Resep Cara Finishing Kayu Jati Belanda untuk Warna Natural yang Merata

Sudahkah Anda menggunakan resep cara finishing kayu jati belanda yang tepat. Karakteristik kayu jati belanda yang lunah membuat kayu ini susah-susah gampang untuk difisnishing. Anda perlu melakukannya dengan tepat dan Anda perlu melakukannya dengan hati-hati. Kayu jati belanda yang lunak ini mudah rusak jika Anda tidak tahu cara penanganannya.

Mengetahui karakteristik kayu jati belanda dan kelemhannya adalah satu hal penting, sehingga Anda bisa mengatasi kelmahan tersebut dan menghasilkan finishing yang tepat dan juga mendapatkan resep cara finishing kayu jati belanda apapun yang Anda inginkan.

Baca Juga : langkah langkah mengaplikasikan pelapis kayu anti air dalam finishing furniture

promo produk finishing natural oil dan sanding sealer

Berikut ini beberapa karakteristik kayu jati belanda yang harus Anda ketahui dan harus Anda pahami sebelum melangkah pada proses finishing.

    • Kayu jati belanda memiliki serat yang halus sehingga sangat memudahkannya untuk menyerap kelembaban. Ini menjadi satu kelemahan yang harus Anda atasi. Anda perlu mengaplikasikan jenis lapisan coating tepat dan juga tidak boleh salah. Cara mengatasinya Anda bisa memilih menggunakan cat kayu water based dan mengaplikasikan beberapa lapisan coating sehingga cat akan mengeras dan menimbulkan lapisan yang tepat.
    • Kayu jati belanda memiliki warna blue stain yang diakibatkan oleh jamur blue stain yang dibawa oleh serangga lebah. Jamur ini tidak dapat dihilangkan jadi akan sangat sulit jika Anda ingin mendapatkan hasil warna natural transparan. Jamur blue stain ini akan sangat terlihat. Satu-satunya jalan adalah menyamarkan noda blue stain dengan bahan pemutih kayu.

Punya Furniture Jati Belanda di Rumah? Bagusnya Di finishing Apa Ya?

Baca Juga : whitewash finishing untuk tampilan vintage pada furniture

  • Kayu jati belanda memiliki mata kayu. Adanya mata kayu disbeabkan banyaknya cabang yang akan tumbuh. Mata kayu timbul akibat naiknya minyak kayu dalam jati belanda yang cukup tinggi. Untuk mengatasi hal ini sangat sulit bahkan tidak bisa menggunakan pemutih kayu. Adanya mata kayu juga akan membuat pecah jika Anda salah dalam memotong bagian yang memiliki mata kayu.
  • Kayu jati belanda memiliki warna putih seperti kayu pinus sehingga memudahkan Anda untuk mendapatkan warna apapun. Bahkan dengan bantuan dari bleaching akan sangat mudah untuk mendapatkan warna yang tepat. Namun jika Anda ingin mendapatkan hasil warna transparan perlu menggunakan wood filler yang menyamakan warna kayu dengan warna wood stain.

Kelebihan dan kekurangan kayu jati belanda ini harus Anda pahami agar Anda bisa memilih langkah apakah yang akan Anda gunakan untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

promo produk biovarnish sanding sealer

Baca Juga : Cara Memilih dan Membeli Lemari Jati Belanda yang Berkualitas

Aplikasi Pemutih Kayu Pada Kayu Jati Belanda

Mengatasi cacat pada penampilan kayu jati belanda maka Anda harus memilih menggunakan bahan pemutih kayu. Cacat dari blue stain dan juga mata kayu perlu Anda perhatikan. Jika Anda memilih untuk memutihkan sebagian saja maka Anda bisa menggunakan teknik tusik.

Teknik tusik adalah teknik dimana Anda hanya menyamakan bagian warna blue stain saja dengan warna kayu lain. Caranya Anda cukup mengaplikasikan warna blue stain dan tidak mengaplikasikan pada area yang tidak ditumbuhi dengan jamur blue stain.

Namun teknik tusik ini bisa dilakukan jika hanya terdapat sebagian jamur blue stain. Jika banyak terdapat jamur blue stain sebaiknya Anda tetap mengaplikasikan bahan pemutih ke seluruh bagian kayu. Jenis bahan pemutih yang direkomendasikan saat ini adalah White Agent 250.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda aplikasikan dengan White Agent 250.

  • Pastikan Anda sudah mengamplas dan menghilangkan debu amplas pada kayu jati belanda. Biarkan pori kayu terbuka karena amplas dan memudahkan bahan pemutih meresap ke dalam dan bekerja.
  • Campurkan White Agent 250 dengan air perbandingan 2 bahan ; 1 air. Jika warna blue stain sangat kentara Anda bisa menggunakan perbandingan 1 : 1. Larutkan dalam air kemudian oleskan menggunakan kuas ke seluruh bagian sampai rata. Jangan takut akan tetesan bahan pemutih kayu karena tidak akan berbahaya.
  • Tunggu bahan bekerja sekitar 2 hingga 4 jam kemudian perhatikan bagian yang terkena jamur blue stain. Jika masih terlihat jelas aplikasikan bahan pemutih kembali dan tunggu hingga 6 jam. Pastikan Anda tidak menjemur kayu yang telah dilapisi bahan pemutih kayu.
  • Bilas kayu yang sudah memiliki warna sesuai dengan yang Anda harapkan dengan air yang telah dicampur dengan sabun cuci. Hilangkan semua bahan pemutih yang masih menempel.
  • Jemur kayu hingga kering atau bisa dilakukan dengan kiln dry.

Dengan langkah aplikasi bahan pemutih di atas maka Anda akan mendapatkan hasil finishing dengan warna kayu jati belanda lebih cerah. Kini Anda tidak akan mengalami kendala ketika Anda mengecat dengan warna natural transparan.

Menciptakan Warna Natural Tua Pada Kayu Jati Belanda

Kini Anda telah mendapatkan warna kayu jati belanda yang bebas dari jamur blue stain dan menyamarkan noda minyak kayu. Anda bisa bebas berkreasi dengan warna natural apapun dan perlindungan dari cat water based yang tepat pada kayu jati belanda.

Cara Finishing Kayu Jati Belanda Dengan Kuas

Jika Anda ingin mendapatkan kesan yang hangat maka pilih warna natural yang sedikit gelap seperti warna walnut brown dan juga warna salak brown. Keduanya memiliki warna cokelat pekat dan sedikit kemerahan yang membuat kesan hangat dari kayu jati belanda yang tadinya berwarna putih.

Cat kayu Biovarnish adalah salah satu pilihan cat water based dengan pilihan warna walnut brown dan salak brown yang transparan. Karena berbasis air maka nilai transparansi akan sangat terlihat dan Anda akan mendapatkan hasil sempurna bebas toxic.

Anda akan mudah mengaplikasikan yaitu hanya dengan kuas. Berikut ini langkah yang bisa Anda lakukan:

  1. Pertama-tama aplikasikan Biovarnish wood filler ramin dengan pisau scrape ke permukaan kayu jati belanda untuk menyamakan warna sekaligus menutup pori kayu. Tunggu hingga kering dan amplas hingga serat kayu terlihat dengan amplas 240.
  2. Kedua bersihkan debu amplas dan aplikasikan Biovarnish wood stain walnut brown atau salak brown yang sudah dicampur dengan sedikit air kemudian aduk rata. Aplikasikan wood stain hingga rata dengan kuas nylon atau kuas busa. Tunggu kering dan mulai amplas dengan ambang menggunakan amplas 400.
  3. Hilangkan sisa debu amplas kembali. Aplikasikan Biovarnish clear coat matte yang telah dicampur dengan air dan aplikasikan menggunakan kuas. Aplikasikan secara merata dan Anda akan mendapatkan hasil kering sempurna setelah menunggu 24 jam.

Tips ketika Anda bekerja dengan cat water based seperti Biovarnish adalah pengaplikasian bahan cukup tipis-tipis saja. Jangan terlalu tebal karena hanya akan memperlambat pengeringan, menimbulkan sagging dan juga menimbulkan brush mark. Jika dirasa warna kurang maka Anda bisa mengaplikasikan wood stain atau clear coat beberapa kali.

Tips yang kedua Anda perlu menunggu cat mengering tidak dijemur di bawah panas matahari langsung. Pastikan Anda hanya mengangin anginkan permukaan kayu saja di dalam ruangan. Udara harus memiliki sirkulasi yang baik agar cat dapat menempel dan mengering dengan cepat.

Artikel "Teknik Aplikasi"

Youtube Channel

About Us

Proses finishing menggunakan cat Besi dan Plitur atau Pernis kayu membutuhkan cara yang tepat dan juga insiprasi yang bervariasi. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi sekaligus mengetahui cara finishing yang tepat dan produk berkualitas melalui waterbasecoating.com

©2015 - 2023 WaterbaseCoating.com - by DH

Hubungi Kami