7 Jenis Kayu Cedar dan Tips Finishingnya

Di Indonesia kayu cedar dikenal dengan istilah kayu Aras. Ternyata kayu ini tak hanya terkenal di Indonesia tetapi banyak jenisnya di dunia. 

Mendengar nama cedar sebagai salah satu jenis kayu sudah tak asing lagi di telinga orang Indonesia. Jenis yang paling terkenal di sini adalah cedar Lebanon. 

Kelebihan kayu cedar yang umum dikenal adalah bisa digunakan untuk menyembuhkan luka eksim, antiseptik luka, pewangi alami serta pengusir serangga. Kayu cedar juga dianggap sebagai pohon yang memiliki kekuatan magis serta penuh misteri. 

Meskipun dikenal magis, tapi kayu cedar cukup laris di pasaran. Dulu, kayu cedar banyak digunakan untuk bahan bakar mesin kereta uap, juga material pembuatan kapal di wilayah Mediterania. Kayu cedar juga digunakan untuk pembangunan dinding kota. 

Sampai sekarang cedar menjadi kayu yang juga sering dijadikan sebagai furnitur. Jenisnya bukan hanya cedar Lebanon saja. Ada banyak jenis cedar lain yang tersebar di seluruh dunia. 

Jenis-Jenis Kayu Cedar dan Finishing yang Tepat

  • Kayu Cedar Lebanon

Merupakan jenis kayu yang paling terkenal dengan warna kayu teras krem atau coklat terang dan kayu gubalnya kuning pucat. Tekstur serat kayu cedar lebanon lurus dengan tekstur yang moderat. Sifatnya sangat kuat dan tahan terhadap serangan serangga seperti rayap. 

Pengolahan kayu cedar lebanon sangat mudah dengan bantuan mesin. Harga kayu cedar lebanon sangat mahal. Mengingat warna kayunya yang sangat indah, kayu cedar lebanon sebaiknya di finishing dengan Biovarnish Sanding Sealer dan clear coat matte saja. Tujuannya adalah mendapatkan hasil finishing yang natural dan mempertahankan warna asli dari kayu. 

  • Kayu Cedar Yellow Alaska

Ciri khas jenis kayu cedar yellow alaska adalah warnanya yang cenderung kuning terang baik itu bagian teras dan gubalnya sangat miring. Serat kayu cedar yellow alaska adalah lurus dan terkadang bergelombang dengan permukaan kayu yang cukup halus. 

Kayu cedar yellow alaska banyak tumbuh di wilayah Amerika Utara. Warnanya akan semakin menggelap jika terlalu sering terkena panas matahari. Sangat tepat jika Anda ingin hasil warna patina yang alami menggunakan kayu cedar yellow alaska. Kayu cedar yellow alaska sama dengan cedar Lebanon yang tahan serangan serangga. 

Jika ingin finishing kayu cedar yellow alaska Anda bisa memilih lebih banyak warna dengan stain. Manfaatkan Biovarnish LiquidSstain dan pilih warna yang Anda sukai. Warna akan lebih mudah terlihat karena warna asli kayunya sudah terang. 

  • Kayu Cedar Atlantic White

Kayu cedar  atlantic white jenis kayu yang banyak ditemukan di wilayah Timur Amerika. Bagian kayu terasnya berwarna coklat kemerahan terang. Sedangkan warna kayu terasnya kuning pucat hampir putih. Kayu cedar  atlantic white sangat kuat terhadap cuaca sehingga tak mudah keropos. 

Finishing yang tepat untuk kayu cedar  atlantic white adalah Biovarnish Liquid Stain warna candy brown atau yellow ox untuk menekankan kesan terang. Bentuk serat kayu cedar atlantic white sendiri lurus dan cukup rapat sehingga indah untuk diekspos. 

  • Kayu Cedar Eastern Red

Kayu cedar  eastern red banyak ditemukan di wilayah Utara Amerika dengan cirinya berwarna ungu dan kemerahan. Bagian gubalnya berwarna kuning pucat. Merupakan jenis cedar yang memiliki aroma paling wangi serta tahan keropos. 

Warna kayu cedar  eastern red yang merah keunguan cukup unik jadi paling tepat adalah finishing menggunakan sanding sealer dan clear coat gloss atau matte. Anda juga bisa mengguankan bahan poles. 

  • Kayu Cedar Incense

Kayu cedar incense banyak ditemukan di wilayah California. Kayu cedar incense ini memiliki warna teras merah kecoklatan yang medium dengan gubalnya yang sedikit lebih terang. Sayangnya kayu cedar incense kurang mampu menahan serangan jamur. 

Bentuk serat kayu cedar incense lurus dan sangat rapat dengan tekstur yang cukup halus. Warna aslinya kecoklatan, sangat cocok jika di finishing menggunakan Biovarnish Liquid Stain warna candy brown, gardena teak dan red teak. Tujuannya agar warna lebih tajam. 

  • Kayu Cedar Northern White 

Warna kayu cedar northern white  yang paling pucat di antara cedar lainnya dari bagian gubal samapai teras kayu. Seratnya ada yang lurus dengan mata kayu tetapi tidak terlalu rapat. Tekstur kayu cedar northern white cukup halus dan mudah untuk diolah. 

Soal finishing, warna stain apa saja bisa sinkron dengan kayu cedar northern white ini karena warna aslinya sangat pucat. Anda bisa menduplikasi warna kayu walnut, jati, oak atau mahoni menggunakan Biovarnish Liquid Stain. 

  • Kayu Cedar Port Orford

Kayu cedar port orford memiliki warna teras kuning kecoklatan dengan bagian gubal berwarna kuning pucat. Kayu cedar port orford lebih sering diolah menjadi panah karena memiliki tekstur yang sangat halus. Ketahanannya terhadap serangan rayap dan jamur sangat baik . 

Soal finishing, kayu cedar port orford paling cocok difinishing gardena teak. Saat difinishing dengan stain akan langsung merata karena mampu menyerap dengan sempurna. Anda tak perlu takut dengan masalah blotchy yang sering muncul pada proses finishing kayu cedar. 

Apapun finishing yang Anda lakukan pada kayu cedar, pastikan untuk mengecatnya dengan Biovarnish. Dengan begitu hasil finishing akan jadi lebih halus dan sesuai dengan yang diinginkan. Bagi Anda yang ingin mendapatkan Biovarnish bisa langsung ke link berikut ini. 

  1. https://www.bukalapak.com/u/agen_biovarnish 
  2. https://shopee.co.id/biovarnish.official 
  3. https://www.tokopedia.com/biovarnishseries 

Artikel "Based Knowledge"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH