5 Jenis Kayu Kalimantan yang Bagus Cocok untuk Lantai Rumah

Apakah jenis kayu yang tepat untuk lantai? Anda bisa mencari beberapa jenis kayu Kalimantan yang bagus dengan harga pas di kantong. Kayu asli Kalimantan terkenal dengan kekuatan dan ketahanannya. Kekuatan dari kayu Kalimantan bahkan tidak kalah dengan kayu jati. 

Lalu apa saja jenis kayu yang tepat untuk lantai yang bagus dan bagaimana perawatannya?

Jenis Kayu Kalimantan yang Bagus untuk Lantai 

Potensi hutan di Kalimantan sangat tinggi, sebagian dijadikan cagar alam dan sebagian lagi menjadi perkebunan. Hasil dari perkebunan inilah yang menjadikan kayu Kalimantan cukup terkenal. 

Ada beberapa jenis kayu Kalimantan yang bagus untuk dijadikan perabotan bahkan bahan untuk kontruksi rumah. Anda yang selama ini sering bersinggungan dengan kayu pasti tidak asing lagi dengan kayu asal Kalimantan. 

Penasaran apa saja jenis kayu yang bagus untuk dipilih khususnya dalam pembuatan lantai rumah? Simak daftarnya berikut ini.

• Kayu Meranti 

Kayu meranti terdiri dari tiga warna yaitu putih, merah dan kuning. Secara umum permukaan kayu meranti berwarna merah dan ketika usia kayu bertambah lama, warna merahnya semakin gelap. 

Artinya kualitas kayu jauh lebih baik, misalnya lebih kuat dan tahan terhadap rayap. Kelebihan lain dari kayu meranti adalah tahan terhadap air. Jadi, jika Anda ingin menjadikannya lantai teras atau area taman tidak masalah. 

Selain untuk pembuatan lantai, kayu meranti sangat sering dijadikan konstruksi bangunan, kusen jendela dan pintu atau rangka atap rumah. Harga kayu Kalimantan ini cukup terjangkau bagi Anda yang punya bujet mepet. 

• Kayu Bengkirai 

Mirip dengan kayu meranti, kayu bengkirai memiliki karakter warna yang kemerahan, kelabu dan coklat. Bedanya, warnanya justru akan semakin terang kekuningan ketika sudah dikeringkan. 

Baca Juga:  Apa Perbedaan Pernis dan Plitur? Temukan Produk Terbaiknya Di Sini

Keunikan dari warnanya yang terang inilah salah satu daya tarik utamanya. Dilihat dari tingkat kekuatannya, kayu bengkirai termasuk kelas I/II sehingga mampu menahan beban dengan cukup baik. 

Serat kayu bengkirai searah dan tegak lurus namun cukup unik. Ketika masih menjadi pohon, kayu bengkirai dapat tumbuh hingga 40 meter bahkan ada yang sampai 100 meter. 

Tingkat keras yang tinggi pada kayu bengkirai sering memiliki retak rambut. Namun jika digunakan untuk lantai, kayu bengkirai sangat tepat. 

• Kayu Merbau 

Kayu merbau adalah jenis kayu di Indonesia yang mulai langka dan memiliki tampilan eksotis. Sering juga disebut dengan kayu besi karena tingkat kuat dan keras yang sangat bagus. 

Tidak hanya untuk lantai, kayu merbau juga sering menjadi bahan pembuatan bak truk.  Keawetannya masuk pada level I/II, tidak kalah dengan kayu jati. Peningkatan penggunaan kayu merbau terjadi pada tahun 2018. 

Pada saat itu pembangunan konstruksi rumah sebagian besar menggunakan kayu merbau. Hal inilah yang membuatnya kini cukup langka. 

Warnanya yang kemerahan sangat cantik dan eksotis.  Apabila dijadikan lantai kayu sangat pas diletakkan di area berkumpul seperti ruang tamu atau ruang keluarga. Kesan hangat akan terpancar dari warna asli kayunya. 

• Kayu Ulin 

Kayu ulin adalah jenis kayu yang paling sering digunakan sebagai rangka atap rumah dan lantai. Ketinggian dari pohon ulin bisa mencapai 59 meter dengan diameter 120 centimeter. 

Termasuk ukuran yang cukup besar untuk pohon di Kalimantan. Kelebihan dari ulin yaitu lebih tahan rayap sehingga pas untuk rumah di negara tropis. Kayu ulin termasuk jenis kayu yang sangat berat dan keras sehingga proses pembuatan pallet kayu cukup memakan waktu. 

Baca Juga:  5 Alasan Memilih Finishing Kayu Manual

Ketahanan dari kayu ulin tidak perlu diragukan. Selama Anda melakukan perawatan dengan benar seperti memberikan pelapis cat terbaik dan pengawet kayu.  Walau soal warna, kayu ulin membutuhkan usaha agar tampil lebih indah. 

Warna kayu ulin cenderung coklat terang sehingga Anda harus pandai dalam menggunakan wood stain. Seratnya sendiri lurus namun ada yang sedikit melengkung. 

• Kayu Kruing 

Kayu kruing adalah jenis kayu Kalimantan yang bagus selanjutnya. Kayu kruing ini memiliki nama lain ansurai, tempurai, andri, dll. Ciri utamanya adalah memiliki warna coklat pada bagian teras dan kuning di gulanya. 

Kualitas kayu kruing  tak kalah dengan empat jenis kayu lainnya. Kayu krruing terkenal tahan lama dan awet, tahan jamur serta rayap. Kayu kruing adalah jenis kayu Kalimantan yang paling banyak dikirim ke Pulau Jawa. 

Tekstur kayu kruing cukup keras sehingga perlu usaha lebih saat melakukan finishing. Selain itu, perlu bersabar ketika mengampelas. Selain lantai, kayu keruing sering dijadikan bantalan rel kereta api dan konstruksi bangunan. 

Tips Merawat Lantai Kayu Kalimantan 

Setelah memilih kayu Kalimantan yang sesuai, hal lain yang perlu dilakukan adalah finishing dan perawatannya. Perawatan adalah kegiatan kelanjutan lantai kayu sehingga tampilannya lebih indah dan tahan lama. 

Anda tidak bisa menyamakan perawatan lantai kayu dengan keramik. Contohnya, jika lantai keramik dibersihkan menggunakan kain pel yang dibasahi menggunakan air, kayu akan langsung rusak jika Anda melakukan hal yang sama. 

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk merawat lantai kayu. 

• Pilih Bahan Finishing dengan Kualitas Tinggi 

Sebelum lantai digunakan, lebih baik untuk memperhatikan bahan finishing kayu yang digunakan. Bahan finishing ini akan bekerja melindungi lantai kayu dari kelembaban, goresan dan serangan jamur dan serangga. 

Baca Juga:  Tips Memilih Bahan Finishing Furnitur Pantai Berkualitas

Pilihlah bahan finishing berkualitas tinggi, seperti Biovarnish Series yang memiliki varian produk lengkap, mulai dari wood filler hingga clear coat. Perlindundungannya yang maksimal akan Anda dapatkan secara langsung setelah cat mengering. 

• Manfaatkan Bahan Alami untuk Memoles Material Kayu 

Semua jenis kayu Kalimantan yang bagus akan tampak mengkilap ketika Anda rutin memolesnya menggunakan bahan alami seperti olive oil, air lemon atau beeswax. 

Jika Anda ingin mencari bahan poles yang paling mudah digunakan, pilih Biopolish Beeswax. Prosesnya sangat mudah, tinggal bersihkan lantai kayu kemudian ratakan bahan poles sampai kayu berubah mengkilap. 

• Gunakan Vacuum Cleaner untuk Membersihkan Debu 

Anda tidak disarankan untuk menggunakan kain pel dan air untuk membersihkan debu pada lantai. Vacuum cleaner adalah alat yang sebaiknya digunakan. Selain bisa menyedot debu dengan baik, permukaan lantai kayu akan lebih bersih. 

Semua debu dan kotoran yang ada di celah lantai bisa langsung terangkat. Kelembaban dan jamur pun tidak akan mudah menyerang. 

• Melapisi Lantai dengan Karpet 

Supaya lantai lebih tahan lama, Anda bisa memberikan karpet di atasnya. Apalagi jika terdapat mebel di atasnya yang dapat menimbulkan bekas pada lantai. Karpet juga akan memperindah tampilan dari ruangan. 

Jangan lupa ketika membersihkan dengan vacuum cleaner Anda harus mengangkat karpet agar debu dan pasir yang ada di balik karpet dapat dibersihkan dengan optimal. 

Kini Anda tidak bingung lagi memilih jenis kayu Kalimantan yang bagus lengkap serta cara merawatnya. Pastikan lantai selalu dirawat dengan baik agar bisa digunakan dalam waktu lama. 

Artikel "Based Knowledge"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2021 WaterbaseCoating.com - by DH