangkan lem kayu biasanya digunakan untuk menyambung kayu, namun fungsi lain dari lem kayu adalah untuk menambal bagian cacat kayu. walaupun tidak hasilnya tidak sesempurna jika menggunakan dempul, lem bisa menjadi alternatif yang cukup baik.

Beberapa DIY bahkan menggunakan dempul kayu yang dicampur dengan lem kayu. Pencampuran ini dilakukan untuk mendapatkan hasil pengisian cacat yang keras dan tahan lama.

Anda bisa mencampurkan dempul kayu dan lem apabila dempul kayu yang digunakan kurang berkualitas. Pencampuran dilakukan untuk menutupi kekurangan dari dempul kayu, namun adapun kekurangan yang harus diperhatikan.

Menggunakan lem kayu putih akan berakibat menimbulkan bekas lem. Seringkali lem tidak dapat dilapisi dengan cat karena sifatnya yang tidak menyerap cat. Ini akan menghasilkan finishing yang belang dan menurunkan tampilan dari furniture.

Mengatasi masalah tersebut maka Anda harus menguasai bagaimana cara aplikasi yang benar baik itu dempul atau lem kayu. Pelajari juga apa saja jenis cacat yang terjadi pada kayu.

Jenis cacat akan menyesuaikan bagaimana Anda bisa mengaplikasikan perbaikan dengan dempul dan lem kayu putih.

Jenis Cacat Kayu yang Perlu Diperbaiki

Kayu adalah material yang termasuk dalam serat alam. Artinya kayu memiliki pori dan memiliki tingkat kelembaban. Bahkan ketika kayu telah ditebang, mereka akan mengeluarkan getah dan masih berfungsi untuk menyerap kelembaban.

Mengingat kandungan air dalam kayu, jika tidak dikurangi maka akan mengakibatkan pelapukan. Sangat penting untuk membuat kayu kering dengan kelembaban yang standar. Kelembaban kayu disebut dengan moisture content (MC) rata-rata kayu adalah 12%.

Apabila kayu terlalu kering maka akan membuatnya mudah retak. Setelah proses pengeringan yang terbaik pun cacat kayu bisa muncul yaitu dalam bentuk retakan. Adapun cacat kayu lain yang muncul seperti melengkung.

Cacat kayu bisa timbul karena proses pengeringan yang salah atau memang jenis kayu yang sulit untuk dikeringkan. Cacat bisa juga muncul karena pengolahan kayu yang buruk atau Anda sedang mengolah furniture lama menjadi furniture baru.

Memperbaiki Cacat Dengan Dempul Kayu Dan Lem Kayu

Inilah beberapa jenis cacat pada kayu yang sering muncul dan perlu untuk diperbaiki sebelum proses finishing berlangsung.

    1. chip mark, kerusakan yang timbul pada permukaan kayu yang disebabkan oleh pengamplasan atau pengukiran. Efek gores yang timbul disebut dengan chip mark.
    2. bird peck, luka ini disebabkan ketika burung pelatuk mematuk permukaan pohon untuk mencari makanan. Akibatnya permukaan pohon timbul goresan yang cukup dalam untuk diperbaiki.
    3. lubang rayap, kerusakan ini yang harus diteliti lebih lanjut sebelum diperbaiki. Besar kecilnya sarang yang dibuat oleh rayap akan menentukan apakah kayu masih dapat diperbaiki.
    4. mata kayu, pecahnya bagian kayu seringkali muncul pada mata kayu. Ketika akan dipotong mata kayu lebih keras dibandingkan bagian kayu lainnya. Pecahnya mata kayu ini harus segera diperbaiki.
    5. bekas paku, biasanya sering muncul pada kayu yang sudah pernah digunakan. Anda bisa memperbaiki bagian ini lebih mudah karena ukuran lubang yang relatif kecil.
    6. retak kayu, kayu bisa retak karena terlalu kering terutama kayu yang berbentuk palet. Retakan ini perlu segera diperbaiki terutama ketika kayu akan menyusut.

Dari cacat kayu di atas maka ada beberapa ukuran yang dibagi dari cacat kayu tersebut. Masing-masing ukuran tersebut bisa lebih dari 5 cm atau di bawah 5 cm.

Pada dasarnya dempul kayu bisa digunakan langsung untuk kerusakan kayu yang berukuran di bawah 5 cm. Sedangkan kerusakan yang lebih besar lebih dari ukuran 5 cm perlu tambahan bahan serbuk kayu.

Cara Aplikasi Lem Kayu

Bahan yang digunakan untuk memperbaiki cacat kayu adalah lem putih untuk kayu. Lem putih ini akan meresap dan mengering ke dalam pori kayu sehingga akan menambal bagian cacat yang berukuran kecil.

Pada cacat kayu yang berukuran besar Anda perlu menambahkan serbuk kayu. Pastikan menggunakan serbuk kayu yang sangat halus atau sudah disaring. Kayu yang dipilih juga harus sama warnanya dengan kayu yang diperbaiki.

Memperbaiki Cacat Dengan Dempul Kayu Dan Lem Kayu

Berikut ini cara memperbaiki cacat pada kayu yang berukuran lebih besar.

  • Amplas seluruh permukaan kayu, khususnya bagan cacat kayu. Bersihkan semua debu amplas hingga bagian dalam cacat kayu.
  • Siapkan wadah untuk mencampur lem kayu. Ambil lem kayu dan campurkan serbuk kayu secukupnya hingga menjadi bentuk larutan yang agak padat.
  • Oleskan atau isikan lem kayu pada bagian cacat kayu hingga menjadi benar-benar penuh. Gunakan pisau palet untuk mengisi
  • Tunggu kering kemudian amplas dengan amplas 240. Amplas bagian yang cacat hingga benar-benar halus agar finishing rata.

Demi menghilangkan efek bekas lem, maka kunci utama terdapat pada pengamplasan. Pengamplasan harus dilakukan hingga benar merata dan permukaan lem memiliki permukaan yang cukup kasar.

Pengamplasan akan menimbulkan goresan pada lem kayu sehingga memudahkan untuk lapisan cat menempel di atasnya.

Cara Aplikasi Dempul Kayu

Jika ingin mendapatkan hasil finishing yang lebih merata dan halus gunakan dempul kayu. Dempul untuk finishing natural disebut wood filler, sedangkan dempul untuk finishing warna solid disebut dengan wood putty (dempul kayu putih).

Memperbaiki Cacat Dengan Dempul Kayu Dan Lem Kayu

Pilih dempul kayu sesuai kebutuhan lalu dilakukan langkah berikut ini:

  • Amplas seluruh permukaan kayu, pastikan kayu yang memiliki cacat. Hilangkan kotoran dalam retakan atau lubang kayu.
  • Siapkan wadah untuk mencampur dempul, ampil dempul kemudian campurkan dengan serbuk kayu yang halus. Campurkan sambai bentuk menjadi cukup padat.
  • Isikan dempul untuk cacat pada kayu dengan pisau palet. Isikan sampai merta dan hilangkan kelebihan dempul pada permukaannya.
  • Tunggu dempul kayu mengering. Jika sudah kering lanjutkan dengan pengamplasan.
  • Amplas sampai mendapatkan permukaan kayu yang rata dan halus.
  • Jika cacat kayu masih terlihat Anda bisa mengaplikasikan dempul kayu kembali sampai cacat tidak terlihat kembali dan siap untuk di finishing.

Aplikasi dempul lebih mudah dibandingkan dengan aplikasi lem kayu putih. Lem lebih cepat kering sehingga Anda harus cepat proses mengaplikasikannya. Dempul kayu lebih mudah diaplikasikan karena tidak cepat mengering sebelum diaplikasikan.

Jika cacat kayu masih terlihat, Anda bisa mengaplikasikan dempul ulang hingga cacat kayu tertutup dengan rapat. Ikatan yang dibentuk antara pori kayu dengan dempul lebih kuat dibandingkan lem.

Disarankan untuk menggunakan dempul kayu water based yang tidak menimbulkan bau dan juga mudah diaplikasikan. Dempul water based tersedia dalam berbagai macam produk dan warna.

Artikel "Finishing Idea"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH