white-wash-dengan-biovarnish

Bagaiaman cara mengeluarkan serat pada kayu? cara paling mudah dan hasil artisik adalah dengan cara teknik finishing white wash.

Serat alam adalah salah satu material yang paling banyak digunakan untuk membuat furniture. Kayu memiliki kemampuan yang lebih baik dalam beradaptasi di segala musim. Selian itu kayu akan memberikan efek kehangatan di dalam ruangan. Ruangan pun juga akan terasa lebih dekat dengan alam dibandingkan tidak menggunakannya sama sekali. Bahkan untuk gaya desain interior futuristik saja  yang khas akan material besi, baja dan juga kaca tetap mengkombinasikan dengan kayu agar tidak terasa terlalu dingin. Untuk jenis kayu yang bisa digunakan ada dua yaitu kayu solid dan juga kayu buatan (engineering wood).  Kayu solid adalah jenis kayu utuh yang dipotong kemudian langsung dibuat menjadi furnuture atau kerajinan kayu lainnya. Berbeda dengan engineering wood yaitu kayu yang dibuat dari kumpulan serbuk kayu kemudian di lem dan dipadatkan. Kayu buatan sendiri biasanya diberikan lapisan veneer agar telihat memiliki serta kayu. Tetapi sangat disarankan untuk furniture digunakan jenis kayu solid agar lebih tahan lama dan bisa digunakan untuk furniture outdoor. Lalu apakah finishing yang tepat dan harus dilakukan? Kebanyakan finishing yang dipilih adalah memperlihatkan serat kayu. Cara mengeluarkan serat pada kayu sendiri adalah dengan memberikan warna natural kayu. Finishing warna natural ini dapat menggunakan berbagai macam bahan finishing mulai dari oil based, solvent based dan juga water based. Ketiga aplikasi tersebut bisa memberikan hasil warna natural.

white-wash-dengan-biovarnish

Tidak hanya warna natural saja yang akan memperlihatkan serat kayu. Ada cara mengeluarkan serat pada kayu yang lain yaitu dengan aplikasi finishing white wash. Finishing white wash sendiri adalah finishing yang memberikan hasil kesan lawas atau rustic. Caranaya adalah dengan melaburkan kapur pada media kayu hingga kesan lawas dapat muncul. Pada saat ini, Anda bisa mengganti kapur menggunakan bahan finishing cat yang memang dikhususkan untuk memberikan efek rustic. Tidak hanya efek warna rustic saja, tetapi agar terlihat lebih nyata maka dibutuhkan tekstur. Pembuatan tekstur ini dibuat sebelum melakukan finishing.

Langkah-Langkah Finishing White Wash

Finishing white wash ini tidak jauh berbeda dengan finishing warna natural. Bedanya hanyalah produk dan juga hasilnya. Jika telah dikenal produk finishing yaitu oil based, solvent based dan juga water based, maka Anda harus memilih manakah yang berkualitas bagus. Kualitas ini bisa dilihat dari hasil aplikasi dan keamanan produk. Melihat dari bahan bakunya produk water based yang sangat direkomendasikan karena sangat rendah bahkan hampir tidak ada bahan kimia berbahaya. Anda harus menghindari bahan kimia berbahaya pada cat seperti timbal, merkuri atau formalin. Bahan finishing water based mengandalkan bahan air sebagai pelarutnya dan juga tentu lebih aman dan ramah lingkungan.  Untuk cat mengeluarkan serta pada kayu dari bahan water based pun tidak sulit, Anda hanya perlu menemukan produk water based yang tepat salah satnya adalah Biovarnish. Untuk melakukan finishing ini Anda bisa menyiapkan alat-alat sebagai berikut:

  • Sikat kawat kuningan, kuas, kain lap basah yang sudah diperas, kertas amplas no. 120, kertas amplas no. 400, Biovarnish Wood Stain walnut brown, Biovarnish Clear Coat Doff, Glaze White.

Setelah Anda menyiapkan produk-produk tersebut, maka Anda bisa mulai mempersiapkan media yang akan difinishing. Lakukan penyikatan pada media kayu searah serat kayu dengan sikat kawat kuningan. Hasilnya, media kayu akan memiliki tekstur seperti kayu terlihat berumur tua. Setelah Anda selesai untuk menyikat maka Anda bisa mengamplas dengan amplas no. 12. Fungsi pengamplasan adalah untuk menghilangkan bulu kasar dan juga untuk memperhalus dan media tampak lebih halus juga natural. Jika kayu sudah siap maka Anda bisa langsung melakukan  proses finishing berikut ini:

  1. Campurkan Biovarnish Wood Stain Walnut Brown dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air. Campurkan hingga merata kemudian aplikasikan ke seluruh permukaan media kayu dengan kuas tipis saja agar warna yang dihasilkan tidak terlalu tua dan menyerupai kayu asli. Tunggu kering sekitar 60 menit kemudian amplas ambang dnegan kertas amplas no. 400.
  2. Campurkan Biovarnish Clear Doff dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air. Aduk dalam gelas plastik hingga merata. Aplikasikan ke seluruh permukaan kayu dengan kuas bersih.Tunggu media hingga benar-benar kering. Fungsi dari lapisan ini adalah sebagai jembatan antara lapisan di bawahnya dan juga lapisan di atasnya yaitu glaze agar tidak tercampur.
  3. Campurkan Glaze White dengan air sesuai dengan hasil yang Anda inginkan. Aplikasikan dengan kuas secara tipis kemudian tunggu setengah kering sekitar 20 menit saja kemudian hapus dengan kain basah hingga hanya tersisa cat pada bagian sela tekstur atau retakan kayu.
  4. Campurkan Biovarnish Cleaf Doff dengan air perandingan 2 bahan : 1 air aduk hingga rata kemudian aplikasikan seperti cara yang kedua. Warna doff ini dibutuhkan untuk mendapatkan efek warna natural yang baik.

Jenis-Jenis Gaya Yang Cocok Dengan Finishing White Wash

Jika Anda sudah mengetahui cara mengeluarkan serat pada kayu maka selanjutnya adalah seperti apakah gaya atau desain yang menarik untuk disesuaikan dengan furniture white wash. Ketika Anda sudah mengetahui apakah gaya yang paling tepat untuk menempatkan furniture white wash maka Anda bisa langsung mempraktekannya. Berikut ini beberpa contoh gaya yang bisa Anda terapakan dengan menggunakan furniture white wash.

  1. Gaya Klasik

gaya clasic- withwash-biovarnishJenis gaya klasik ini mengacu pada gaya klasik di Eropa dimana banyak furniture yang terlihat antik salah satunya adalah dengan finishing white wash. Untuk ciri-ciri furniture ya Anda bisa melihat dari bentuknya seperti banyak bagian lengkung pada bagian tangan dan juga pada bagian kaki-kaki furinture. Pada gaya klasik ini Anda bisa mengkombinasikan finishing white wash dengan wanra cerah seperti merah atau orange pada bagian sofa atau karpet.

  1. Gaya Rustic Modern

furniture-rustic-modernApakah itu gaya rustic modern? Gaya ini adalah gabungan dari gaya rustic dan juga gaya modern. Dimana gaya rustic adalah jenis furniture dengan dimensi besar bahkan beberapa jenis furniturenya tidak dilakukan finishing. Gaya rustic lebih mengacu untuk memperlihatkan gaya pedesaan. Sedangkan untuk gaya modern digunakan untuk memperlihatkan jenis ruangan yang lebih elegan dan juga memberikan warna. Sehingga konsep dari gaya rustic kontemporer adalah memberikan suasana pedesaan tetapi lebih elegan dan biasanya menggunakan warna putih. Sehingga furniture dengan finishing white wash sangat mudah untuk digunakan.

  1. Shabby ChicGaya Shabby Chic

Gaya ini berasal dari 20 tahun yang lalu dan sangat ngetrend sekarang. Jenis gaya ini adalah membawa suasana simple dan juga murah. Anda bisa menggunakan furniture bekas dan melakukan refinishing white wash. Konsepnya adalah membuat potongan furniture tampak lebih uang dengan warna serba putih. Dengan begitu Anda juga bisa menghemat budget dalam menciptakan furniture ini.

  1. Vintage

Vintage-white-washGaya vintage ini menekankan kesan antik dan juga tua. Maka finishing white wash sangat cocok untuk digunakan. Untuk menambah aksen di dalam ruangan yang lebih bergaya vintage maka Anda bisa menambahkan furniture bernuansa antik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here